Cara Mudah Membuat Kinetic Sand dan Manfaatnya untuk Balita

Meningkatkan keterampilan sensorik dengan cara menyenangkan!

8 April 2021

Cara Mudah Membuat Kinetic Sand Manfaat Balita
Freepik/Lev.studio.x

Bukan rahasia lagi bahwa si Kecil senang bermain dan menjadi berantakan. Anak bermain dengan berbagai cara untuk mengembangkan keterampilan motorik halus, keterampilan motorik kasar, dan keterampilan sosial.

Mama dapat membantu anak dalam mengembangkan keterampilan ini, salah satunya adalah permainan sensorik. Permainan sensorik dapat membangun koneksi saraf di jalur otak, yang akan membantu si Kecil menyelesaikan tugas belajar yang lebih rumit di kemudian hari. 

Salah satu permainan sensorik yang akhir-akhir ini banyak digunakan adalah Kinetic Sand atau pasir kinetik. Menariknya mainan ini juga bisa dibuat sendiri di rumah, Mama dan si Kecil bisa membuatnya bersama untuk mengisi waktu luang.

Jika tertarik untuk membuat kinetic sand bersama balita, kali ini Popmama.com akan membahas bagaimana cara membuat serta manfaat kinetic sand untuk balita. Simak informasinya di bawah ini yuk!

Bahan/Peralatan yang Perlu Mama Siapkan

Bahan/Peralatan Perlu Mama Siapkan
Thesprucecrafts.com

Sebelum membuat kinetic sand, Mama perlu menyiapkan beberapa bahan-bahan serta peralatan yang digunakan.

Peralatan yang digunakan:

  • Mangkuk pengadukan
  • Gelas pengukur
  • Sendok ukur

Bahan-bahan:

  • Pasir putih halus
  • Tepung jagung
  • Sabun cuci piring
  • Pewarna makanan
  • 1 gelas air

Setelah mengetahui peralatan dan bahan-bahan yang perlu disiapkan, yuk ikuti langkah-langkah di bawah ini!

1. Tuang pasir ke mangkuk

1. Tuang pasir ke mangkuk
Thesprucecrafts.com

Penting untuk memastikan bahwa pasir putih halus yang digunakan tetap kering. Jika pasir yang digunakan lembab, Mama harus menjemurnya atau memanggangnya terlebih dahulu untuk menghilangkan kelebihan air.

Tuang pasir ke dalam mangkuk. Gunakan pasir sebanyak yang anak inginkan, atau Mama bisa menggunakan sekitar 3-4 cangkir pasir.

Tips tambahan: Jika pasir lembab, tuangkan di atas loyang, dan panggang dalam oven selama 30 menit pada suhu 48 derajat celcius. Pastikan pasir sudah dingin sebelum dituangkan ke dalam mangkuk pengaduk.

2. Tambahkan tepung jagung

2. Tambahkan tepung jagung
Thesprucecrafts.com

Gunakan sendok pengukur untuk mengambil 2 sdm tepung jagung, dan masukkan ke pasir putih yang sudah kering.

Dalam tahapan ini, balita juga bisa berpartisipasi dengan menyendokan tepung jagung menggunakan sendok pengukur, namun pastikan bahwa takarannya tepat.

Setelah itu, gunakan jari untuk mengambil sisa-sisa tepung jagung yang menempel di sendok pengukur.

Editors' Picks

3. Campur Tepung jagung dan pasir

3. Campur Tepung jagung pasir
Thesprucecrafts.com

Campur pasir dan tepung jagung hingga keduanya menyatu sepenuhnya. Mama dapat mencampur keduanya dengan sendok yang sebelumnya digunakan untuk mengurangi peralatan yang digunakan. Kemudian sisihkan pasir yang telah tercampur dengan tepung.

4. Buat larutan air sabun berwarna

4. Buat larutan air sabun berwarna
Thesprucecrafts.com

Karena pasir kinetik terdiri dari 98 persen pasir dan 2 persen polimer, Mama juga perlu membuat larutan yang mengandung polimer untuk ditambahkan ke pasir. Polimer yang dibutuhkan untuk pasir kinetik juga ditemukan dalam sabun cuci piring.

