TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

10 Manfaat Buah Mengkudu Bagi Kesehatan

Manfaat mengkudu ini membuat kamu nggak peduli sama baunya yang busuk dan rasa yang tidak enak

28 Februari 2019

10 Manfaat Buah Mengkudu Bagi Kesehatan
livestrong.com

Siapa yang tidak tahu buah mengkudu? Buah ini terkenal dengan bau tajam yang menusuk dan rasanya tidak enak.

Ternyata, tanaman mengkudu ternyata masih satu spesies lho dengan tanaman kopi. Buah mengkudu atau yang dikenal dengan nama buah noni ini memiliki penampilan fisik yang kurang menarik.

Buah seukuran kentang ini sering dikonsumsi sebagai jus kesehatan yang dicampur dengan buah lain agar rasanya dapat ditolerir oleh lidah masyarakat. Karena rasanya yang tidak enak, banyak pula yang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen makanan yang berbentuk kapsul.

Meskipun buah ini baunya busuk dan rasanya tidak enak, mengkudu punya segudang manfaat untuk kesehatan lho, Ma. Mama dapat menggunakan buah ini sebagai alternatif obat untuk penyakit yang diderita sebelum pergi ke dokter. Karena bahannya alami maka aman dikonsumsi saat ada keluhan.

Lalu apa saja sih manfaat buah mengkudu? Popmama.com telah merangkum 10 manfaat buah mengkudu untuk kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

1.  Menurunkan demam

1.  Menurunkan demam
Pexels/Pixabay

Pasti sedih sekali ya Ma kalau Mama sakit sampai demam. Apalagi menjadi seorang Mama banyak sekali tanggung jawabnya maka sakit bisa mengganggu aktivitas.

Pekerjaan rumah jadi terbengkalai dan bermain bersama si Kecil pun menjadi terhambat. Jika Mama sakit demam, cobalah mengonsumsi jus buah mengkudu setelah makan.

Penelitian menyebutkan bahwa buah mengkudu berkhasiat sebagai antivirus dan membantu menurunkan demam. Selain itu buah ini juga bisa mengobati batuk dan badan pegal linu lho!

2. Mengatasi arthritis

2. Mengatasi arthritis
Pexels/rawpixel.com

Mama punya mengidap arthritis?

Arthritis atau rematik ini sangat mengganggu dan menyebabkan rasa sakit serta kaku dan bengkak pada persendian. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh gangguan autoimun.

Kalau Mama ingin terbebas dari rematik, konsumsilah jus mengkudu paling tidak satu kali setiap harinya. Dengan demikian rasa sakit akibat rematik dapat diminimalisir sebaik mungkin. Hal ini dapat terjadi karena mengkudu memiliki sifat analgesik sehingga akan membantu mengurangi rasa sakit dan kerusakan sendi.

Berdasarkan penelitian di Jerman, khasiat mengkudu sebanding dengan tramadol lho Ma. Tramadol termasuk obat keras yang biasa digunakan untuk mengobati rasa sakit sedang sampai berat.

Selain meminum jus mengkudu, Mama juga bisa membungkus area sendi yang sakit menggunakan daun mengkudu segar. Ternyata daunnya berkhasiat juga mengurangi rasa sakit akibat arthritis.

Wah, luar biasa ya manfaat mengkudu ini.

3. Mengurangi risiko encok

3. Mengurangi risiko encok
Pexels/Michael Zittel

Encok yang biasa diderita oleh orangtua usia lanjut ini adalah penyakit sejenis arthritis. Hanya bedanya encok disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di persendian.

Kalau orangtua Mama ada yang mengalami encok, rekomendasikan untuk rutin mengkonsumsi jus buah mengkudu.

Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa mengkudu dapat mengurangi konsentrasi asam urat dalam darah sehingga menurunkan risiko encok.

4. Mengurangi risiko kerusakan akibat stroke

4. Mengurangi risiko kerusakan akibat stroke
Pexels/Matthias zomer

Rutin meminum jus mengkudu ternyata bisa melindungi kita dari kerusakan yang bisa ditimbulkan akibat penyakit stroke.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Kobe Gakuin Jepang melibatkan tikus dimana pada satu kelompok rutin diberikan mengkudu sementara kelompok lain yang bertindak sebagai kontrol tidak diberi mengkudu.

