7 Makanan yang Menjadi Sumber Asam Amino Esensial untuk Anak

Karena tubuh tidak memproduksinya sendiri, penting untuk memenuhi kebutuhan asam amino si Kecil

28 Juli 2021

7 Makanan Menjadi Sumber Asam Amino Esensial Anak
purenaturals.co.uk

Tumbuh kembang anak yang optimal dan sehat menjadi prioritas bagi semua orangtua. Untuk memenuhinya, Mama perlu memberikan nutrisi yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah asam amino esensial (AAE).

Asam amino merupakan bentuk sederhana dari protein, yang merupakan hasil metabolisme atau pemecahan protein. Ada 20 jenis asam amino, dan 9 diantaranya adalah asam amino esensial, yaitu isoleusin, lisin, leusin, valin, treonin, histidin, metionin, fenilalanin, dan triptofa

Karena tubuh tidak memproduksinya sendiri, penting bagi Mama untuk memenuhi kebutuhan si Kecil dengan memberikannya makanan yang menjadi sumber asam amino esensial. 

Kali ini Popmama.com akan membahas 7 makanan yang menjadi sumber asam amino esensial untuk menunjang tumbuh kembang anak agar optimal dan sehat.

Apa Saja Manfaat Asam Amino Esensial bagi Anak?

Apa Saja Manfaat Asam Amino Esensial bagi Anak
Freepik/Jcomp

Dilansir dari Medical News Today, asam amino membangun otot, menyebabkan reaksi kimia dalam tubuh, mengangkut nutrisi, mencegah penyakit, dan menjalankan fungsi tubuh lainnya.

Ketika balita kekurangan asam amino, ini dapat berisiko mengakibatkan penurunan kekebalan, masalah pencernaan, depresi, kewaspadaan mental yang lebih rendah, pertumbuhan yang lambat, dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Sembilan asam amino esensial memainkan peran yang berbeda dalam tubuh, dan gejala defisiensi bervariasi.

Setelah mengetahui manfaatnya, yuk simak apa saja makanan yang menjadi sumber asam amino esensial untuk anak!

1. Daging tanpa lemak

1. Daging tanpa lemak
Freepik/timolina

Daging tanpa lemak adalah cara yang tepat untuk memastikan apakah si Kecil mendapatkan protein dan semua sembilan asam amino esensial, tanpa berlebihan lemak. Daging tanpa lemak, kalkum, dan unggas semuanya memiliki tinggi asam amino esensial, serta relatif rendah lemak jenuh jika dibandingkan dengan daging merah.

2. Ikan salmon

2. Ikan salmon
Freepik/Racool_studio

Ikan salmon menjadi sumber asam amino esensial dan asam lemak omega 3 untuk kesehatan jantung yang sangat baik. Salmon adalah ikan yang mudah disiapkan, rasanya enak dan dapat membantu anak untuk membatasi risiko kemungkinan terkena penyakit jantung.

Tetapi jika si Kecil tidak menyukai salmon, semua jenis ikan dapat mengandung begitu banyak mikronutrien esensial dan asam amino esensial yang diinginkan otot untuk mencegah kekurangan.

Editors' Picks

3. Makanan dan minuman berbahan susu

3. Makanan minuman berbahan susu
Freepik.com

Keju cottage, keju rendah lemak dan produk minuman susu seperti yogurt untuk smoothie memiliki semua sembilan asam amino esensial, tinggi protein, serta vitamin A, D, E, B12, dan sumber penting kalsium, yang berkontribusi pada kesehatan dan pertumbuhan tulang si Kecil.

Menyajikan makanan dan minuman berbahan susu membuat anak tak hanya mendapatkan manfaat dari asam amino saja, namun juga dari nutrisi-nutrisi lainnya.

4. Telur

4. Telur
Unsplash/Anthony Shkraba

Satu telur mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan untuk membuat protein lengkap. Tak hanya itu saja, juga terdapat vitamin A, D, E, K B2, B6, B12 dan mineral seperti zinc, zat besi, dan tembaga. Beberapa telur bahkan juga diperkaya dengan tambahan omega 3.

Selain menjadi makanan yang sempurna untuk meningkatkan energi di pagi hari dan membangun massa otot anak, telur adalah makanan paling serbaguna untuk dimasak.

Beberapa cara menyajikan telur untuk anak:

  • Orak-arik dengan beberapa bumbu atau keju.
  • Nikmati dengan mudah atau cerah, dengan roti gandum utuh.
  • Simpan beberapa telur rebus di lemari es, untuk camilan di siang hari

5. Quinoa

5. Quinoa
Freepik/luis_molinero

Quinoa merupakan salah satu biji-bijian yang memiliki nutrisi yang tergolong memiliki protein lengkap.

Ini adalah salah satu dari makanan nabati yang tinggi protein dan mengandung semua 9 asam amino esensial sementara juga tinggi serat, magnesium, vitamin B, zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan banyak vitamin.

Quinoa bahkan memiliki kandungan lisin yang lebih baik ketimbang biji-bijian lainya, seperti gandum dan nasi. Kandungan asam amino dalam quinoa yang bernama lisin, dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan anak dan membantu penyebaran lemak melintasi sel-sel tubuh untuk dibakar menjadi energi.

6. kacang pohon dan biji-bijian

6. kacang pohon biji-bijian
Freepik

Kacang almond, walnut, macadamia, mete, atau kacang brazil adalah camilan yang sempurna untuk anak dibanding dengan makanan ringan kemasan. Sedangkan semua jenis biji, seperti labu dan wijen, juga bagus untuk dicampur untuk meningkatkan asam amino esensial.

Menyajikan segenggam kacang sebagai camilan sehat akan membantu pola makan anak tetap terkendali, dan sehat. Ada beragam fungsi asam amino dalam kacang-kacangan, yaitu mulai dari meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh, menambah massa otot dan menunjang kekuatan tulang.

7. Kacang-kacangan dan legume

7. Kacang-kacangan legume
Freepik/azerbaijan_stockers

Dilansir dari WebMD, kacang-kacangan adalah sumber protein berkualitas tinggi, 20-45 persen proteinnya kaya akan asam amino lisin. Sedangkan kacang polong dan buncis mengandung 17-20% protein berkualitas tinggi sedangkan kedelai mengandung 38-45 persen.

Berikut adalah beberapa kacang tanah dan legumes yang menjadi sumber asam amino:

  • Kacang polong
  • Buncis
  • Lentil
  • Kedelai
  • Kacang tanah
  • Kacang merah yang dimasak
  • Kacang hitam
  • Kacang garbanzo
  • Edamame

Nah itulah beberapa makanan yang menjadi sumber asam amino esensial untuk anak-anak. Asam amino esensial penting untuk fungsi seperti sintesis protein, perbaikan jaringan, serta penyerapan nutrisi.

Untungnya, nutrisi penting ini ditemukan di banyak makanan hewani dan nabati, yang membantu Mama dalam memenuhi kebutuhan harian si Kecil melalui diet yang sehat dan seimbang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.