Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Posisi Jerawat Bisa Tentukan Masalah Kesehatan?
Pixabay/Kjerstin_Michaela
  • Jerawat umum dialami, terutama usia 12–24 tahun, dan dapat dipicu jenis kulit, makanan, keringat, produk tidak cocok, minyak berlebih, bakteri, serta penumpukan sel kulit mati.
  • Jerawat tubuh dikaitkan dengan hormon dan genetik; dahi dengan pencernaan; T-zone dengan stres; pipi dengan kebersihan; garis rambut dengan produk rambut; dagu dengan fluktuasi hormon menstruasi.
  • Komedo hitam di pipi disebut dapat menandai kerusakan akibat sinar matahari. Artikel menyarankan menjaga pola makan, tidur, kebersihan benda yang menyentuh wajah, serta memilih produk nonkomedogenik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jerawat pada area tertentu, termasuk badan, dahi, T-zone, pipi, garis rambut, dan dagu, dikaitkan dengan sejumlah kondisi seperti hormon, stres, kebersihan, produk rambut, pola makan, serta paparan sinar matahari.
  • Who?
    Orang berusia 12 hingga 24 tahun sering mengalami jerawat; perempuan disebut rentan mengalami jerawat dagu menjelang menstruasi, sementara jerawat sekitar garis rambut biasanya dialami laki-laki.
  • Where?
    Keluhan muncul pada punggung, lengan, dada, paha, dahi, T-zone, pipi, sekitar garis rambut, dagu, dan hidung.
  • When?
    Jerawat dapat muncul saat produksi minyak berlebih, stres meningkat, tubuh terasa lelah, menjelang menstruasi, atau setelah penggunaan produk rambut yang menyumbat folikel. Studi mengenai stres dan jerawat T-zone dilakukan pada 2007.
  • Why?
    Pemicu yang disebut meliputi kelenjar minyak terlalu aktif, bakteri, penumpukan sel kulit mati, ketidakseimbangan hormon, faktor genetik, kebersihan benda yang menyentuh wajah, makanan berminyak, serta produk rambut.
  • How?
    Jerawat dapat terjadi ketika sebum dan sel kulit menyumbat folikel lalu meradang. Upaya yang disebut mencakup menjaga pola makan, minum air, tidur cukup, membersihkan barang yang menyentuh wajah, dan memakai produk rambut nonkomedogenik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jerawat bisa muncul di wajah dan badan. Jerawat di badan bisa terkait hormon dan keluarga. Di dahi bisa terkait makanan, di T-zone saat stres, dan di pipi karena barang kotor. Dekat rambut bisa karena produk rambut. Di dagu bisa karena hormon haid. Kita bisa menjaga kebersihan, makan baik, minum air, dan tidur cukup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hal yang paling menyebalkan bagi kebanyakan orang, terutama perempuan ialah munculnya jerawat. Apalagi jika jerawat muncul di wajah dengan kondisi yang merah, besar, serta sakit saat tidak sengaja dipegang. Sangat menjengkelkan!

Data dari American Academy of Dermatology mengatakan bahwa 85 persen orang yang berusia 12 hingga 24 tahun sering mengalami munculnya jerawat. Ini artinya jerawat merupakan hal yang normal terjadi.

Ada berbagai alasan mengapa kulit kita berjerawat. Mulai dari jenis kulit, makanan yang ikonsumsi, keringkat, bahkan sampai produk yang tidak cocok dengan kulit kita. Tetapi masih banyak juga yang tidak menyadari bahwa sebenarnya jerawat bisa bermanfaat juga untuk kita. Mengapa demikian?

Terdapat penelitian yang menemukan bahwa letak dan jenis jerawat pada kulit kita bisa membantu mengetahui adanya gangguan kesehatan yang beragam. Untuk informasi selengkapnya, yuk simak penjelasan berikut ini!

1. Jerawat di badan berkaitan masalah hormon dan genetik

Verywellhealth.com

Tidak sedikit orang yang mengalami jerawat pada badannya, termasuk punggung, lengan, dada, hingga paha. Masalah ini normal dan sering terjadi. Berdasarkan pemaparan dari Well and Good, penyebabnya kurang lebih sama dengan jerawat di wajah, yaitu kelenjar minyak yang terlalu aktif, bakteri, dan penumpukan sel kulit mati. 

