Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apa Itu Hernia Femoralis? Kondisi Langka Sering Menyerang Perempuan..jpg
Freepik/ArtPhoto_studio

Intinya sih...

  • Hernia femoralis adalah kondisi langka yang muncul di paha bagian atas, lebih sering dialami oleh perempuan karena struktur panggul yang lebih lebar.

  • Gejala hernia femoralis termasuk benjolan di selangkangan atau paha bagian atas, nyeri di perut bagian bawah atau selangkangan, dan risiko komplikasi serius jika tidak ditangani.

  • Faktor risiko terjadinya hernia femoralis antara lain melahirkan, mengangkat benda berat, obesitas, dan harus dioperasi untuk mengembalikan jaringan ke posisi semula serta memperkuat dinding otot yang lemah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama tahu nggak? Benjolan di paha atas dekat selangkangan bisa menjadi tanda hernia femoralis, kondisi langka yang sering tidak disadari karena minim gejala di awal.

Hernia femoralis lebih sering dialami perempuan dan kerap baru terdeteksi saat pemeriksaan medis. Meski jarang, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Dengan mengenali tanda dan penyebabnya sejak dini, Mama bisa mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan. 

Berikut Popmama.com bahas lebih lanjut tentang hernia femoralis agar tidak terlambat ditangani.

Apa Itu Hernia Femoralis?

herniacenterlosangeles

Melansir Cleveland Clinic, hernia femoralis adalah hernia langka yang muncul di paha bagian atas, tepat di bawah lipatan selangkangan. Kondisi ini terjadi saat jaringan atau usus menonjol melalui area lemah pada dinding otot perut.

Jenis hernia ini lebih sering dialami oleh perempuan karena struktur panggul yang lebih lebar, sehingga kanal femoralis lebih mudah melemah. Dibandingkan jenis hernia lain, hernia femoralis memang jarang, tetapi perlu diwaspadai.

Hernia femoralis sering tidak menimbulkan gejala dan baru diketahui saat pemeriksaan medis. Meski begitu, dokter umumnya menyarankan penanganan karena risiko komplikasi yang serius jika dibiarkan komplikasinya cukup serius.

Gejala Hernia Femoralis yang Perlu Diperhatikan

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Tidak semua hernia femoralis langsung menimbulkan keluhan. Namun, jika bergejala, kondisi ini dapat ditandai dengan:

  • Benjolan di selangkangan atau paha bagian atas, terutama saat berdiri atau mengejan

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut bagian bawah atau selangkangan

  • Rasa nyeri yang bertambah saat mengangkat beban berat, batuk, atau berdiri lama

Pada kondisi yang lebih serius, hernia femoralis bisa menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, dan benjolan yang tidak bisa ditekan kembali. Ini merupakan tanda darurat medis yang memerlukan penanganan segera.

Apa Penyebab Hernia Femoralis?

Freepik

Hernia femoralis terjadi ketika tekanan dari dalam rongga perut mendorong jaringan atau usus keluar melalui otot yang melemah. Jaringan tersebut kemudian masuk ke kanal femoralis, yang di dalamnya terdapat arteri femoralis.

Cleveland Clinic menyebutkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hernia femoralis antara lain:

  • Melahirkan

  • Mengangkat atau mendorong benda berat

  • Batuk kronis

  • Obesitas

  • Dialisis peritoneal akibat penyakit ginjal

  • Mengejan terlalu keras saat buang air besar karena sembelit

  • Faktor bawaan sejak lahir akibat kelemahan dinding perut

Bagaimana Hernia Femoralis Didiagnosis?

Freepik/serhii_bobyk

Dokter biasanya dapat mendiagnosis hernia femoralis melalui pemeriksaan fisik, terutama dengan memeriksa area selangkangan dan paha atas saat pasien berdiri atau mengejan.

Jika benjolan sulit dikenali, pemeriksaan penunjang seperti USG, CT scan, atau MRI dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis dan membedakannya dari kondisi lain, seperti pembesaran kelenjar getah bening atau gangguan pembuluh darah.

Apakah Hernia Femoralis Harus Dioperasi?

Freepik

Ya, hernia femoralis umumnya disarankan untuk dioperasi. Bahkan ketika belum menimbulkan gejala, dokter sering merekomendasikan pembedahan karena risiko hernia terjepit atau tercekik cukup tinggi. 

Operasi bertujuan untuk mengembalikan jaringan ke posisi semula dan memperkuat dinding otot yang lemah, baik dengan jahitan maupun menggunakan mesh medis. Tindakan ini dapat dilakukan dengan metode operasi terbuka atau laparoskopi, tergantung kondisi pasien.

Nah, itulah penjelasan seputar hernia femoralis yang perlu Mama ketahui. Meski tergolong langka dan sering tanpa gejala, kondisi ini tetap berisiko jika dibiarkan.

Editorial Team