5 Daftar Vitamin yang Baik untuk Mengurangi Mata Minus

Apakah kondisi mata minus kamu semakin parah?

9 Maret 2021

5 Daftar Vitamin Baik Mengurangi Mata Minus
Freepik/gpointstudio

Apakah kamu alami mata minus yang semakin meningkat setiap harinya?

Mata minus memang kondisi yang membuat penglihatan seseorang tidak nyaman. Ini terjadi ketika jarak antara kornea dengan retina terlalu jauh.

Salah satu bentuk pengobatannya adalah menggunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata minus atau lensa kontak.

Namun selain itu, setidaknya ada 5 vitamin yang baik untuk atasi mata minus. Yuk, cek informasinya yang sudah dirangkum oleh Popmama.com!

1. Vitamin A bisa menurunkan risiko kehilangan penglihatan

1. Vitamin A bisa menurunkan risiko kehilangan penglihatan
Freepik/lookstudio

Faktanya, vitamin A dapat melindungi permukaan mata (kornea) untuk penglihatan lebih baik dan mempertahankan kornea yang jernih.

Selain itu, vitamin A membantu permukaan mata dan selaput lendir menjadi penghalang yang efektif terhadap masuknya bakteri dan virus.

Bahkan konsumsi vitamin A yang dikombinasikan dengan vitamin antioksidan lainnya, maka bisa menurunkan risiko kehilangan penglihatan akibat degenerasi makula (AMD).

Dengan demikian, vitamin A dari buah dan sayuran berwarna cerah terbilang paling bagus untuk kesehatan mata minus.

Editors' Picks

2. Vitamin B2 untuk mengurangi stres pada mata

2. Vitamin B2 mengurangi stres mata
Freepik/timolina

Selanjutnya ada vitamin B2 atau riboflavin yang menjadi salah satu dari delapan vitamin B yang penting bagi kesehatan mata.

Sebagai salah satu vitamin antioksidan, riboflavin dapat melindundi glutathione dan mengurangi stres pada mata yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Sedangkan makanan yang mengandung vitamin B3 yakni:

  • Daging sapi

  • Ayam

  • Telur

  • Salmon dan ikan trout

  • Produk olahan susu

  • Kacang almond, kacang merah.dan kacang kedelai.

  • Apel, anggur dan alpukat

  • Bayam, brokoli, kangkung dan asparagus

3. Vitamin B3 bisa mencegah terjadinya kerusakan saraf mata

3. Vitamin B3 bisa mencegah terjadi kerusakan saraf mata
Freepik/lookstudio

Ternyata, vitamin B3 menunjukkan untuk bantu menurunkan tekanan mata.

Niacin adalah vitamin B3 yang berperan sebagai antioksidan dapat mencegah terjadinya kerusakan saraf mata penyebab glaukoma.

Dikutip dari Lactobacto, sebuah studi baru-baru ini memberikan bahwa vitamin B3 memberikan hasil yang bagus dalam mencegah glaukoma atau menghentikan perkembangan glaukoma. 

Ragam makanan yang banyak mengandung vitamin B3 yakni ayam, ikan, kacang tanah, alpukat dan jamur.

4. Vitamin C meningkatkan kesehatan kapiler halus di retina

4. Vitamin C meningkatkan kesehatan kapiler halus retina
Freepik/jcomp

Vitamin yang bagus untuk mata minus berikutnya yakni vitamin C.

Kamu bida menjaga kesehatan mata dengan mencukupi asupan vitamin C untuk meningkatkan kesehatan kapiler halus di retina. 

Bahwa konsumsi vitamin C jangka panjang akan mengurangi risiko pembentukan katarak dan kehilangan penglihatan akibat degenerasi makula.

Ini karena vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat melindungi mata dari radikal bebas.

Buah jeruk, jambu biji, anggur dan lemon adalah jenis buah yang kaya akan vitamin C. 

5. Vitamin E dapat melindungi sel mata

5. Vitamin E dapat melindungi sel mata
Freepik/azerbaijan_stockers

Kacang dan biji-bijian adalah camilan yang lezat merupakan sumber vitamin E dan mineral yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Vitamin E yang kaya anti oksidan juga dapat menurunkan risiko katarak dan membantu melindungi sel mata dari kerusakan akibat radikal bebas.

Allaboutvision menjelaskan, vitamin E bisa mengurangi memburuknya kondisi degenerasi makula terkait usia (AMD). Orang-orang yang menunjukkan tahap lanjut penyakit mata dianjurkan mengonsumsi suplemen nutrisi harian yang mengandung vitamin E.

Asupan vitamin E sebanyak 400 IU/hari bersama dengan vitamin A, vitamin C dan suplementasi seng maka akan memperlambat perkembangan AMD.

Setelah mengetahui kelima jenis vitamin untuk atasi mata minus, kamu ingin mengonsumsi yang mana?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.