Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Lawan Penyakit, Celine Dion Sukses Gelar Konser di Paris

Lawan Penyakit, Celine Dion Sukses Gelar Konser di Paris
Instagram.com/dior
  • Celine Dion kembali menggelar konser penuh di Paris pada 12 September 2026, mengakhiri vakum lebih dari enam tahun dan membuka residency di Plenitude Arena.

  • Penyanyi ini menghadapi Stiff Person Syndrome (SPS) sejak didiagnosis pada 2022, kondisi langka yang menyebabkan kekakuan otot dan kejang hingga memengaruhi kemampuan berjalan serta bernyanyi.

  • Dalam konser lebih dari 2 jam, Celine membawakan lagu-lagu hits, aria opera, dan nomor disco dengan aransemen vokal disesuaikan, didukung panggung sinematik serta busana couture.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah melewati perjalanan panjang menghadapi kondisi kesehatan, Celine Dion resmi kembali ke panggung pada Sabtu (12/9/2026) waktu Paris. Konser tersebut menjadi penampilan penuh pertamanya setelah lebih dari enam tahun vakum dan membuka rangkaian residency di Plenitude Arena. 

Momen ini menjadi penanda penting bagi sang Penyanyi yang selama beberapa tahun harus mengurangi aktivitas panggung akibat kondisi medis yang dialaminya.

Celine Dion diketahui di diagnosis mengidap Stiff Person Syndrome (SPS) pada 2022. Kondisi neurologis dan autoimun langka tersebut membuatnya mengalami kekakuan otot hingga kejang hebat yang turut memengaruhi kemampuan berjalan dan bernyanyi.

Kini, Celine kembali berdiri di atas panggung dan membawakan sederet lagu hitsnya di hadapan puluhan ribu penonton. Tak hanya menjadi konser comeback, penampilannya juga menjadi gambaran perjalanan panjang Celine untuk kembali melakukan hal yang paling dicintainya, yakni bernyanyi.

Berikut Popmama.com rangkum Celine Dion Sukses Gelar Konser di Paris yang penuh haru dan perjuangan.

  1. 1. Celine Dion menangis di panggung dan bicara soal makna hidup

    Celine Dion menangis di panggung dan bicara soal makna hidup
    Instagram.com/dior

    Comeback ini menjadi momen emosional bagi Celine maupun para penggemarnya. Saat naik ke panggung, Celine terlihat meneteskan air mata. Ia bahkan sempat tersendat karena emosi ketika membawakan bait kedua lagu pembuka "On ne change pas".

    "Saya berjanji pada diri sendiri untuk tidak menangis... Tapi saya sangat bahagia melihat Anda semua. Saya merindukan Anda," ujar Celine kepada penonton, dikutip dari Billboard.

    Ia juga berbicara mengenai perjalanan panjang yang harus dilewatinya hingga akhirnya dapat kembali berdiri di atas panggung.

    "Jalanan yang dilalui memang terjal. Perjalanannya lebih panjang dari yang diperkirakan... Tapi saya bertahan," ungkapnya.

    Bagi Celine, kembali bernyanyi bukan hanya tentang memenuhi janji kepada penggemar, tetapi juga menjadi bagian dari cara dirinya menjalani kehidupan.

    "Saya telah berjanji untuk kembali ke atas panggung. Jadi di sinilah saya, bernyanyi untuk Anda dan bernyanyi untuk diri saya sendiri, bernyanyi secara langsung!,” jelas penyanyi kelahiran 30 Maret 1968 ini.

    Ia kemudian menggambarkan musik sebagai sesuatu yang dapat menyatukan manusia dengan berbagai pengalaman hidup.

    "Di ruangan ini... kita tidak tahu apa yang sedang dialami orang di sebelah kita. Ada yang mengalami kesulitan, duka, dan kesedihan; ada yang memancarkan energi dan kegembiraan. Mari kita ambil energi itu dan membaginya. Itulah guna musik,” pungkasnya.

  2. 2. Celine Dion gelar konser dalam keadaan melawan penyakit

    Celine Dion gelar konser dalam keadaan melawan penyakit
    Instagram.com/celinedion

    Pertunjukan di Paris menjadi penampilan full concert pertama Celine Dion dalam kurun waktu kurang lebih enam tahun. Sebelumnya, ia terpaksa menghentikan aktivitas panggung karena kondisi kesehatannya yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari.

    Pada 2022, Celine mengungkapkan kepada publik bahwa dirinya didiagnosis SPS, penyakit langka yang dapat menyebabkan kekakuan otot dan kejang. Kondisi tersebut bahkan sempat membuatnya kesulitan berjalan dan bernyanyi. 

