Nah, buat Mama yang mau mulai mencoba jenis treatment satu ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebagai pemula, di antaranya:
1. Kenali kondisi dan kebutuhan kulit
Sebelum memulai perawatan, ketahui dulu kondisi dan kebutuhan kulit Mama. Apakah kulit cenderung kusam, kering, atau mulai kehilangan elastisitas? Dengan mengenali kebutuhannya, Mama bisa lebih mudah menentukan treatment yang tepat.
2. Konsultasi dengan dokter profesional
Bukan asal ikutan tren memilih injectable treatment, pastikan konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya ya, Ma. Dokter akan menganalisis kondisi kulit dan memberikan rekomendasi yang sesuai. Pastikan juga memilih klinik atau tenaga medis yang terpercaya.
3. Pahami produk yang digunakan
Yang tak kalah penting, tanyakan dulu produk yang digunakan untuk treatment ya, Ma. Pastikan produk tersebut telah memiliki izin edar resmi dan aman digunakan. Mama juga bisa menanyakan teknologi apa yang ada di dalamnya.
4. Ketahui prosedur dan efek sampingnya
Setiap tindakan injectable memiliki prosedur dan potensi efek samping. Untuk itu, tanya betul-betul dengan dokter mengenai prosesnya, mulai dari persiapan hingga perawatan setelah treatment. Dengan memahaminya, Mama pun bisa lebih siap dan tenang menjalaninya.
5. Siapkan waktu dan biaya
Perawatan injectable biasanya membutuhkan waktu dan biaya tertentu. Karena biasanya treatment ini memiliki downtime, jadi pastikan Mama sudah meluangkan waktu untuk itu, ya. Begitu juga dengan biaya yang perlu diperhatikan di setiap klinik tertentu.
6. Ikuti instruksi setelah perawatan
Setelah treatment, dokter biasanya memberikan instruksi khusus. Mulai dari perawatan kulit hingga hal-hal yang perlu dihindari. Ikuti dengan disiplin agar hasilnya bertahan lebih lama.