Jika liburan Natal dan akhir tahun adalah waktu yang paling Mama nantikan, beberapa orang justru merasa inilah waktu yang paling mereka hindari.
Mereka yang merasa gelisah dan khawatir berlebih menghadapi liburan mungkin mengalami holiday blues. Mengutip laman Healthline, holiday blues adalah rasa sedih, cemas, dan terkadang depresi yang termanifestasi di musim liburan seperti saat ini.
Sebagai contoh, seseorang yang 5 tahun lalu kehilangan pasangannya di malam pergantian tahun mungkin tidak akan menikmati momen itu seperti orang lain pada umumnya.
“Itu terjadi ketika kita mengalami kesedihan tertentu, trauma, atau bahkan kematian. Musim liburan memicu kenangan yang tidak menyenangkan, dan ini menyabotase dirinya,” ujar Sam Moreno, seorang psikolog di Robert Young Center for Community Mental Health, pada Healthline.
Jika kenangan buruk bukan penyebabnya, maka ada kemungkinan lain yang menyebabkan holiday blues. Menurut Sam Moreno, terlalu lelah mempersiapkan liburan juga bisa memicu holiday blues lho, Ma.
Demi liburan yang sempurna, Mama harus memasak lebih sering, berbelanja, merapikan rumah, hingga mengadakan pesta yang seru. Semua itu melelahkan! Maka tak heran kalau musim liburan justru menyeramkan bagi beberapa orang.
Nah, jika Mama salah satu orang yang mengalami holiday blues, tak usah khawatir. Atasi dengan beberapa cara ampuh ini yuk, Ma.