Pemilik Kulit Sensitif, Ini Cara Mencegah Iritasi saat Pakai Vitamin C

Vitamin C punya banyak manfaat baik untuk kulit, namun tak semuanya cocok, bahkan bisa jadi iritasi.

20 April 2021

Pemilik Kulit Sensitif, Ini Cara Mencegah Iritasi saat Pakai Vitamin C
Pixabay/jmexclusives

Mungkin Mama sudah sering dengar kalau kandungan vitamin C pada skincare punya banyak manfaat baik untuk kulit, seperti mencerahkan, mengurangi garis halus dan membuat kulit glowing.

Meskipun begitu, nyatanya tak semua orang cocok menggunakan vitamin C, khususnya yang memiliki kulit sensitif.

Bagi sebagian orang, vitamin C justru bisa menimbulkan efek kemerahan, mengelupas, membuat kulit kering dan juga iritasi.

Nah, untuk Mama yang pernah iritasi karena menggunakan skincare vitamin C, jangan buru-buru dibuang. Ada penjelasannya lho kenapa vitamin C bisa membuat iritasi dan bagaimana cara pakainya agar aman. Simak di Popmama.com ya, Ma!

Editors' Picks

1. Mengapa beberapa serum vitamin C menyebabkan iritasi?

1. Mengapa beberapa serum vitamin C menyebabkan iritasi
Pexels/pavel-danilyuk

“Ada banyak unsur kimia yang terlibat di sini; ada pH formula, pH kulit, dan hubungan antara keduanya, ”jelas Lesley Thornton, pemilik brand Klur, yang dilansir oleh Harper’s Bazaar.

“Bentuk vitamin C yang paling mungkin menyebabkan iritasi pada orang dengan kulit sensitif adalah asam L-askorbat (L-AA). Agar L-AA stabil dalam air, L-AA harus diformulasikan pada pH yang sangat rendah. PH yang sangat asam ini menawarkan stabilitas formula maksimum, tetapi kompatibilitas kulit terbatas; sehingga meningkatkan sifat pengelupasan dan fungsi penghalang yang melemah, itulah sebabnya banyak jenis kulit sensitif mungkin mengelupas, memerah, dan memiliki reaksi merugikan lainnya.”

Produk yang digabungkan dengan asam lain, seperti alpha hydroxy acid, bisa lebih mengiritasi. Untuk itu penting untuk mengenal kandungan skincare terutama jika Mama memiliki kulit sensitif.

2. Bagaimana mencegah iritasi dari penggunaan vitamin C?

2. Bagaimana mencegah iritasi dari penggunaan vitamin C
Pexels/Mikhail Niov

Tidak ada salahnya memasukkan produk vitamin C dalam rutinitas skincare Mama, namun harus perlahan.

“Mulailah dengan konsentrasi vitamin C yang lebih rendah dan kemudian meningkatkannya,” kata dokter kulit di SkinCeuticals, Dr. Kim Nichols.

“Saya menganjurkan agar orang-orang memulai dengan serum yang memiliki konsentrasi vitamin C lebih rendah, seperti 10 persen, dan kemudian meningkat menjadi 15 hingga 20 persen serum seiring waktu saat kulit mereka terbiasa. Selain itu, saat memperkenalkan produk perawatan kulit baru ke dalam rutinitas Anda, yang terbaik adalah memulainya secara perlahan dengan melakukan patch test atau memakainya hanya dua hingga tiga kali seminggu pada awalnya.”

Thornton menyarankan sodium ascorbyl phosphate atau tetrahexyldecyl ascorbate, dan merekomendasikan magnesium ascorbyl phosphate untuk kulit sensitif.

Thornton mencatat bahwa magnesium ascorbyl fosfat tetap sangat stabil di dalam air, “yang membuat formulasi lebih elegan, tidak ada bahan lengket,” - sekaligus merupakan turunan yang relatif lemah.

“Namun, penelitian menunjukkan itu masih menawarkan manfaat meningkatkan kolagen dari L-AA dan merupakan pilihan yang layak bagi seseorang yang tertarik untuk mengeksplorasi turunan dan alternatif vitamin C yang lembut,” lanjutnya.

3. Tak semua kulit sensitif akan mengalami iritasi vitamin C

3. Tak semua kulit sensitif akan mengalami iritasi vitamin C
clartici.com

Tidak semua pemilik kulit sensitif akan mengalami kemerahan atau iritasi setelah menggunakan vitamin C. Salah satu alasannya adalah memiliki skin barrier yang lemah. Kulit mungkin tidak dapat menangani perubahan tingkat pH yang ekstrem, atau mungkin tidak dapat menyesuaikan kembali tingkat pH-nya.

Nah, jika Mama merasa memiliki kulit sensitif terhadap kandungan skincare tertentu, mengunjungi dokter spesialis kulit bisa jadi solusi.

Dengan begitu, Mama akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang jenis vitamin C mana yang paling cocok untuk kulit, sebelum berbelanja skincare dengan formula semewah apapun.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.