Bayangkan menikmati secangkir kopi di tempat yang sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Tentunya itu akan menjadi pengalaman menarik, bukan?
7 Cafe Tertua di Dunia, Ada yang Berusia 340 Tahun!

Tujuh cafe bersejarah di Wina, Venesia, Roma, Paris, Buenos Aires, Mumbai, dan Madrid tetap dikenal lewat usia panjang, suasana klasik, serta perannya dalam budaya kopi dan kuliner.
Le Procope di Paris, berdiri sejak 1686, menjadi yang tertua dalam daftar dan masih beroperasi; Caffè Florian sejak 1720 juga bertahan lebih dari 300 tahun.
Antico Caffè Greco di Roma, berdiri sejak 1760, dilaporkan tutup pada akhir 2025 akibat masalah sewa gedung setelah beroperasi selama 265 tahun.
Tak sekadar jadi tempat ngopi, cafe-cafe tua di berbagai penjuru dunia ini menyimpan sejarah panjang dan mempertahankan suasana klasik yang menjadi saksi perjalanan sejarah dari masa ke masa.
Meski telah melewati berbagai zaman, beberapa di antaranya masih bertahan dan melayani pengunjung sampai sekarang.
Penasaran apa saja cafe tertua di dunia? Yuk, kenali 7 cafe tertua di dunia yang telah Popmama.com rangkum dari laman Thinking The Future berikut ini.
Table of Content
1. Cafe Central, Wina

Cafecentral.com Berdiri sejak 1876, Café Central merupakan salah satu cafe bersejarah yang terkenal di Wina, Austria.
Cafe ini berada di dalam Palais Ferstel, bangunan megah dengan arsitektur bergaya Venesia yang memiliki langit-langit tinggi, pilar marmer, dan lampu gantung elegan.
Selain sejarahnya yang panjang, Café Central juga menawarkan berbagai kopi khas Wina, hidangan tradisional Austria, serta kue dan pastry dari patisserie miliknya.
Tak heran jika cafe ini masih menjadi destinasi populer bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana klasik budaya minum kopi di Wina.
2. Cafe Florian, Venesia

Caffeflorian.com Kalau kamu berkunjung ke Venesia, jangan lewatkan Caffè Florian yang sudah berdiri sejak 1720. Cafe ini dikenal sebagai salah satu kedai kopi tertua di dunia yang masih beroperasi sampai sekarang.
Caffè Florian awalnya bernama Alla Venezia Trionfante, tetapi masyarakat Venesia kemudian lebih sering menyebutnya Florian, mengikuti nama pendirinya, Floriano Francesconi.
Cafe ini juga memiliki sejarah unik karena menjadi satu-satunya kedai kopi pada masanya yang memperbolehkan perempuan berkunjung.
Selama lebih dari 300 tahun, Caffè Florian menjadi tempat berkumpul berbagai tokoh terkenal, seperti Casanova, Charles Dickens, dan Lord Byron.
3. Cafe Greco, Roma

Pinterest/a_futardo Berada di dekat Piazza di Spagna, Antico Caffè Greco sudah menemani kehidupan warga Roma sejak 1760.
Cafe ini didirikan oleh Nicola della Maddalena, seorang pembuat kopi asal Yunani, dan dikenal sebagai kedai kopi tertua di Roma.
Bukan cuma menyajikan kopi, cafe ini juga punya sejarah panjang sebagai tempat berkumpulnya tokoh-tokoh terkenal. Goethe, Lord Byron, John Keats, Stendhal, Mark Twain, hingga Casanova tercatat pernah menjadi pengunjungnya.
Sayangnya, cafe legendaris ini harus tutup pada akhir 2025 setelah 265 tahun beroperasi akibat persoalan sewa gedung. Meski begitu, namanya tetap menjadi bagian penting dari sejarah budaya kopi di Roma.
4. Cafe Procope, Paris

Pinterest/momassip Berdiri sejak 1686 dan telah berusia 340 tahun, cafe Procope atau dikenal juga dengan nama Le Procope menjadi salah satu cafe tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.
Berlokasi di kawasan Saint-Germain-des-Prés, tempat ini dulunya menjadi ruang berkumpul para intelektual dan tokoh terkenal, seperti Voltaire, Rousseau, Diderot, dan Benjamin Franklin.
Memasuki Le Procope, pengunjung akan disambut dekorasi elegan dengan furnitur bergaya abad ke-18 yang membuat suasananya terasa seperti kembali ke masa lalu.
Selain menikmati kopi, pengunjung juga bisa mencicipi hidangan klasik khas Prancis yang menjadi bagian dari sejarah restoran ini, seperti coq au vin dan joue de bœuf braisée.
5. Cafe Tortoni, Buenos Aires

Pinterest/hpuccini Café Tortoni menjadi salah satu tempat ngopi bersejarah yang wajib masuk daftar saat membahas cafe tertua di dunia.
Berdiri sejak 1858, cafe yang berada di Avenida de Mayo, Buenos Aires, ini didirikan oleh imigran Prancis bernama Touan.
Sejak akhir abad ke-19, Café Tortoni telah menjadi ruang berkumpul bagi berbagai tokoh seni dan budaya. Cafe ini pernah dikunjungi Jorge Luis Borges, Carlos Gardel, Alfonsina Storni, Albert Einstein, dan Arthur Miller.
Bukan hanya punya sejarah panjang, cafe ini juga menawarkan suasana klasik dengan interior bergaya Belle Époque dan Art Nouveau.
Pengunjung bisa menikmati chocolatada, churros, dan medialunas sambil merasakan suasana bersejarah atau menyaksikan pertunjukan tango di ruang bawah tanah.
6. Leopold Cafe, Mumbai

Pinterest/lauriehandlers Selanjutnya ada Leopold Café di Colaba Causeway, Mumbai, India.
Cafe yang telah berdiri sejak 1871 ini termasuk salah satu tempat makan bersejarah yang masih populer hingga sekarang.
Didirikan oleh komunitas Parsi/Irani, Leopold Café menawarkan berbagai hidangan, seperti makanan kontinental, Cina, dan khas Barat.
Bukan hanya karena usianya yang sudah lebih dari 150 tahun, Leopold Café juga punya hubungan dengan dunia sastra.
Cafe ini disebut beberapa kali dalam novel Shantaram karya Gregory David Roberts, sehingga namanya semakin dikenal oleh pembaca dari berbagai negara.
7. Lhardy Cafe, Madrid

Theculturetrip.com Lhardy merupakan salah satu cafe sekaligus restoran tertua di Madrid yang telah berdiri sejak 1839. Tempat ini didirikan oleh Emilio Huguenin Lhardy, koki pastry asal Prancis yang membawa pengaruh kuliner Paris ke Spanyol.
Lhardy dikenal sebagai restoran mewah modern pertama di Madrid sekaligus pelopor penggunaan menu tertulis dengan harga di Spanyol.
Tempat ini juga memiliki sejarah menarik karena menjadi salah satu ruang makan publik pertama yang memperbolehkan perempuan bersantap tanpa ditemani laki-laki.
Selain interiornya yang masih mempertahankan nuansa klasik abad ke-19, Lhardy juga terkenal dengan hidangan, seperti consomé dan cocido madrileño.
Itulah tadi 7 cafe tertua di dunia yang salah satunya telah berusia 340 tahun. Dari daftar di atas, cafe mana yang paling membuatmu tertarik untuk mengunjunginya?
















-zyL2Qf6sktbV85zhr9hPgjbNmCcmTxgv.png)




