6 Fakta Buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan

Buku anak Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan terbitan YIARI ditulis Elvyra Aprillia dan Hulwia Malik, pertama kali diterbitkan pada April 2026.
Buku 32 halaman ini mengikuti Karmila dan Gito yang menemukan Muria, induk orangutan, serta anaknya Bumi dalam kondisi lemah dan ketakutan dekat kebun.
Melalui petualangan bergambar, buku mengenalkan kehidupan orangutan sekaligus mengajarkan empati terhadap satwa liar, perlindungan hutan, dan kepedulian lingkungan sejak dini.
Mengenalkan anak pada satwa liar dan pentingnya menjaga lingkungan bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan membaca buku cerita. Melalui kisah yang menarik, anak dapat belajar mengenal kehidupan hewan sekaligus memahami pentingnya menjaga alam sejak dini.
Salah satu buku yang mengangkat tema tersebut adalah Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan. Buku cerita anak terbitan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) ini hadir sebagai media edukasi konservasi, khususnya bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di sekitar habitat orangutan.
Dalam buku ini, anak-anak diajak mengikuti petualangan Karmila dan Gito saat menemukan dua orangutan yang membutuhkan pertolongan. Selain menyuguhkan cerita petualangan, buku ini juga menyampaikan pesan tentang empati, kepedulian terhadap lingkungan, dan pentingnya melindungi hutan.
Dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum enam fakta buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan yang menarik untuk diketahui.
Yuk, disimak selengkapnya!
Deretan Fakta Buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan
1. Ditulis oleh Elvyra Aprillia dan Hulwia Malik

Instagram.com/iar_indonesia Buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan ditulis oleh Elvyra Aprillia dan Hulwia Malik. Keduanya menghadirkan cerita anak yang mengangkat isu pelestarian satwa liar dan lingkungan melalui kisah petualangan yang mudah diikuti.
Elvyra Aprillia dikenal aktif dalam penulisan dan kampanye konservasi satwa liar, termasuk pelindungan kukang dan isu lingkungan. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi yang berkaitan dengan kepedulian terhadap satwa.
Sementara itu, Hulwia Malik merupakan mahasiswi biologi yang juga menjadi bagian dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Kolaborasi keduanya menghadirkan cerita yang menggabungkan unsur petualangan dengan edukasi konservasi bagi anak-anak.
2. Pertama kali diterbitkan pada April 2026

Instagram.com/iar_indonesia Buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan pertama kali diterbitkan pada April 2026. Kehadirannya menjadi salah satu upaya menghadirkan media edukasi konservasi yang dekat dengan keseharian anak-anak Indonesia.
Melalui cerita bergambar dan petualangan tokoh anak, pembaca diajak mengenal kehidupan orangutan serta tantangan yang dapat dihadapi satwa liar di habitatnya. Cerita ini juga membantu memperkenalkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sejak usia dini.
Pengenalan isu konservasi melalui buku cerita dapat menjadi langkah awal bagi orangtua untuk mengajak anak berdiskusi tentang alam. Mama bisa mendampingi anak saat membaca agar pesan dalam cerita lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memiliki total 32 halaman

Instagram.com/iar_indonesia Buku ini terdiri dari 32 halaman yang menyajikan kisah petualangan Karmila dan Gito dalam menyelamatkan orangutan. Jumlah halaman tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi orangtua yang ingin mengenalkan buku bertema lingkungan kepada anak.
Cerita yang berpusat pada petualangan tokoh anak dapat membantu pembaca mengikuti kejadian demi kejadian dalam kisah tersebut. Anak juga berkesempatan mengenal satwa liar melalui situasi yang dihadapi para tokoh.
Saat membaca bersama, Mama bisa mengajak anak memperhatikan tokoh dan kejadian dalam cerita. Cara ini dapat menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan membaca sekaligus memperkenalkan kepedulian terhadap lingkungan.
4. Mengangkat kisah Karmila, Gito, dan dua Orangutan

Instagram.com/iar_indonesia Buku ini menghadirkan dua tokoh anak bernama Karmila dan Gito sebagai karakter utama. Dalam petualangan mereka, terdapat pula dua orangutan bernama Muria dan Bumi yang menjadi bagian penting dalam cerita.
Muria merupakan induk orangutan, sedangkan Bumi adalah anaknya. Kehadiran keduanya memperkenalkan anak pada hubungan induk dan anak di dunia satwa, sekaligus menggambarkan bahwa hewan juga membutuhkan perlindungan dan rasa aman.
Melalui interaksi para tokoh, anak dapat diajak memahami bahwa orangutan merupakan satwa liar yang perlu dijaga kelestariannya. Mama juga dapat mengenalkan karakter Muria dan Bumi sebagai pintu masuk untuk membicarakan kehidupan orangutan di alam.
5. Menceritakan Karmila dan Gito yang menemukan orangutan dalam kondisi lemah

Instagram.com/iar_indonesia Alur cerita buku ini bermula ketika Karmila dan Gito menemukan Muria bersama anaknya, Bumi, di dekat kebun mereka. Kedua orangutan tersebut berada dalam kondisi lemah dan ketakutan, sehingga membutuhkan perhatian.
Penemuan itu menjadi bagian penting dari petualangan Karmila dan Gito. Situasi yang mereka hadapi memperkenalkan anak pada kenyataan bahwa satwa liar dapat mengalami kondisi yang membahayakan keselamatannya.
Melalui kisah tersebut, anak dapat belajar untuk memiliki rasa peduli terhadap makhluk hidup yang membutuhkan pertolongan.
6. Mengajarkan empati dan kepedulian terhadap lingkungan

Instagram.com/iar_indonesia Salah satu pesan utama dalam buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan adalah pentingnya memiliki empati terhadap makhluk hidup. Melalui pengalaman Karmila dan Gito, anak diajak memahami bahwa satwa liar juga membutuhkan perlindungan agar dapat hidup dengan aman.
Buku ini juga mengajarkan bahwa menjaga orangutan berkaitan erat dengan melestarikan hutan sebagai habitatnya. Ketika hutan mengalami kerusakan, kehidupan satwa yang bergantung pada lingkungan tersebut turut terancam.
Pesan tersebut dapat menjadi bahan obrolan antara mama dan anak setelah membaca cerita. Mama bisa mengajak anak melakukan tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga tanaman, serta menghargai keberadaan hewan di lingkungan sekitar.
Itu dia enam fakta buku Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan yang bisa Mama kenalkan kepada anak. Melalui kisah petualangan Karmila dan Gito bersama Muria serta Bumi, anak dapat mengenal orangutan sekaligus belajar tentang empati, pelestarian hutan, dan pentingnya menjaga satwa liar.
Membaca buku bertema konservasi bersama anak juga bisa menjadi kesempatan bagi Mama untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.






