Begitu aliran darah pada tubuh tikus kembali pulih, kelompok tikus yang mengkonsumsi buah mengkudu menunjukkan kerusakan neurologis yang lebih sedikit daripada kelompok kontrol. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam buletin Biological and Pharmaceutical tahun 2009.

Wah ternyata dengan rutin mengkonsumsi mengkudu kita dapat terlindungi dari kerusakan otak yang disebabkan oleh gangguan aliran darah sementara ke otak berkat sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari buah mengkudu itu sendiri.

Editors' Picks

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Pexels/Burst

Supaya kekebalan tubuh baik dan tidak mudah jatuh sakit, Mama bisa memanfaatkan buah mengkudu sebagai suplemen yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengkudu memiliki kandungan scopoletin yang bersifat anti-bakteri, anti-inflamasi, antijamur dan anti-histamin sehingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu kalau Mama punya riwayat sakit typhus, sifat anti-bakteri buah mengkudu cukup ampuh untuk melawan bakteri E. coli penyebab gangguan pencernaan. Dengan demikian Mama dapat terhindar dari penyakit typhus yang seringkali menyerang dan mengganggu aktivitas.

6. Menurunkan kolesterol

6. Menurunkan kolesterol
Pexels/rawpixel.com

Semakin tua usia seseorang maka dapat meningkatkan resiko terkena berbagai penyakit, salah satunya penyakit kardiovaskular.

Penyakit ini disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Merokok juga bisa menyebabkan tingginya kadar kolesterol akibat penumpukan stres oksidatif dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Scientific World Journal edisi 2012, menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi 29 sampai 188 mililiter jus mengkudu bisa mengurangi total kolesterol dalam jumlah besar di dalam tubuh.

Manfaat lainnya yaitu dapat meningkatkan kadar lipoprotein yaitu kolesterol baik serta mengurangi low-density lipoprotein (kolesterol jahat). 

7. Menurunkan kadar gula darah

7. Menurunkan kadar gula darah
Pexels/Pixabay

Penyakit diabetes banyak disebabkan oleh faktor keturunan. Meski demikian bukan berarti Mama yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes juga harus menderita penyakit yang sama. Pola hidup bisa membantu kita terhindar dari diabetes, salah satu caranya dengan rutin mengkonsumsi jus mengkudu.

Penelitian yang dilakukan di Universitas Hindia Barat menggunakan obyek hewan sebagai bahan penelitian.

Dari hasil yang didapat dinyatakan bahwa mengkudu memiliki sifat penurun gula darah. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine pada bulan Oktober tahun 2010.

8. Mengurangi stres

8. Mengurangi stres
Pexels/Austin Guevara

Sebagai seorang Mama, pasti rentan terhadap stres. Stres ini dapat diakibatkan oleh kecemasan berlebih terhadap suatu hal, misalnya kondisi keuangan keluarga maupun kesehatan anak. Mama dapat mengurangi stress dengan mengkonsumsi mengkudu.

Ternyata menurut Byron J. Richards, seorang ahli nutrisi klinis, jus mengkudu dapat mengatasi stres dan mengurangi dampak stres pada fungsi kognitif otak.

9. Mencegah kanker

9. Mencegah kanker
Pexels/Miguel A. Padrinan

Kanker adalah salah satu penyakit berbahaya. Apabila tidak terdeteksi dengan cepat maka dapat sangat mematikan.

Untuk mencegah kanker kita perlu asupan antioksidan yang memadai di dalam tubuh. Salah satu buah yang kaya antioksidan adalah mengkudu.

Buah mengkudu mengandung beragam antioksidan yang mampu mengurangi risiko terkena penyakit kanker dan meningkatkan daya tahan tubuh serta bersifat melawan tumor.

10. Mengobati iritasi kulit kepala

10. Mengobati iritasi kulit kepala
Pexels/Gratisography

Iritasi pada kulit kepala sangat mengganggu. Mama dapat memanfaatkan buah mengkudu untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berdasarkan banyak penelitian diketahui bahwa mengkudu memiliki sifat anti-bakteri dan antijamur, dengan demikian dapat membantu mengatasi iritasi kulit kepala.

Nah, itulah 10 manfaat buah mengkudu bagi kesehatan dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Jus mengkudu dapat menjadi salah satu menu untuk meningkatkan daya tahan tubuh Mama dan keluarga agar tidak gampang sakit. Walau rasa dan baunya tidak enak, mengkudu punya segudang manfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk