Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Berapa Nilai Normal Gula Darah saat Puasa? Ini Angka Aman untuk Tubuh
Freepik/wirestock

  • Gula darah puasa adalah kadar gula dalam darah setelah Mama tidak makan atau minum apapun kecuali air selama minimal 8 jam.

  • Kadar gula darah normal puasa: Orang dewasa: 90-130 mg/dL, Anak-anak dan remaja: 90-180 mg/dL, Kondisi khusus (kehamilan dan diabetes gestasional): <95 mg/dL.

  • Pilih menu sahur sehat, perbanyak minum air putih, atur porsi dan jenis makanan berbuka, serta tetap aktif secara ringan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil saat puasa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat berpuasa, tubuh Mama mengalami perubahan yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Apalagi ketika puasa banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis, kadar gula darah bisa naik tanpa Mama sadari.

Dengan memahami batas gula darah puasa normal, Mama bisa menyesuaikan pola makan, memilih menu berbuka yang tepat, dan tetap bugar selama berpuasa. Angka ini bukan sekadar angka, tapi panduan penting untuk kesehatan jangka panjang.

Berikut Popmama.com rangkum penjelasan mengenai gula darah puasa normal, mulai dari angka aman hingga tips menjaga kadar gula tetap stabil selama berpuasa.

Nilai Normal Gula Darah saat Puasa

Freepik/pikisuperstar

Berikut kadar gula darah normal puasa sesuai kategori usia:

  • Orang dewasa: 90-130 mg/dL

  • Anak-anak dan remaja: 90-180 mg/dL.

  • Kondisi khusus (kehamilan dan diabetes gestasional): <95 mg/dL.

Jika kadar gula darah puasa berada di antara 100-125 mg/dL (5,6–6,9 mmol/L), Mama bisa dikategorikan memiliki pradiabetes, yang artinya ada risiko meningkatkan kadar gula darah di masa depan.

Sementara kadar gula darah 126 mg/dL (7 mmol/L) atau lebih biasanya menunjukkan tanda-tanda diabetes, Mama perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Cara Menjaga Gula Darah Tetap Normal saat Puasa

Freepik/rawpixel.com

  1. Pilih menu sahur sehat

Pastikan sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Contohnya oatmeal dengan susu, telur, sayuran, dan buah. Karbo kompleks akan dirilis lebih lambat, sehingga gula darah tetap stabil sepanjang pagi. 

  1. Perbanyak minum air putih

Dehidrasi bisa membuat kadar gula darah melonjak. Minumlah air putih secukupnya saat sahur dan berbuka untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hindari minuman manis karena bisa meningkatkan gula darah dengan cepat.

  1. Atur porsi dan jenis makanan berbuka

Saat berbuka, jangan langsung makan banyak makanan manis atau tinggi karbohidrat. Mulailah dengan air putih, kurma, dan makanan ringan, baru dilanjutkan dengan menu seimbang. Ini membantu tubuh mengontrol terganggunya gula darah. 

  1. Tetap aktif secara ringan

Meski berpuasa, Mama tetap bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan di rumah atau peregangan. Olahraga ringan membantu mengontrol gula darah dan metabolisme tubuh tetap lancar. 

Tanda Gula Darah Naik saat Puasa

Freepik/pikisuperstar

Menurut Mayo Clinic, gejala tinggi gula darah yang biasanya muncul secara bertahap meliputi:

  • Sering buang air kecil

Kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine, sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

  • Meningkatnya rasa haus

Kehilangan cairan akibat sering buang air kecil memicu rasa haus berlebihan. Bahkan setelah berbuka puasa, rasa haus bisa tetap terasa tidak wajar.

  • Pandangan kabur

Gula darah yang tinggi dapat memengaruhi keseimbangan cairan di lensa mata, sehingga penglihatan menjadi buram atau tidak fokus.

  • Merasa lemah atau lelah secara tidak biasa

Saat gula tidak dapat digunakan dengan baik sebagai sumber energi, tubuh menjadi cepat lelah meski aktivitas tidak berat.

Nah, itulah penjelasan seputar gula darah puasa normal yang penting Mama ketahui. Yuk, mulai perhatikan kadar gula Mama, pilih menu sahur dan berbuka yang sehat, dan jaga tubuh tetap bugar selama puasa. 

FAQ tentang Gula Darah Puasa Normal

Kapan waktu terbaik untuk memeriksa gula darah puasa?

Selama bulan Ramadan, waktu ideal meliputi sebelum sahur, 2 jam setelah sahur, sebelum berbuka, dan 2 jam setelah berbuka untuk memantau fluktuasi drastis.

Seberapa sering gula darah perlu diperiksa?

Gula darah perlu diperiksa 2-3 kali setahun bagi orang sehat >40 tahun atau berisiko. Untuk penderita diabetes, pemeriksaan dilakukan lebih sering sesuai anjuran dokter (bisa harian hingga mingguan).

Kapan harus ke dokter terkait hasil gula darah?

Segera konsultasi ke dokter jika hasil pemeriksaan di atas 100 mg/dL atau di bawah 70 mg/dL, terutama jika disertai keluhan kesehatan.

Editorial Team