7 Buah Tinggi Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Nutrisi Penting

Buah tinggi nutrisi membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat selama kehamilan.
Asam folat, vitamin C, dan zat besi penting untuk tumbuh kembang janin dan mencegah anemia.
Konsumsi buah sebaiknya bervariasi, segar, dan tanpa tambahan gula berlebih.
Masa kehamilan merupakan fase penting yang menuntut perhatian ekstra terhadap asupan nutrisi harian. Pada periode ini, tubuh ibu hamil bekerja lebih keras karena tidak hanya memenuhi kebutuhan diri sendiri, tetapi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.
Asupan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan menjadi semakin krusial untuk membantu pembentukan organ janin, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah risiko komplikasi seperti anemia dan sembelit.
Salah satu cara praktis untuk memenuhi kebutuhan tersebut, yakni dengan rutin mengonsumsi buah tinggi nutrisi. Buah tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya kandungan gizi alami yang mudah diserap tubuh.
Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum beberapa buah tinggi sehat untuk ibu hamil.
Kira-kira apa saja ya, Ma?
Deretan Buah Tinggi Sehat untuk Ibu Hamil
1. Alpukat

Alpukat dikenal sebagai buah tinggi lemak sehat dan kalori yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Kandungan asam folat buah ini berperan penting dalam pembentukan tabung saraf janin, terutama pada trimester pertama, sehingga membantu menurunkan risiko cacat lahir.
Selain itu, alpukat mengandung kalium yang dapat membantu mengurangi kram kaki yang sering muncul saat kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga. Lemak tak jenuh tunggal di dalamnya juga mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin secara optimal.
Teksturnya yang lembut membuat alpukat mudah diolah menjadi jus tanpa gula, campuran salad, atau dimakan langsung sebagai camilan sehat yang mengenyangkan lebih lama.
2. Pisang

Pisang merupakan buah tinggi karbohidrat alami yang mampu memberikan energi instan bagi ibu hamil yang mudah merasa lelah. Kandungan vitamin B6 di dalamnya sangat membantu meredakan mual dan muntah pada trimester pertama.
Selain itu, pisang kaya serat yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit akibat perubahan hormon selama kehamilan. Kandungan kalium di dalam pisang juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung kestabilan tekanan darah.
Dengan rasa manis alami dan tekstur lembut, pisang aman dikonsumsi setiap hari dalam porsi wajar, baik sebagai camilan langsung maupun dicampur dalam oatmeal atau smoothie sehat.
3. Mangga

Mangga termasuk buah tinggi vitamin C dan vitamin A yang penting bagi daya tahan tubuh ibu hamil. Vitamin C membantu penyerapan zat besi dari makanan lain, sehingga dapat mencegah anemia yang sering terjadi selama kehamilan.
Sementara itu, vitamin A berperan dalam perkembangan sistem imun, jaringan tubuh, serta penglihatan janin. Mangga juga mengandung serat yang membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
Rasanya yang manis dan segar sering menjadi pilihan saat Mama mengidam makanan tertentu. Namun, sebaiknya konsumsi dalam jumlah cukup agar kadar gula tetap terkontrol, terutama bagi Mama dengan risiko diabetes gestasional.
4. Jeruk

Jeruk dikenal sebagai buah tinggi vitamin C yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh selama kehamilan. Selain itu, jeruk juga mengandung folat yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan perkembangan awal janin.
Kandungan airnya yang tinggi membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama jika Mama mengalami mual atau muntah berlebihan. Serat larut dalam jeruk juga mendukung kesehatan sistem pencernaan dan membantu mencegah sembelit.
Mengonsumsi jeruk secara rutin dalam bentuk buah segar lebih dianjurkan dibandingkan jus kemasan, karena kandungan seratnya tetap terjaga dan tidak mengandung tambahan gula berlebih.
5. Delima

Delima merupakan buah tinggi antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Buah ini juga mengandung zat besi yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, sehingga membantu mencegah anemia pada ibu hamil.
Kandungan vitamin K dalam delima mendukung proses pembekuan darah normal dan menjaga kesehatan tulang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi delima dapat membantu meningkatkan aliran darah ke plasenta, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke janin menjadi lebih optimal.
Delima dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus segar tanpa tambahan gula agar manfaat nutrisinya tetap maksimal.
6. Pepaya

Pepaya matang termasuk buah tinggi vitamin C, vitamin A, dan serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan ibu hamil.
Kandungan seratnya membantu mengatasi sembelit yang sering terjadi akibat perubahan hormon dan tekanan rahim yang membesar. Vitamin C dalam pepaya juga berperan meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi.
Namun, penting untuk memastikan pepaya yang dikonsumsi benar-benar matang sempurna, karena pepaya mentah mengandung getah atau lateks yang tidak disarankan selama kehamilan. Dalam porsi yang tepat, pepaya matang bisa menjadi camilan sehat sekaligus menyegarkan.
7. Stroberi

Stroberi adalah buah tinggi antioksidan, vitamin C, dan asam folat yang sangat penting selama masa kehamilan. Asam folat berperan dalam pembentukan DNA dan sistem saraf janin, sementara vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh Mama serta mendukung penyerapan zat besi.
Kandungan serat dalam stroberi juga membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, stroberi memiliki indeks glikemik relatif rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Pastikan mencuci stroberi hingga bersih sebelum dikonsumsi untuk menghindari paparan pestisida atau bakteri.
Itulah deretan buah tinggi sehat untuk ibu hamil. Memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan dapat dilakukan dengan cara sederhana, salah satunya melalui konsumsi buah tinggi yang kaya vitamin dan mineral. Meski sehat, Mama tetap perlu memperhatikan porsi dan variasi asupan agar kebutuhan gizi terpenuhi secara seimbang sesuai anjuran tenaga kesehatan.
FAQ Seputar Buah untuk Ibu Hamil
| Berapa kali ibu hamil boleh makan buah dalam sehari? | Umumnya 2–3 porsi per hari, disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan kondisi kesehatan. |
| Apakah jus buah sama sehatnya dengan buah utuh? | Buah utuh lebih dianjurkan karena kandungan seratnya tetap terjaga dan tidak mengandung gula tambahan. |
| Apakah ibu hamil boleh makan buah setiap hari? | Boleh, selama dalam porsi seimbang dan tidak berlebihan, terutama untuk buah yang tinggi gula alami. |


















