7 Rahasia Membuat Anak Tumbuh dengan Bahagia dan Produktif

Rahasia menumbuhkan rasa bahagia anak untuk jangka panjang, coba dari sekarang yuk Ma

4 April 2021

7 Rahasia Membuat Anak Tumbuh Bahagia Produktif
Freepik/Yanalya

Banyak orangtua percaya bahwa membesarkan anak-anak mereka menjadi bahagia adalah kunci pengasuhan yang sukses. Namun sayangnya, kebahagiaan yang diciptakan seringkali hanya dalam momen-momen singkat, bukan kebahagiaan yang jangka panjang.

Menciptakan kebahagiaan yang awet ini memang lebih rumit dan butuh pertimbangan, tetapi pada akhirnya dapat lebih bermanfaat. Percaya atau tidak, adalah hal yang mungkin untuk meningkatkan kebahagiaan anak hanya dengan cara ia dibesarkan.

Hal-hal apa saja yang akan membuat anak-anak yang bahagia serta tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia dan produktif?

Kali ini Popmama.com akan membahas 7 rahasia membesarkan anak yang bahagia dan produktif dengan meningkatkan kesehatan emosional, dan mengembangkan rasa optimismenya.

Yuk simak di bawah ini!

1. Berlatih bersyukur

1. Berlatih bersyukur
Freepik/pressfoto

Perasaan syukur terkait dengan kesejahteraan emosional. Bagaimana Mama dapat menumbuhkan rasa syukur pada anak-anak?

Salah satu cara yang efektifnya adalah dengan meluangkan waktu di pagi hari atau di malam hari untuk membagikan kepada semua anggota keluarga apa yang anak syukuri. Ini bisa dilakukan sebelum, selama, atau setelah makan bersama keluarga.

Yang terpenting adalah menjadikannya sebagai kebiasaan, pada akhirnya ini akan membantu menumbuhkan emosi positif anak, yang akan membawa kebahagiaan yang bertahan lama.

2. Ajari anak untuk berbagi

2. Ajari anak berbagi
Freepik/Jcomp

Dengan mendorong anak untuk bersikap baik, ia akan mengembangkan empati terhadap orang lain. Ketika anak berusia dini, Mama bisa memberikan contoh perilaku yang diharapkan dari anak. Hal ini dapat membuatnya melakukan hal yang sama suatu saat nanti.

Anak mungkin belum memahami bagaimana perasaannya setelah berbagi, tetapi cara ini akan memperkuat konsep bahwa berbagi adalah sesuatu yang diharapkan. Saat Mama membagikan pengalaman berbagi dengan orang lain, hal ini bisa memberikan dampak positif untuk anak.

Editors' Picks

3. Beri tanggung jawab

3. Beri tanggung jawab
Freepik/Pressfoto

Ide di balik memberikan tanggung jawab nyata kepada anak adalah untuk menyampaikan kepadanya bahwa anak bisa memberikan kontribusi yang berguna kepada keluarga. Jika hal ini diasuh sejak usia dini, anak akan merasa lebih percaya diri.

Peran yang lebih bermakna dapat dilakukan oleh anak-anak berusia tiga tahun. Misalnya, anak mungkin membantu Mama membersihkan piring, memberi makan hewan peliharaannya, membantu mengatur meja untuk makan malam, dan lain-lain.

Selain itu tanggung jawab juga bisa dilakukan dalam lingkungan yang lebih besar, seperti mengikuti pentas seni di sekolah dapat membuat anak merasa lebih bahagia dan bangga dengan pencapaiannya di akhir acara.

4. Biarkan anak merasakan keberhasilan dan kegagalan

4. Biarkan anak merasakan keberhasilan kegagalan
Freepik/Etonastenka

Sederhananya, anak tidak akan tahu perasaan menjadi sukses sebelum anak dibiarkan mengambil risiko gagal. Sebagai orang dewasa, Mama tahu bahwa hanya ada sedikit keterampilan yang dimiliki anak pada percobaan pertama.

Ketika anak mengalami penguasaan keterampilan yang berulang-ulang, anak akan mengembangkan sikap yang positif, mengatur solusi untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan optimisme dan semangat, yang penting untuk mencapai kehidupan yang bahagia.

5. Peliharalah kebahagiaan diri sendiri

5. Peliharalah kebahagiaan diri sendiri
Pexels/ketutsubiyanto

Anak-anak dapat menyerap segalanya dari orangtua, jadi suasana hati Mama dan Papa juga sangat berarti baginya. Orangtua yang bahagia memiliki anak yang bahagia. Salah satu hal terbaik untuk kebahagiaan anak adalah memelihara kebahagiaan diri sendiri.

Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Mama sukai, seperti beristirahat dan bersantai, melakukan me time, seperti mendengarkan musik, pergi ke salon, menyaksikan film, dan lain-lain. Selain itu, juga memelihara kebahagaiaan dari hubungan, bersama Papa, dengan melakukan kegiatan bersama.

6. Memberikan pujian pada hal-hal yang benar

6. Memberikan pujian hal-hal benar
Freepik/Tirachardz

Kepercayaan diri terkait langsung dengan kebahagiaan seorang anak. Ketika anak hanya mendengar pujian saat ia mencapai sesuatu, anak akan dikondisikan untuk berpikir bahwa inilah cara membahagiakan orangtua.

Hanya memuji sifat-sifat tertentu dapat merusak kepercayaan diri seorang anak di kemudian hari. Arahkan setiap pujian ini dari hasil menjadi proses usahanya. Puji kreativitas, ketekunan, dan kerja keras anak daripada hasil pencapaiannya.

7. Membina Koneksi

7. Membina Koneksi
Freepik/Tirachardz

Bantu anak merasa terhubung dengan teman, keluarga, dan lingkungan terdekatnya seperti tetangga, teman-teman sekolah, dan guru.

Ini akan membuat anak merasa dipahami, dicintai, diakui, dan diinginkan. Selain itu, rangkul anak dalam segala kondisi, tertawa bersama, tunjukkan empati saat anak menangis, dan bacakan dongeng untuk anak dengan lantang.

Nah dengan melihat kunci rahasia anak tumbuh bahagia dan produktif, tidak sulit kan, Ma? Bahkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menumbuhkan kepribadian positif pada anak sejak dini, dapat meningkatkan kecerdasan emosionalnya di masa sekolah hingga masa dewasanya.

Yuk mulai terapkan cara-cara di atas!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.