Selain menjalani pengobatan dari dokter, pola makan juga penting untuk diperhatikan bagi penderita autoimun. Salah satu cara sederhananya adalah dengan menambahkan buah-buahan ke dalam menu sehari-hari.
6 Daftar Buah yang Bagus untuk Autoimun, Ada Delima dan Ceri

Penderita autoimun tetap perlu menjalani pengobatan dokter, sementara buah dapat melengkapi pola makan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, bukan menyembuhkan penyakit.
Stroberi, bluberi, ceri, delima, dan lemon mengandung antioksidan serta senyawa antiradang yang dapat membantu melawan stres oksidatif dan peradangan.
Alpukat menyediakan lemak sehat dan serat untuk mendukung pengelolaan peradangan serta kesehatan pencernaan dan usus bagi penderita autoimun.
Meski tidak bisa menyembuhkan autoimun, kandungan nutrisinya dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh.
Yuk, simak 6 daftar buah yang bagus untuk autoimun yang telah dirangkum Popmama.com berikut ini.
Table of Content
1. Stroberi

Magnific/fabrikasimf Si merah kecil yang rasanya manis-asam ini ternyata punya banyak kandungan baik untuk penyakit autoimun, lho.
Dilansir Harvard Health Publishing, stroberi kaya akan antioksidan dan senyawa antiradang yang dapat membantu melawan stres oksidatif serta peradangan dalam tubuh.
Tak hanya itu, stroberi juga mengandung vitamin C, serat, antosianin, dan asam elagat. Kombinasi nutrisi tersebut membuat stroberi bisa menjadi salah satu pilihan buah dalam pola makan sehat bagi penderita autoimun.
2. Bluberi

Magnific/lifeforstock Tak hanya stroberi, buah beri lainnya, yakni bluberi juga menjadi salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita autoimun.
Bluberi memiliki kandungan antosianin dan polifenol yang cukup tinggi, yaitu senyawa alami yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiradang.
Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung respons sistem imun agar tetap seimbang.
3. Ceri

Magnific/xb100 Jenis buah lainnya yang baik untuk autoimun adalah buah ceri. Ceri mengandung antosianin, yaitu jenis polifenol yang memberi warna merah pada buah sekaligus membantu melawan peradangan dalam tubuh.
Selain itu, kandungan antioksidannya dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan mendukung tubuh dalam menghadapi peradangan kronis.
Beberapa penelitian juga menunjukkan konsumsi ceri dapat membantu menurunkan kadar C-reactive protein (CRP), salah satu penanda peradangan dalam tubuh.
4. Alpukat

Magnific/chandlervid85 Alpukat dapat menjadi pilihan buah lainnya yang baik untuk autoimun. Buah ini mengandung lemak sehat yang dapat membantu mendukung tubuh dalam mengelola peradangan.
Selain itu, alpukat juga tinggi serat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan usus.
5. Delima

Magnific/KamranAydinov Buah delima kaya akan polifenol, seperti punicalagin dan asam elagat, yang memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Kandungan tersebut dapat membantu melawan stres oksidatif dan mendukung tubuh dalam mengendalikan peradangan.
Dilansir Healthline, beberapa penelitian juga menemukan bahwa senyawa dalam delima berpotensi membantu mengurangi peradangan dan kerusakan jaringan pada kondisi autoimun seperti rheumatoid arthritis.
6. Lemon

Magnific/mrsiraphol Lemon kaya akan vitamin C dan senyawa flavonoid seperti hesperidin dan diosmin.
Melansir dari Medical News Today, keduanya punya sifat antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas, yaitu senyawa yang bisa memicu kerusakan sel akibat stres oksidatif.
Selain itu, flavonoid dalam lemon juga memiliki sifat antiradang. Kandungan tersebut membuat lemon bisa menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi pola makan sehat bagi penderita autoimun, terutama karena peradangan dan stres oksidatif dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan.
Nah, itulah 6 daftar buah yang bagus untuk autoimun. Buah-buah di atas memang bagus untuk autoimun, tetapi tidak dapat menyembuhkan autoimun.






















