Maskulinitas sering kali ditandai dengan ketangguhan, sifat yang keras, atau dominan. Laki-laki tidak boleh menunjukkan sisi emosionalnya, dituntut harus selalu kuat tanpa kelemahan.
Padahal tidak melakukan semua stereotip tersebut merupakan sifat yang manusiawi. Perkembangan zaman juga membuat masyarakat kini lebih terbuka dengan konsep positive masculinity. Apa itu?
Singkatnya, konsep ini mendorong laki-laki untuk tetap bisa menjadi pribadi yang kuat dengan tetap berempati dan terbuka secara emosional. Hal ini juga dapat membawa sejumlah dampak positif jika diajarkan pada anak sejak kecil.
Nah, ini dia beberapa cara mengajarkan positive masculinity pada anak yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!
