Musim kemarau mungkin identik dengan sinar matahari yang melimpah, namun memilih pakaian yang tepat tidak selalu sesederhana sekadar mengenakan busana yang paling sejuk. Di Indonesia, pagi hari yang cerah bisa dengan cepat berubah menjadi siang yang terik, sementara suhu di dalam kantor, kafe, dan mal yang ber-AC bisa terasa sangat kontras. Untuk kondisi tersebut, teknik berpakaian berlapis (layering) bukan lagi soal menjaga tubuh tetap hangat, melainkan soal menjaga kenyamanan dan gaya, sepanjang hari.
Di sinilah peran pakaian pelapis yang ringan menjadi penting. Daripada mengenakan jaket tebal, pilihlah busana berbahan ringan dan sejuk yang mudah dipakai atau dilepas saat suhu berubah. Pertimbangkan kemeja yang tidak gerah, kardigan tipis, atau outerwear berpotongan santai yang membuat penampilan tetap rapi tanpa membuat Mama merasa kepanasan saat jam makan siang tiba.
Kunci berpakaian di musim kemarau adalah mengetahui cara memadukan lapisan pakaian tanpa membuat tubuh terasa gerah berlebihan. Berikut, Popmama.com bagikan 7 tips mudah layering pakaian dalam segala cuaca.
