6 Tanda Kosmetik dan Skincare Kamu Pakai Bahan Berbahaya

Hati-hati memilih kosmetik dan skincare, pastikan cek bahan-bahannya!

4 Juli 2023

6 Tanda Kosmetik Skincare Kamu Pakai Bahan Berbahaya
lazada.co.id

Kosmetik dan skincare menjadi kebutuhan bagi para perempuan Indonesia. Barang-barang tersebut merupakan hal wajib untuk dimiliki agar bisa menjaga dan mempercantik penampilan secara dari luar.

Namun apa jadinya jika bahan-bahan pada kosmetik dan skincare tidak terbukti aman? Beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan 13 produk kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya merkuri. Diantaranya, Temulawak New and Day Night, CAC Glow, Natural 99, HN Siang dan Malam dan SP Special UV Whitening.

Berdasarkan penelitian ilmiah, merkuri terbukti berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan pada tubuh. Jika digunakan secara jangka panjang, maka merkuri dapat menyebabkan kanker, gangguan pada kehamilan, gangguan saraf, dan gangguan ginjal kronis.

Nah, Mama kini harus lebih berhati-hati dan memperhatikan bahan-bahan dalam kosmetik dan skincare yang ingin dibeli. Berikut, Popmama.com rangkumkan 6 tanda kosmetik dan skincare kamu pakai bahan berbahaya.

1. Kenali bahan-bahan berbahaya

1. Kenali bahan-bahan berbahaya
skinbetter.com

Sekarang, banyak sekali kosmetik dan skincare yang menawarkan berbagai manfaat yang menggiurkan. Namun, Mama harus tetap mengedukasi diri agar mengetahui bahan yang boleh dan tidak boleh ada dalam kosmetik dan skincare.

Terdapat beberapa bahan seperti merkuri, paraben, sodium lauryl sulfate, alkohol, artificial fragrances dan benzoyl peroxide. Jika bahan-bahan tersebut digunakan secara jangka panjang dan dalam jumlah yang berulang-ulang, maka dapat menimbulkan efek samping yang tidak baik bagi tubuh. Bukannya merasakan manfaat, melainkan merasakan sakit dan harus melakukan pengobatan.

2. Tidak terdaftar dan memiliki izin edar

2. Tidak terdaftar memiliki izin edar
cekbpom.pom.go.id

Wajib curiga jika merek kosmetik atau skincare mama tidak terdaftar dan memiliki izin edar, ya Ma. Karena semua produk obat, makanan, dan kosmetik yang beredar di Indonesia seharusnya memiliki izin edar dari BPOM sebelum sampai ke tangan masyarakat.

Cara untuk mengidentifikasi izin edar adalah dengan menyimak kemasan produk kosmetika tau skincaremu. Biasanya terdapat keterangan izin edar berisikan tulisan 2 huruf dan 11 angka, dar BPOM. Jika Mama belum juga yakin, Mama bisa memerika merek kosmetik atau skincarenya pada situs BPOM, ya!

Editors' Pick

3. Menjanjikan perubahan pada kulit secara cepat

3. Menjanjikan perubahan kulit secara cepat
thethaiger.com

Melakukan suatu usaha apalagi untuk tubuh, pasti membutuhkan waktu. Mama harus berhati-hati jika merek skincare mengklaim bahwa perubahan dapat dilihat secara instan, bisa jadi skincare mengandung bahan yang berbahaya.

Mama bisa memperhatikan apakah jika dipakaikan pada wajah warna skincare terlihat natural. Misalnya krim wajah, apakah hasilnya terlihat natural, atau malah berlebihan sampai terkesan abu-abu? Jika merasa warna wajahmu terlalu putih, coba cek kembali krim wajah mama.

Biasanya, perubahan kulit wajah terjadi ketika Mama menggunakan krim wajah selama 1-3 bulan. Perubahan yang terjadi pun akan terlihat secara bertahap dan tidak langsung membuat kulit wajah berubah secara instan. Kondisi kulit mama akan berubah secara perlahan.

4. Tercium aroma zat kimia yang menyengat

4. Tercium aroma zat kimia menyengat
Freepik/benzoix

Dalam beberapa kosmetik dan skincare, terdapat zat kimia yang memang digunakan. Salah satu zat kimia berbahaya yang ditemukan di beberapa produk kosmetik atau skincare adalah merkuri. Merkuri memiliki aroma seperti belerang, sehingga seringkali diakali produsen dengan menambahkan parfum untuk menutupi bau tidak enak tersebut.

Maka itu, Mama juga perlu ingat untuk tidak menggunakan kosmetik dan skincare dengan aroma yang terlalu menyengat. Parfum sendiri juga bisa menjadi bahan berbahaya jika digunakan berlebihan.

5. Terlihat terlalu menarik secara fisik

5. Terlihat terlalu menarik secara fisik
Freepik/freepik

Untuk hal ini, Mama harus lebih teliti lagi. Jika diperhatikan secara teliti, produk kosmetik dalam bentuk krim yang berbahaya akan terlihat mengkilap seperti hologram. Atau biasanya memiliki warna keabu-abuan atau justru terlihat mencolok dengan warna kuning atau pink terang. 

Bukannya menggunakan pewarna alami, justru kosmetik dan skincare berbahaya menggunakan pewarna tekstil untuk memberi warna kuning, pink ataupun putih pearly yang mengkilap. Biasanya krim-krim wajah seperti ini dengan mudah diperjualbelikan di online shop. Jadi, pastikan Mama berhati-hati jika ingin membeli secara online, ya.

6. Menyebabkan iritasi jika digunakan dalam jangka waktu tertentu

6. Menyebabkan iritasi jika digunakan dalam jangka waktu tertentu
Pexel.com/Katerina Bolovtsova

​​​​​​Tanda lainnya jika kosmetik atau skincaremu berbahaya adalah dengan menyebabkan iritasi pada kulit dalam jangka waktu pemakaian tertentu. Tidak hanya itu saja, secara fisik, kamu bisa melihat kulit wajah berwarna kemerahan seperti terbakar ketika terkena sinar matahari,  jika menggunakan kandungan bahaya tersebut terlalu lama.

Jika kulit wajah sudah bereaksi tidak baik, segera hentikan pemakaian kosmetik atau skincare tersebut. Itu merupakan tanda bahwa kulitmu tidak cocok dan tidak menerima kandungan dari kosmetik atau skincare.

Memang, terdapat beberapa skincare yang membutuhkan waktu bereaksi, sehingga menyebabkan purging. Tapi hal tersebut biasanya hanya terjadi saat awal mula pemakaian. Kalau, kulitmu terus mengalami reaksi buruk, justru hal tersebut dapat menyebabkan iritasi atau efek buruk lainnya.

Itulah, 6 tanda kosmetik dan skincare kamu pakai bahan berbahaya. Pastikan aman sebelum membeli ya, Ma!

Baca juga:

The Latest