7 Ciri Anak Bahagia yang Wajib Orangtua Ketahui

Apakah si Kecil menunjukkan ciri-ciri yang disebutkan, Ma? Jika belum, berarti ada tugas untuk Mama!

22 Februari 2021

7 Ciri Anak Bahagia Wajib Orangtua Ketahui
Freepik/rawpixel.com

Sebagai orangtua, sudah semestinya kita mendidik dan merawat buah hati agar tumbuh menjadi anak yang sesuai dengan harapan.

Sampai saat ini, belum ada indikator pasti seperti apa mendidik anak yang baik. Sebab, setiap orangtua tentu memiliki cara tersendiri dalam mendidik dan merawat buah hatinya.

Tetapi tahukah Mama, anak yang bahagia menjadi salah satu ciri bahwa Mama dan Papa telah berhasil mendidik dan merawat mereka dengan baik lho!

Dilansir dari beberapa sumber, berikut Popmama.com telah merangkum 7 ciri-ciri anak yang bahagia. Si Kecil termasuk nggak nih, Ma?

1. Senang membantu sesama

1. Senang membantu sesama
Freepik/karlyukav

Ketika si Kecil senang membantu menyelesaikan pekerjaan ringan seperti merapikan mainannya, serta membantu Mama melakukan kegiatan di rumah tanpa rasa beban, ini menjadi ciri ia adalah anak yang bahagia, Ma.

Ketika si Kecil dengan senang hati bersedia membantu tanpa merasa keberatan, maka ini menjadi tanda bahwa Mama dan Papa telah membesarkannya dengan baik dan benar.

2. Mau berbagi

2. Mau berbagi
Freepik

Selain senang membantu, anak yang bahagia juga sering kali berbaik hari dengan berbagi apa yang ia miliki pada orang sekitarnya.

Jika pada umumnya berbagi menajdi hal tersulit bagi anak-anak, tetapi seorang anak yang bahagia justru akan berbagi apa yang ia miliki seperti mainannya, makanan, atau apapun kepada teman dan keluarganya.

Dengan pola asuh yang tepat sedari dini, maka konsep berbagi akan lebih mudah dikuasi oleh anak-anak hingga dewasa kelak.

Editors' Picks

3. Menghormati orang lain

3. Menghormati orang lain
freepik/nensuria

Menghormati sesama semestinya harus diajarkan pada anak sejak dini. Ini juga yang menjadikan anak merasa bahagia, sebab mereka akan memahami bahwa mendengarkan atau menghargai orang lain adalah hal terpenting yang perlu mereka tanamkan sejak dini.

4. Jarang tantrum

4. Jarang tantrum
Freepik/cookie_studio

DI usia anak balita, tantrum mungkin hal yang sering terjadi pada anak. Biasanya anak akan mengamuk jika menginginkan sesuatu tetapi tak sesuai keinginannya. Apabila si Kecil jarang sekali mengalami tantrum ketika meminta sesuatu, ini tandanya Mama dan Papa juga sudah mampu mengasuh buah hati dengan pola asuh yang baik dan benar.

5.Puas dengan apa yang dimiliki

5.Puas apa dimiliki
Freepik

Memanjakan anak memang tak ada salahnya, namun yang salah adalah jika terlalu berlebihan. Sebab, anak yang terlalu dimanja akan merasa tidak pernah puas atas apa yang dimiliki, Ma.

Itulah mengapa penting mengajarkan konsep bersyukur pada anak atas apa yang ia dapatkan dan miliki. Ketika anak puas dengan apa yang sudah dimilikinya, ini menjadi ciri anak mama adalah anak yang bahagia.

6. Selalu riang gembira

6. Selalu riang gembira
Freepik/wayhomestudio

Ketika anak cukup diberikan kasih sayang oleh orangtuanya, maka anak pun akan merasa bahagia menjalani hari-harinya. Anak yang bahagia akan lebih ceria ketika menjalankan kegiatan hariannya.

Misalnya saja terlihat dari mata yang selalu berbinar kala bermain atau mengerjakan sesuatu, selalu ceria, serta mudah tersenyum kepada orang sekitarnya.

7. Memiliki sifat terbuka

7. Memiliki sifat terbuka
Freepik

Sejak dini, orangtua memang harus mengajarkan anak sikap terbuka agar mereka bisa mengekspresikan dirinya. Sebab, anak yang terlalu menutup diri juga tak baik untuk perkembangannya, Ma.

Ciri lain dari anak yang bahagia adalah mereka yang memiliki sifat terbuka. Anak akan suka bersosialisasi dengan teman seusianya, saudara kandung, serta keluarga lainnya. Anak pun akan merasa lebih aman dan nyaman ketika berada dengan orang lain.

Nah, itu dia 7 ciri anak bahagia yang bisa Mama ketahui. Semoga ciri yang sudah disebutkan, ada pada anak-anak mama. Tetap semangat dalam mendidik dan mengasuh buah hati agar tumbuh menjadi anak yang sehat dan selalu bahagia ya, Ma!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.