Pola makan anak bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembangnya hingga masa remaja. Kekurangan gizi yang terjadi secara terus-menerus, terutama di masa emas pertumbuhan, dapat berdampak serius dan berujung pada kegagalan tumbuh kembang.
Kondisi ini sering kali tidak disadari sejak awal karena gejalanya muncul perlahan, mulai dari penurunan fokus hingga perubahan fisik. Hal itu dijelaskan oleh dr. Nany Leksokumoro, Sp. GK., Spesialis Gizi Klinik dari Eka Hospital Pluit pada Popmama Talk Januari 2026.
Jika dibiarkan, pola makan tidak sehat dapat memengaruhi tinggi badan, berat badan, perkembangan otak, hingga kondisi emosional anak dalam jangka panjang.
Berikut Popmama.com rangkum deretan dampak anak tidak dapat gizi seimbang, berisiko gagal tumbuh kembang lho.
