Rambut Sehat Berawal dari Kulit Kepala yang Dijaga, Ini Faktanya!

- Fokus pada kesehatan kulit kepala sebagai akar masalah perawatan rambut.
- Menggunakan teknologi biomimetik yang meniru sistem alami tubuh.
- Didukung penjelasan medis tentang dampak kulit kepala tertekan.
Masalah rambut kini tak lagi hanya soal batang rambut yang kering atau bercabang. Gaya hidup modern membuat kulit kepala ikut “tertekan” akibat stres, polusi, panas, hingga penggunaan helm atau hijab seharian.
Menjawab hal ini, Paragon menghadirkan DermaScalp Expert (DSE), rangkaian perawatan rambut berbasis teknologi biomimetik yang fokus pada kesehatan kulit kepala. Ini akan membantu seseorang menemukan solusi yang tepat dan mengakar, tidak hanya mengatasi efek dari akibat dari kulit kepala tidak sehat itu.
Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai menjaga kesehatan kulit kepala dengan DermaScalp Expert (DSE).
Table of Content
1. Fokus pada akar masalah yakni kesehatan kulit kepala

Paragon memperkenalkan pendekatan baru dalam perawatan rambut dengan menjadikan kulit kepala sebagai fondasi utama. Kondisi yang disebut pressured hair terjadi saat kulit kepala terus-menerus mengalami tekanan dari faktor eksternal maupun gaya hidup padat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu kerontokan, ketombe, gatal, hingga iritasi.
Lewat DermaScalp Expert (DSE), perawatan tidak lagi hanya mempercantik rambut, tetapi membantu mengembalikan keseimbangan kulit kepala agar rambut bisa tumbuh lebih sehat.
"Banyak perempuan aktif mengalami tekanan pada rambut dan kulit kepala setiap hari, tetapi sering tidak menyadarinya. Karena itu, kami menghadirkan DermaScalp Expert dengan pendekatan biomimetik untuk membantu kulit kepala bekerja kembali secara optimal," ujar Senior Group Head of Paragon Personal Care & Male Grooming ParagonCorp, Khikin Indahsari, pada Launching DermaScalp Expert di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan (25/1/2026).
2. Menggunakan teknologi biomimetik yang meniru sistem alami tubuh

Salah satu keunggulan yang dikenalkan adalah penggunaan teknologi biomimetik, yaitu pendekatan yang dirancang meniru mekanisme alami kulit kepala. Artinya, produk bekerja selaras dengan sistem biologis tubuh, bukan sekadar memberi efek instan di permukaan.
Pendekatan ini dinilai lebih mendukung proses pemulihan kulit kepala sekaligus memperkuat barrier-nya, sehingga lebih tahan terhadap tekanan dari luar.
3. Didukung penjelasan medis tentang dampak kulit kepala tertekan

Dari sisi medis, dijelaskan bahwa kesehatan rambut sangat bergantung pada kondisi kulit kepala. Saat kulit kepala mengalami tekanan berulang, keseimbangannya bisa terganggu dan memicu berbagai masalah, mulai dari rontok hingga rasa tidak nyaman.
Teknologi biomimetik membantu meniru fungsi alami kulit kepala, sehingga perawatan yang diberikan tidak “melawan” sistem tubuh, melainkan mendukung proses alaminya.
"Teknologi biomimetik bekerja dengan meniru fungsi alami kulit kepala untuk memperkuat barrier dan membantu proses pemulihan. Ini penting agar perawatan tidak melawan sistem tubuh, tetapi mendukungnya," jelas DSE Trichologist Board dr. Ardhiah Iswanda Putri, SpDVE, M.Ked.Klin.
4. Sebagai angkaian perawatan yang menyesuaikan gaya hidup aktif

Untuk menjawab berbagai kondisi kulit kepala, tersedia rangkaian perawatan dengan fungsi berbeda, mulai dari membantu mengurangi kerontokan (Hairfall Resist Shampoo), meredakan ketombe dan gatal (Dandruff Relief Shampoo), membersihkan polusi (Micellar Shampoo) serta sisa produk styling, hingga merawat rambut berwarna (Color Retain+ Shampoo).
Ada juga perawatan tambahan berupa serum yang digunakan langsung di kulit kepala untuk memperkuat akar rambut (Hairfall Resist Intensive Serum).
Pendekatan ini relevan bagi banyak orang dengan aktivitas padat, baik yang sering berada di luar ruangan, terpapar panas dan polusi, maupun yang menggunakan penutup kepala dalam waktu lama. Intinya, perawatan kulit kepala kini disesuaikan dengan tekanan nyata yang muncul dari rutinitas sehari-hari.


















