7 Penyebab Jerawat di Penis, Hindari Hal Ini!

Iritasi setelah mencukur dapat memicu jerawat di penis, hindari mencukur terlalu sering dan gunakan pisau cukur yang bersih serta tajam.
Folikulitis terjadi ketika folikel rambut mengalami peradangan akibat infeksi bakteri atau jamur, menjaga kebersihan area intim dapat membantu pemulihan.
Infeksi virus seperti molluscum contagiosum, herpes simpleks, sifilis, dan kutil kelamin juga bisa menjadi penyebab jerawat di penis.
Jerawat di area penis sering kali menimbulkan kekhawatiran berlebih. Banyak laki-laki langsung mengaitkannya dengan penyakit serius, padahal tidak semua benjolan kecil di area tersebut berbahaya.
Sama seperti bagian tubuh lain, kulit di sekitar organ intim juga memiliki pori-pori dan kelenjar minyak yang bisa tersumbat. Ketika muncul jerawat, penting untuk tenang dan memahami penyebabnya.
Berikut Popmama.com sajikan informasi tentang 7 penyebab jerawat di penis. Simak di bawah!
Table of Content
1. Iritasi setelah mencukur

Penggunaan pisau cukur yang tumpul atau teknik mencukur yang kurang tepat bisa memicu iritasi pada kulit area kemaluan. Gesekan berlebih menyebabkan kemerahan dan benjolan kecil yang tampak seperti jerawat.
Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari. Hindari mencukur terlalu sering dan gunakan pisau cukur yang bersih serta tajam untuk mencegah iritasi berulang.
2. Folikulitis

Melansir Healthy Male, folikulitis terjadi ketika folikel rambut mengalami peradangan akibat infeksi bakteri atau jamur. Biasanya muncul sebagai benjolan merah kecil di sekitar rambut kemaluan.
Kondisi ini bisa menimbulkan rasa gatal, perih, atau sensasi terbakar. Menjaga kebersihan area intim dan menghindari pakaian terlalu ketat dapat membantu mempercepat pemulihan.
3. Molluscum contagiosum

Infeksi virus ini menyebabkan munculnya benjolan kecil yang tampak seperti jerawat dengan bagian tengah cekung. Penularannya bisa terjadi melalui kontak kulit langsung, termasuk hubungan seksual.
Meski sering kali tidak berbahaya, kondisi ini tetap memerlukan penanganan medis agar tidak menyebar. Dokter biasanya akan memberikan obat oles atau terapi tertentu sesuai kebutuhan.
4. Herpes simpleks

Herpes ditandai dengan bintil kecil berisi cairan yang terasa nyeri dan panas. Benjolan biasanya muncul bergerombol dan dapat pecah menjadi luka.
Infeksi ini menular melalui hubungan seksual dan memerlukan pengobatan antivirus dari dokter. Penanganan yang tepat membantu meredakan gejala sekaligus menekan risiko penularan.
5. Sifilis

Mengutip Cleveland Clinic, pada tahap awal, sifilis dapat menimbulkan luka kecil di penis yang menyerupai jerawat pecah namun tidak terasa nyeri. Karena tidak sakit, kondisi ini sering kali tidak disadari.
Sifilis termasuk infeksi menular seksual yang serius dan wajib ditangani secara medis hingga tuntas. Pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
6. Benjolan seperti kembang kol

Kutil kelamin muncul sebagai benjolan kecil yang bisa menyerupai kembang kol. Kondisi ini biasanya terasa gatal dan dapat bertambah banyak jika tidak diobati.
Penyebabnya adalah infeksi virus HPV yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penanganan medis diperlukan untuk mengurangi gejala dan risiko penularan.
7. Kurang menjaga kebersihan dan gesekan berlebih

Kurangnya kebersihan atau penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat memicu penyumbatan pori-pori. Keringat dan minyak yang terperangkap memudahkan munculnya jerawat.
Menjaga kebersihan dengan mandi rutin serta memilih pakaian dalam yang nyaman dan menyerap keringat dapat membantu mencegah masalah ini. Pencegahan sederhana sering kali menjadi langkah paling efektif.
Itu dia informasi tentang 7 penyebab jerawat di penis. Jika keluhan tak membaik atau disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
FAQ tentang Jerawat di Penis
| 1. Apakah jerawat di penis boleh dipencet? | Tidak disarankan memencet jerawat di area penis. Tindakan ini bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga luka terbuka yang memperparah kondisi. |
| 2. Berapa lama jerawat di penis biasanya sembuh? | Jika penyebabnya ringan seperti iritasi, jerawat bisa membaik dalam beberapa hari hingga satu minggu. Namun, bila lebih dari dua minggu tidak membaik, sebaiknya periksa ke dokter. |
| 3. Apakah stres bisa memicu jerawat di penis? | Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan daya tahan tubuh. Kondisi ini berpotensi memperburuk masalah kulit, termasuk munculnya jerawat di area sensitif. |


















