Nggak Perlu Mahal, Asah Motorik Halus Anak dengan Permainan ini!

Mainkan yuk permainan sederhana ini dengan si Kecil!

7 Januari 2019

Nggak Perlu Mahal, Asah Motorik Halus Anak Permainan ini
Unsplash/daiga ellaby

Keterampilan motorik yang baik adalah salah satu indikator terkuat dari pencapaian akademik masa depan anak. Keterampilan motorik halus adalah kemampuan untuk mengendalikan tangan dan jari.

Beberapa kegiatan yang memerlukan motorik halus adalah menulis, memainkan teka-teki, memotong dengan gunting, mengikat tali sepatu dan banyak lagi. Di taman kanak-kanak, 46% kegiatan anak memerlukan keterampilan motorik halus.

Maka dari itu, untuk membantu anak-anak agar selalu unggul di sekolah, Mama perlu melakukan beberapa kegiatan yang dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus mereka.

Nah, mengingat betapa pentingnya peran motorik halus terhadap perkembangan anak, maka kali ini Popmama.comakan memberikan beberapa pilihan kegiatan yang dapat Mama lakukan bersama anak untuk mengasah kemampuan motorik halusnya.

Let’s play!

1. Bermain tanah liat berwarna atau plastisin

1. Bermain tanah liat berwarna atau plastisin
Unsplash/kelly sikkema

Permainan tanah liat berwarna atau plastisin yang memungkinkan mereka untuk merasakan tekstur dan membentuknya sesuai imajinasi merupakan salah satu permainan yang cocok untuk mengasah motorik halusnya.

Jika Mama ingin lebih aman, Mama bisa lho membuatnya sendiri dengan bahan tepung terigu dan pewarna makanan yang aman bagi anak.

2. Menganyam dengan kertas karton

2. Menganyam kertas karton
Unsplash/joanna kosinska

Permaianan yang satu ini mungkin terlihat lebih sulit daripada bermain tanah liat ya, Ma? Walaupun lebih sulit, anak mama juga harus bisa lho menganyam dengan kertas karton.

Dengan menganyam, anak mama dapat belajar untuk teliti dan bersabar untuk mendapatkan sesuatu yang indah.

Selain itu, tingkat kerumitan menganyam juga akan semakin mempertajam motorik halusnya.

Baca juga: 5 Manfaat Permainan Sensori Bagi Kecerdasan Otak Anak

3. Menggantung kaus kaki

3. Menggantung kaus kaki
Unsplash/paula may

Mungkin kegiatan ini merupakan kegiatan yang mudah, namun sebenarnya tidak semua anak dapat melakukannya dengan baik Ma.

Menggantung kaus kaki dengan penjepit bukan hanya dapat melatih motorik halusnya saja, namun Mama juga dapat mengajarkannya untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan barang pribadinya.

Sambil belajar, Mama juga bisa mendapatkan bantuan mengerjakan pekerjaan rumah nih dari si Kecil!

Editors' Picks

4. Menggambar dan mewarnai

4. Menggambar mewarnai
Unsplash/joanna kosinska

Mungkin menggambar dan mewarnai merupakan kegiatan yang biasa Mama lakukan bersama anak untuk mengasah motorik halusnya, bukan?

Kalau iya, berarti langkah Mama sudah benar! Dengan mengajarkan mereka untuk menggambar dan mewarnai, maka secara tidak langsung motorik halus mereka akan berkembang.

Bahkan bisa jadi, Mama akan menemukan bakatnya disana!

5. Memasukan tusuk gigi di lubang

5. Memasukan tusuk gigi lubang
Pixabay/gaborfejes

Sepele buakn, Ma? Ya, hanya dengan memasukan tusuk gigi di lubangnya, Mama bisa lho mengembangkan motorik anak mama.

Mungkin bagi Mama, memasukan tusuk gigi ke dalam lubang merupakan hal yang mudah. Namun tidak bagi anak mama.

Ia harus bersusah payah untuk memasukannya hingga motorik halus mereka dapat membantunya untuk melakukan hal tersebut dengan benar.

6. Membuat mainan ular

6. Membuat mainan ular
Unsplash/petr sevcovic

Membuat mainan ular merupakan hal yang simple untuk Mama dan si Kecil lakukan di rumah. Mama hanya perlu menyediakan tali dan manik-manik dengan lubang.

Yang perlu si Kecil lakukan hanyalah memasukan manik-manik berlubang tersebut ke dalam tali hingga terbentuk seperti ular.

Namun Ma, tetap awasi mereka ya agar mereka tidak menelan manik-manik tersebut.

7. Membuat gelang dari sedotan

7. Membuat gelang dari sedotan
Unsplash/danielle macinnes

Kegiatan yang satu ini cocok sekali nih untuk Mama dan anak perempuan kesayangannya. Bahan yang perlu Mama siapkan juga cukup sederhana.

Mama hanya perlu menyiapkan benang dan potongan sedotan berukuran sedang. Tugas si Kecil kali ini adalah merangkainya hingga menjadi sebuah gelang yang manis.

Nah, sekarang Mama sadar kan bahwa untuk mengajarkan si Kecil akan hal-hal baik tidak melulu harus mengeluarkan budget yang besar.

Dengan kreativitas, Mama bisa kok membuat permainan sederhana namun tetap bermanfaat baginya.

Happy playing!

Baca juga: 5 Mainan Bambu yang Menarik Dimainkan untuk Anak

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!