    Karena itu, keputusan untuk kembali menggelar pertunjukan penuh menjadi perjalanan yang tidak mudah bagi Celine.

    Sebelum comeback di Paris, Celine sempat memberikan penampilan emosional ketika membawakan lagu 'Hymne A L'Amour' karya Édith Piaf dalam upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.

  3. 3. Perjuangan Celine menghadapi SPS membawanya kembali ke panggung

    Perjalanan Celine menuju panggung tidak terjadi dalam waktu singkat. Kondisi SPS membuat sang penyanyi harus menjalani berbagai proses untuk kembali mendapatkan kemampuan fisik dan vokal yang dibutuhkan saat tampil.

    Dalam dokumenter I Am: Céline Dion yang dirilis pada 2024, Celine pernah menggambarkan tekadnya untuk terus berusaha kembali bernyanyi. Ia menyampaikan bahwa dirinya akan tetap mencari cara untuk bergerak maju meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan.

    Semangat tersebut akhirnya terlihat ketika Celine kembali berdiri di atas panggung. Bahkan dalam konsernya, ia tetap membawakan sejumlah lagu dengan tuntutan vokal tinggi.

    Beberapa lagu seperti 'Because You Loved Me', 'The Power of Love', dan 'My Heart Will Go On' disesuaikan dengan menurunkan nada dasar agar lebih sesuai dengan kondisi vokalnya.

    Meski begitu, Celine tetap menunjukkan kemampuan vokalnya lewat sejumlah bagian dengan nada tinggi, termasuk dalam 'All By Myself'.

  4. 4. Bawakan lagu hits hingga aria opera dengan panggung megah

    Bawakan lagu hits hingga aria opera dengan panggung megah
    Instagram.com/celinedion

    Konser comeback Celine tidak hanya menghadirkan lagu-lagu populer yang sudah dikenal penggemar di seluruh dunia. Pertunjukan dibuka dengan 'On Ne Change Pas', kemudian dilanjutkan dengan berbagai lagu berbahasa Prancis dan Inggris.

    Beberapa lagu yang masuk dalam repertoarnya antara lain 'Pour que tu m’aimes encore', 'J’irai où tu iras', 'The Power of Love', 'Because You Loved Me', 'All By Myself', 'I’m Alive', hingga 'My Heart Will Go On'.

    Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah ketika Celine membawakan aria opera "Ebben? Ne andrò lontana" dari opera La Wally karya Alfredo Catalani.

    Dalam segmen tersebut, Celine tampil mengenakan jubah bulu berwarna merah muda sambil berdiri di atas elemen panggung menyerupai batu. Salju buatan kemudian turun di sekitar panggung sehingga menciptakan suasana teatrikal.

    Konser juga memiliki segmen disco yang memadukan lagu seperti 'I Feel Love' milik Donna Summer dan 'Sweet Dreams (Are Made of This)' dari Eurythmics.

    Dengan durasi lebih dari 2 jam, Celine membawa penonton melewati berbagai fase musik dan perjalanan kariernya.

  5. 5. Penampilan Celine semakin dramatis dengan busana couture

    Penampilan Celine semakin dramatis dengan busana couture
    Instagram.com/celinedion

    Selain kemampuan vokalnya, tata panggung dan busana menjadi bagian penting dalam pertunjukan comeback Celine Dion. Konsep visual konser dirancang oleh Willo Perron, sosok kreatif yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan sejumlah nama besar di industri musik seperti Rihanna, Drake, dan Beyoncé.

    Panggung dibuat dengan nuansa sinematik dan spiritual. Tangga monumental, bulan berukuran besar, tekstur bergaya brutalist, hingga visual gurun pasir menjadi bagian dari pertunjukan. Celine juga tampil dalam sejumlah busana couture yang semakin memperkuat karakter visual konser.

    Salah satunya adalah gaun Givenchy rancangan Sarah Burton. Celine mengenakan gaun cutout dengan detail sulaman dan jubah shredded-organza berwarna dusty pink.

    Ia juga mengenakan busana Dior rancangan Jonathan Anderson berupa gaun hitam berstruktur dengan detail gothic, korset, dan rok tulle bertumpuk. Sementara itu, jubah bulu berwarna merah muda digunakan Celine ketika membawakan aria opera, menciptakan salah satu penampilan paling teatrikal sepanjang konser.

    Kembalinya Celine Dion ke panggung pun menjadi lebih dari sekadar konser. Setelah melewati masa sulit akibat kondisi kesehatannya, penampilan tersebut menjadi simbol keberanian untuk kembali melakukan sesuatu yang ia cintai.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More