Kalau Mama butuh bukti betapa lip gloss sekarang sudah jadi barang mewah, lihat saja para rumah mode ternama. Nama-nama besar seperti Hermes, Dior, Chanel, Prada dan Armani telah mengikuti tren lip gloss, Menawarkan perona bibir bening mereka sendiri ke pelanggan kaya dan berkelas.
Tidak seperti barang mewah lainnya, daya tarik lip gloss justru terletak pada kemampuannya untuk dilihat. Pakar makeup Gruys mengatakan, "Merek lip gloss yang kamu kenakan tidak akan terlihat menonjol kecuali kamu sengaja memamerkannya, yang bisa dilakukan dengan cara yang halus atau mencolok."
Hal inilah yang menjadikan lip gloss sebagai contoh utama konsumsi mencolok. Meskipun tren "kemewahan tersembunyi" sedang digandrungi di dunia fashion, konsep tersebut tampaknya tidak berlaku untuk lip gloss. Lip gloss justru diciptakan untuk dilihat dan menjadi pusat perhatian.
Itulah, kini lip gloss jadi simbol kelas sosial. Lip gloss menjadi koleksi riasan yang rasanya harus dimiliki. Tapi, pertanyaannya adalah, apakah Mama menggunakan lip gloss untuk memprioritaskan keterjangkauan dan fungsionalitas, atau memilih merek mewah untuk menyampaikan status sosial?