Jenis jerawat ini juga berkaitan erat dengan ketidakseimbangan hormonal serta adanya faktor genetik. Jadi jika keluargamu ada yang mengalaminya, maka kemungkinan kamu pun juga mengalami hal serupa.

2. Jerawat di dahi adanya masalah pencernaan

Freepik

Sebum alami yang muncul disekitar daih juga sering membuat jerawat tumbuh di area ini. Selain karena sebum, jerawat di dagu juga bisa menandakan adanya masalah pencernaan. Bisa jadi saat kita terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji, serta makanan berminyak atau berlemak.

Jika sudah begitu, untuk mengatasinya kamu bisa menjaga pola makan serta perbanyak minum air putih. Tidur yang cukup bisa membantu mengatasinya, sehingga sistem metabolisme tubuh akan bekerja dengan lebih baik dan jerawat berkurang dengan sendirinya.

3. Jerawat di daerah T-zone menunjukkan sedang stres

Stylecraze.com

Selain dahi, daerah T-zone juga menjadi area yang rentan muncul jerawat. Biasanya terjadi karena minyak berlebih dan kadar stres yang meningkat.

Studi yang dilakukan oleh Acta Derm Venereol pada tahun 2007 menunjukkan bahwa jerawat T-zone yang banyak dialami oleh remaja berkaitan dengan stres. Selain karena stres, orang yang bangun tidur terus merasa lelah juga cenderung rentan terhadap masalah yang sama.

4. Jerawat di pipi berhubungan dengan kebersihan diri

babycentre.co.uk

Health Line memaparkan bahwa jerawat yang muncul di pipi berhubungan dengan kebersihan diri seseorang. Misalnya, kita membiarkan sarung bantal tidak dicuci selama berminggu-minggu. Atau tanpa disadari, bakteri berpindah dari ponsel yang kita gunakan ke wajah ketika kita telepon.

Untuk mengatasinya, kamu perlu memastikan barang apapun yang bersentuhan dengan wajah tetap terjaga kebersihannya. Sehingga tidak menimbulkan munculnya jerawat di pipi yang membuat jengkel.

5. Jerawat di sekitar garis rambut, tidak cocok dengan produk rambut

Healthyessentials.com

Jerawat di area ini biasanya dialami oleh laki-laki. Jerawat yang muncul di area sekitar garis rambut disebut juga sebagai pomade acne karena ia biasa disebabkan oleh pomade, alias produk rambut. 

Health Line mengatakan, masalah ini muncul karena kandungan dari produk dapat menghambat sebum di folikel rambut untuk keluar. Sehingga terjadi penyumbatan lalu berakhir meradang dan timbul jerawat. Jika kamu sering mengalami ini, cobalah ganti produk rambutmu menggunakan kandungan yang nonkomedogenik.

6. Jerawat di sekitar dagu, ada ketidakseimbangan hormon

rachaelrayshow.com

Jerawat dagu muncul sebagai jerawat hormonal. Biasanya yang mengalami masalah ini adalah perempuan yang akan mendapatkan masa period mereka setiap bulannya.

Dilansir dari laman Self, ketika haid, tingkat hormon estrogen dan progesteron pada perempuan sedang naik turun. Itulah yang menyebabkan terjadinya peradangan pada kulit dan menimbulkan munculnya jerawat. 

7. Komedo atau blackhead di pipi disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari

Freepik/Jcomp

Sama dengan jerawat, hampir semua orang jugapernah mengalami masalah komedo. Komedo umumnya muncul di area hidung yang terlihat seperti bercak-bercak kehitaman yang terkadang mengganggu penampilan.

Meskipun demikian, blackhead juga bisa saja muncul di pipi. Biasanya hal ini menandai karena tubuh kita mengalami kerusakan akibat sinar matahari. 

Nah itu dia masalah kesehatan yang biasa terjadi jika jerawat muncul pada area tertentu. Meskipun munculnya jerawat seringkali membuat jengkel, tetapi jerawat juga bisa membantu kita mengidentifikasi masalah kesehatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article