5 Daftar Buah yang Dipercaya Bisa Mengurangi Risiko Asam Urat

Ternyata buah jambu dapat membantu menjaga asam urat pada tingkat normal, lho!

4 Juli 2021

5 Daftar Buah Dipercaya Bisa Mengurangi Risiko Asam Urat
Freepik

Pada umumnya, asam urat dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Jika asam urat tidak diobati, maka dapat mengembangkan gumpalan kristal asam urat yang disebut tophi.

Kidneyfund memaparkan, saat menderita asam urat kronis kemungkinan kamu mengalami pembengkakan di persendian secara teratur.

Nah, dalam kesempatan kali ini Popmama.com berikan 5 daftar buah yang baik dikonsumsi untuk mengurangi risiko asam urat :

1. Ceri mengandung antosianin untuk mengontrol asam urat

1. Ceri mengandung antosianin mengontrol asam urat
Pixabay/Couleur

Tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan terkena asam urat, tetapi mereka kemungkinan selalu memiliki kadar asam urat tinggi.

Sedangkan buah ceri dapat membantu mengurangi risiko asam urat hingga 75 persen. Ini karena buah ceri mengandung antosianin.

The Dietetics and Food Services dari Changi General Hospital menjelaskan yang dikutip dari Healthxchange bahwa membuat diet ramah asam urat yang mencakup buah tinggi vitamin C seperti ceri dapat mengontrol asam urat.

Editors' Picks

2. Jambu menghambat enzim vital yang terlibat dalam asam urat

2. Jambu menghambat enzim vital terlibat dalam asam urat
Pixabay/new_abdul17

Untuk mencegah kondisi asam urat, maka sangat penting memerhatikan kebiasaan makan.

Pola makan yang sehat seperti mengonsumsi buah jambu, langkah ini dapat membantu menjaga asam urat pada tingkat normal. 

TimesofIndia menyarankan, memasukkan makanan yang diperkaya vitamin C seperti buah jambu merupakan cara lain untuk menghancurkan asam urat dan mengeluarkannya dari tubuh. 

Tak hanya buahnya, ekstrak daun jambu biji kaya polifenol menghambat enzim vital yang terlibat dalam asam urat dan hipertensi.

3. Jeruk merupakan pilihan yang baik

3. Jeruk merupakan pilihan baik
Pixabay/jarmoluk

Ketika kamu mendapat serangan asam urat, mungkin bertanya-tanya mengenai makanan apa yang dapat menyembuhkannya?

Buah jeruk yang mengandung banyak vitamin, khususnya vitamin C dan vitamin larut air memiliki pengaruh positif pada asam urat.  

Livestrong mengatakan, ketika memilih jus untuk dimasukkan ke dalam makanan maka jus jeruk adalah pilihan yang baik. Ini jeruk karena merupakan sumber vitamin C, folat dan kalium.

Bahkan vitamin B5 pada buah jeruk juga berguna melawan penyakit asam urat.

4. Semangka memiliki sifat diuretik alami

4. Semangka memiliki sifat diuretik alami
Pixabay/zhuwei06191973

Menjaga pola makan seimbang dengan mengonsumsi buah semangka sangat penting untuk menurunkan risiko serangan asam urat.

Menurut Businessmirror, semangka juga sangat baik untuk kesehatan mata, jantung dan pembuluh darah.

Semangka memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ini karena semangka dikemas dengan beberapa antioksidan, sumber vitamin A dan C. Terutama melalui konsentrasi beta-karotennya.

Selain itu semangka yang memiliki sifat diuretik alami (meningkatkan aliran urine tanpa membuat ginjal bekerja keras) akan merontokkan asam urat dan memperbaiki kandungan darah.

5. Stoberi sanggup mencukupi kebutuhan vitamin C

5. Stoberi sanggup mencukupi kebutuhan vitamin C
Pixabay/AllNikArt

Ternyata, stoberi memiliki efek penyembuhan untuk serangan asam uratnya.

American Journal of Clinical Nutrition yang dilansir dari Healthfully menemukan bahwa makanan tinggi folat seperti stroberi kaya akan vitamin. Penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat folat dapat mengurangi serangan asam urat. 

Satu cangkir potongan stroberi (152 gram) bisa menyediakan 89 mg vitamin C atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 99 persen.

Kandungan vitamin C pada stroberi dapat sebagai antioksidan untuk menghambat pembentukan asam urat, sehingga mampu menurunkan kadar asam urat.

Sebelum kamu diserang asam urat yang sangat tidak nyaman, cobalah mengonsumsi salah satu dari kelima daftar buah di atas.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.