6 Penyebab dan Cara Mencegah Jerawat di Rahang

Karena PMS dan pakai helm yang tidak bersih bisa bikin jerawat muncul di daerah sekitar rahang

1 Desember 2020

6 Penyebab Cara Mencegah Jerawat Rahang
Freepik/Jcomp

Salah satu bagian wajah yang bisa dihinggapi jerawat adalah bagian rahang dan dagu. Popmama.com merangkumkan penyebab dan bagaimana cara mencegahnya datang lagi. 

Minyak berlebih yang bercampur dengan debu serta kotoran jadi pemicu utama kenapa kulit bisa berjerawat. Begitu juga dengan jerawat di rahang yang bisa disebabkan karena banyak hal. 

Biasanya, jerawat di area ini datang bersamaan. Ada yang berbaris dan menyebar. Serta, rasanya sakit dan lebih sulit dihilangkan dibanding di area lain. 

Agar lebih jelas, inilah beragam penyebab hadirnya jerawat di rahang dan bagaimana cara mencegahnya datang lagi. 

1. Kebersihan wajah yang tidak terjaga baik

1. Kebersihan wajah tidak terjaga baik
Freepik/user18526052

Saat ini, ada jerawat yang dikarenakan masker atau maskne. Nah, salah satu area yang sering terkena imbasnya adalah rahang. Ini disebabkan dengan gesekan yang terjadi pada kulit dan masker. Pada akhirnya, muncullah jerawat. 

Selain itu, bagi Mama yang menggunakan hijab, bisa juga mengalami masalah jerawat di rahang karena kotoran yang menempel di jilbab. 

Oleh karena itu, segera bersihkan wajah setelah selesai beraktifitas. Usahakan untuk melakukan double cleansing agar semua kotoran dan sel kulit mati terangkat dengan baik. 

2. Perubahan hormon saat PMS

2. Perubahan hormon saat PMS
Freepik/ jcomp

Menurut beberapa penelitian, perempuan bisa mengalami jerawat di rahang karena peningkatan hormon pada saat PMS. Sementara penelitian lain mengatakan bahwa timbulnya jerawat di rahang menandakan hormon yang tidak stabil. 

Semua dikarenakan peningkatan hormon androgen yang menyebabkan produksi sebum meningkat. Saat meningkat, maka bisa menyumbat pori dan menimbulkan jerawat. 

Editors' Picks

3. Sering menggunakan helm

3. Sering menggunakan helm
Freepik/Kamran Aydinov

Helm memiliki tali pengaman di dagu dan rahang. Jika kebersihannya tidak terjaga, kemungkinan besar area dagu dan rahang pun akan ditumbuhi jerawat. 

Hal ini bisa terjadi jika kamu menggunakan helm orang lain, apalagi yang jarang dicuci atau digunakan banyak orang. Bayangkan berapa banyak keringat dan bakteri orang lain yang sudah menempel di sana. 

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan pelindung wajah seperti syal atau scarf untuk menutupi area dagu dan rahang saat menggunakan helm. 

4. Sering menyentuh wajah dengan tangan kotor

4. Sering menyentuh wajah tangan kotor
Freepik/wayhomestudio

Anjuran cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh muka tak hanya bisa menghindarkan diri dari Covid-19, tapi juga menjaga wajah bebas jerawat. 

Saat tangan kotor dan kamu memegang wajah, maka dengan mudah jerawat jadi tumbuh. Sedangkan area rahang rentan terkena jerawat karena tangan yang tidak bersih. 

Mungkin kamu tidak sadar, saat bekerja suka memangku wajah dengan tangan. Namun itulah yang jadi pemicu timbulnya jerawat. Apalagi jika tangan sudah banyak menyentuh benda lain yang kotor dan berdebu. 

5. Rajin memencet jerawat

5. Rajin memencet jerawat
Freepik/diana.grytsku

Kebiasaan memencet jerawat tidak dianjurkan karena bisa menambah peradangan. Selain itu, nanah dari jerawat malah bisa menyebabkan jerawat baru. 

Terlebih di daerah rahang, maka memencet satu jerawat di area tersebut malah akan menambah beberapa jerawat lain di dekatnya. 

Jadi, tahan kebiasaan itu, ya!

6. Cara mengatasi jerawat di rahang

6. Cara mengatasi jerawat rahang
Freepik/torwaiphoto

Cara utama mengobati jerawat adalah dengan selalu menjaga kebersihan muka. Rutinkan cuci muka sesaat setelah sampai rumah. Usakan untuk mencuci muka dengan teknik doublecleansing dan jaga kelembapan kulit wajah.

Jerawat akan semakin mudah hilang jika dibarengi dengan gaya hidup sehat. Usahakan untuk selalu makan dengan gizi seimbang dan tidur yang cukup.  

Obati jerawat dengan obat dokter atau cara alami. Hindari kebiasaan yang bisa membuat jerawat kembali datang. 

Itulah penyebab dan cara mengatasi yang bisa kamu ikuti. Semoga berguna!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.