Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenali Tanda Seseorang Alami Gangguan Kecemasan Sosial

Kenali Tanda Seseorang Alami Gangguan Kecemasan Sosial
Pexels/Andrea Piacquadio
Share Article

Apakah kamu memiliki kecemasan sosial?

Beberapa orang memang pernah memiliki saat-saat ketika merasa malu atau canggung di depan umum. 

Sebenarnya kondisi PTSD, Major Depressive Disorder dan Generalized Anxiety Disorder dapat menyebabkan rasa cemas dalam situasi sosial. 

Nah, berikut Popmama.com akan membahas mengenai tanda seseorang alami gangguan kecemasan sosial. Yuk, cek ulasannya!

  1. 1. Memiliki rasa khawatir dan gugup berlebihan

    Pexels/Polina Zimmerman
    Pexels/Polina Zimmerman

    Faktanya, kecemasan sosial lebih dari sekadar rasa malu saja. Bahkan kondisi ini memiliki kekhawatiran tentang situasi sosialnya.

    Gangguan kecemasan sosial mencakup ketakutan dan penghindaran yang mengganggu hubungan. Termasuk aktivitas maupun rutinitas sehari-harinya, seperti dilansir dari Mayoclinic. 

    Apalagi biasanya gangguan kecemasan sosial dimulai dengan rasa gugup. Pada akhirnya membuat seseorang menjad stres. 

    Sementara kegelisahan juga salah satu gejala umum dari gangguan kecemasan sosial.

  2. 2. Suka menghindari kontak mata saat berinteraksi

    Pexels/Liza Summer
    Pexels/Liza Summer

    Tanda paling sederhana dari kecemasan sosial, yakni suka menghindari kontak mata saat melakukan interaksi.

    Kondisi ini karena mereka mungkin gugup, tidak nyaman atau tidak ingin orang melihatnya lebih dekat.

    Diwartakan dari Thefnc, menghindari kontak mata juga umum terjadi pada orang yang memiliki kecemasan sosial. Biasanya dikaitkan dengan rasa malu.

    Bahkan mereka merasa bahwa melakukan kontak mata adalah sesuatu yang rumit dan sulit.

  3. 3. Melakukan penghindaran dan berdiam diri

    Pexels/Pavel Danilyuk
    Pexels/Pavel Danilyuk

    Dalam gangguan kecemasan sosial, biasanya mereka melakukan penghindaran.

    Bahkan gangguan kecemasan sosial bisa menjadi kondisi kesehatan mental kronis, yakni apabila mereka berdiam diri dan bersembunyi untuk menghindari orang lain.

    Apalagi tingkat kenyamanan dalam situasi sosial bervariasi. Jadi tak heran jika beberapa orang secara alami akan jadi lebih pendiam.

    Artinya, berdiam diri dapat membuat seseorang berisiko mengalami kecemasan sosial di kemudian hari.

  4. 4. Selalu membutuhkan teman saat berada di keramaian

    Pexels/Andrea Piacquadio
    Pexels/Andrea Piacquadio

    Sebagian besar hidup, beberapa orang dapat menerima sosialisasi dan persahabatan begitu saja. 

    Namun bagi orang dengen kecemasan sosial, mereka membutuhkan teman atau salah satu anggota keluarganya saat terhubung dengan keramaian.

    Apalagi jika situasi kehidupannya mengalami perubahan. Hal itu membuat mereka memiliki kecemasan tingkat tinggi.

    Jadi pada akhirnya, mereka selalu membutuhkan teman ketika akan pergi ke mana pun.

    Itulah tanda seseorang alami kecemasan sosial. Umumnya, kondisi ini dapat diobati dengan psikoterapi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More