Pertama, tuangkan secangkir air ke dalam gelas ukur. Kemudian tambahkan 1 sdt sabun cuci piring. Aduk sabun dan air dengan hingga muncul gelembung di permukaan.

5. Tambahkan warna pada larutan air sabun

5. Tambahkan warna larutan air sabun
Thesprucecrafts.com

Tambahkan setidaknya 6 tetes pewarna makanan ke dalam larutan air sabun. Mama juga dapat menggunakan campuran warna untuk mendapatkan warna yang anak inginkan, seperti menggunakan pewarna makanan merah dan biru untuk membuat kinetic sand jadi berwarna ungu.

Semakin gelap larutan air sabun, pasir nantinya akan semakin berwarna. Jika setelah dituangkan, si Kecil ingin warna yang lebih cerah dan nyata, dan Mama dapat menggunakan lebih banyak pewarna makanan setelah dicampurkan pada pasir.

7. Masukan larutan sabun berwarna ke campuran pasir dan tepung

7. Masukan larutan sabun berwarna ke campuran pasir tepung
Thesprucecrafts.com

Tuangkan larutan ke dalam pasir secara perlahan, karena jika menuangnya terlalu cepat, pasir justru akan berubah encer, sedangkan pasir kinetik perlu tekstur yang sangat kental.

Maka dari itu, penting untuk melakukan langkah ini secara perlahan, dan mencampur pasir dengan larutan secukupnya saja. Mama tidak perlu menggunakan semua larutan, pastikan teksturnya sudah pas. Untuk mengaduknya, Mama dapat menggunakan kedua tangan.

7. Waktunya bersenang-senang dengan kinetic sand buatan sendiri

7. Waktu bersenang-senang kinetic sand buatan sendiri
Thesprucecrafts.com

Bagian terbaik dari membuat kinetic sand adalah memainkannya. Mama bisa memberikan balita pisau atau garpu plastik untuk mencoba mengiris pasirnya. Bersenang-senanglah dengan berpura-pura pemotong kue atau membuat cetakan istana pasir.

Jika Mama berencana menyimpan pasir, kemas dalam wadah kedap udara atau kantong zip. Perhatikan bahwa pasir mungkin mulai mengering setelah beberapa saat, karena udara akan menguapkan cairan di pasir. Jika mulai kering, tambahkan larutan air sabun lagi untuk terus bermain.

Kinetic sand menjadi mainan yang cukup populer di kalangan anak-anak. Namun mungkin Mama bertanya-tanya, apa manfaat yang didapatkan anak ketika bermain kinetic sand. Berikut adalah beberapa manfaat kinetic sand yang perlu Mama ketahui!

Manfaat Kinetic Sand untuk Tumbuh Kembang Balita

Manfaat Kinetic Sand Tumbuh Kembang Balita
Freepik/Lev.studio.x

Kinetic sand dapat menjadi mainan yang bermanfaat untuk balita karena teksturnya yang mudah dibentuk, sehingga anak dapat membangun, memahat, dan bermain dengannya dengan cara apapun yang diinginkan.

Dilansir dari Rainbow Fun, permainan ini cocok untuk balita usia tiga tahun ke atas yang membawa pengaruh positif pada pertumbuhan dan perkembangan anak dengan baik.

Selain itu, dikutip dari Growing Hands on Kids pasir kinetik ini memiliki manfaat sensorik yang berdampak pada keterampilan anak, seperti:

  • Merasakan sensasi baru yang berbeda dengan pasir
  • Keterampilan motorik halus, seperti penguatan jari, ketangkasan, manipulasi tangan, dan lain-lain
  • Keterampilan koordinasi bilateral, seperti menggunakan kedua tangan bersamaan untuk membentuk dan membangun
  • Keterampilan motorik visual seperti koordinasi mata-tangan.

Nah itulah informasi seputar cara membuat kinetic sand serta apa manfaatnya bagi tumbuh kembang anak. Kini Mama tak perlu ragu lagi untuk mengajak anak membuat kinetic sand saat waktu luang, dan bermain bersamanya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.