Harus Tahu! Ini Cara Styling Outfit yang Benar di Setiap Body Shape

Memahami proporsi dan bentuk tubuh membantu memilih outfit yang menonjolkan lekuk tubuh serta menyamarkan area tertentu, karena gaya yang cocok pada orang lain belum tentu sesuai.
Bentuk hourglass disarankan memakai wrap top, fitted dress, dan bawahan high-waist sementara pear mengandalkan detail atasan serta bawahan A-line untuk mengalihkan fokus dari pinggul.
Rectangle perlu menciptakan ilusi pinggang dengan peplum atau belt; apple memakai V-neck, outer terbuka, dan straight-leg sedangkan inverted triangle menambah volume bawah lewat wide-leg atau rok A-line.
Dalam urusan mix and match outfit harian, busana yang terlihat bagus dipakai orang lain belum tentu cocok saat dikenakan di tubuh Mama. Hal ini wajar terjadi karena setiap perempuan memiliki proporsi serta bentuk tubuh yang berbeda-beda.
Mengenal dan memahami bentuk tubuh sendiri akan sangat membantu Mama dalam menemukan rahasia styling outfit yang paling pas. Dengan pilihan pakaian yang tepat, Mama bisa menonjolkan kelebihan lekuk tubuh sekaligus menyamarkan area tertentu.
Berikut Popmama.com telah rangkum cara styling yang benar di setiap body shape biar Mama nggak salah lagi, disimak ya!
Table of Content
1. Hourglass shape

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Bentuk tubuh hourglass ditandai dengan lebar bahu dan pinggul yang seimbang serta lekuk pinggang yang terlihat sangat jelas. Pemilik bentuk tubuh ini sebenarnya sangat fleksibel, namun fokus utamanya ialah mempertahankan lekukan alami tubuh.
Mama bisa memilih pakaian model wrap top atau fitted dress yang menempel pas di badan agar mempertegas area pinggang, untuk bawahan pilihan high-waist pants juga sangat cocok digunakan.
Hindari pakaian yang terlalu longgar atau oversized dari atas ke bawah karena dapat menutupi bentuk pinggang Mama.
2. Pear shape

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Bentuk tubuh pear shape memiliki ciri khas area pinggul dan paha yang lebih lebar dibandingkan lebar bahu, trik utama dalam memadukan busana untuk bentuk tubuh ini ialah menarik perhatian ke area tubuh bagian atas.
Mama sangat disarankan mengenakan atasan dengan detail ramai di bagian bahu, seperti kerah square neckline atau lengan puff. Untuk bawahan, padukan dengan rok high-waist berpotongan A-line agar area paha tersamarkan.
Hindari bawahan dengan banyak detail di area pinggul agar tidak semakin mempertegas lebarnya, pemilihan atasan yang tepat akan menjadi poin utama untuk menyempurnakan gaya Mama.
3. Rectangle shape

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Bentuk tubuh rectangle ditandai dengan ukuran lebar bahu, pinggang, dan pinggul yang relatif sama lurus. Tantangan dalam styling untuk bentuk tubuh ini ialah menciptakan ilusi lekukan agar tampak lebih berdimensi.
Maka, fokus styling terletak pada pembentukan garis pinggang yang tegas. Pilihan busana seperti peplum top, atasan lengan balon, atau baju dengan aksen serut di pinggang sangat direkomendasikan.
Mama juga bisa menggunakan belt sebagai aksesori pemanis untuk membentuk lekukan tubuh. Dengan menambahkan dimensi di bagian pinggang, penampilan Mama tidak akan terlihat datar lagi.
4. Apple shape

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Bentuk tubuh apple shape umumnya memiliki bagian tengah tubuh yang cenderung lebih berisi dibandingkan area pinggul dan paha, fokus utama dalam styling ialah menyamarkan area perut serta memberi kesan tubuh yang lebih jenjang.
Mama bisa gunakan atasan berkerah V-neck top atau padukan busana dengan outer yang dibiarkan terbuka. Untuk bagian bawahan, pilih celana berpotongan straight-leg agar memberikan ilusi kaki dan siluet yang lebih panjang.
Hindari pakaian yang terlalu ketat tepat di bagian perut untuk memberi rasa nyaman beraktivitas sehari-hari.
5. Inverted triangle shape

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Bentuk tubuh inverted triangle ditandai dengan bahu atau dada yang cenderung lebih lebar dari pada pinggul, kunci utama styling untuk bentuk tubuh ini ialah menambah volume pada bagian tubuh bawah.
Mama sangat cocok menggunakan bawahan celana wide-leg atau rok berpotongan A-line yang mengembang. Pilih bawahan yang memiliki detail seperti kantong atau motif bergaris untuk memberikan efek bervolume.
Dengan cara styling yang benar keseimbangan antara atasan dan bawahan dapat menciptakan tubuh yang sangat proporsional, semoga informasi ini dapat membantu Mama!






















