Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Dampak Penyakit Hernia pada Laki-Laki, Ternyata Sangat Fatal!
istockphoto/triloks

Intinya sih...

  • Nyeri dan rasa tidak nyaman berkepanjanganHernia sering menimbulkan nyeri atau sensasi tidak nyaman di area perut bawah dan selangkangan. Rasa sakit ini biasanya semakin terasa saat penderita berdiri lama, mengangkat benda berat, batuk, atau mengejan.

  • Aktivitas sehari-hari menjadi terbatasLaki-laki dengan hernia sering kali harus mengurangi aktivitas fisik karena takut nyeri bertambah parah. Pekerjaan yang membutuhkan tenaga, olahraga, hingga aktivitas sederhana seperti berjalan jauh bisa terasa menyakitkan.

  • Benjolan semakin membesar dan menggangguBenjolan hernia biasanya tampak jelas saat berdiri atau men

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hernia adalah kondisi ketika jaringan atau organ dalam tubuh, seperti usus, menonjol keluar melalui bagian otot atau dinding perut yang melemah. Pada laki-laki, area selangkangan menjadi titik yang paling rentan karena adanya celah alami pada dinding perut.

Menurut Mayo Clinic, hernia inguinal lebih sering terjadi pada laki-laki karena struktur anatomi tubuh laki-laki memungkinkan terbentuknya titik lemah di area tersebut, baik sejak lahir maupun akibat tekanan berulang.

Penyakit hernia sering kali dianggap ringan karena tidak selalu menimbulkan nyeri hebat di awal. Padahal, pada laki-laki, hernia justru lebih sering terjadi dan berisiko menimbulkan berbagai dampak serius bila tidak ditangani dengan tepat.

Jenis hernia yang paling umum dialami laki-laki adalah hernia inguinal, yang muncul di area selangkangan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa saja dampak dari penyakit hernia pada laki-laki.

Berikut Popmama.com akan menjelaskan tentang dampak penyakit hernia pada laki-laki yang ternyata sangat fatal. Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

1. Nyeri dan rasa tidak nyaman berkepanjangan

istockphoto/Staras

Hernia sering menimbulkan nyeri atau sensasi tidak nyaman di area perut bawah dan selangkangan. Rasa sakit ini biasanya semakin terasa saat penderita berdiri lama, mengangkat benda berat, batuk, atau mengejan saat buang air besar.

Menurut NHS (National Health Service), nyeri akibat hernia bisa bersifat ringan hingga sedang, tetapi dapat memburuk seiring waktu jika hernia tidak ditangani. Rasa tidak nyaman yang terus berulang ini dapat mengganggu konsentrasi dan aktivitas sehari-hari.

2. Aktivitas sehari-hari menjadi terbatas

istockphoto/milan2099

Laki-laki dengan hernia sering kali harus mengurangi aktivitas fisik karena takut nyeri bertambah parah. Pekerjaan yang membutuhkan tenaga, olahraga, hingga aktivitas sederhana seperti berjalan jauh bisa terasa menyakitkan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, hernia yang tidak diobati dapat membatasi gerak dan menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penderita juga cenderung menjadi lebih pasif karena khawatir kondisi hernia semakin memburuk.

3. Benjolan semakin membesar dan mengganggu

istockphoto/MaRRitch

Benjolan hernia biasanya tampak jelas saat berdiri atau mengejan, dan dapat menghilang ketika berbaring. Namun, jika dibiarkan, ukuran benjolan dapat terus membesar seiring waktu.

Menurut Mayo Clinic, pada hernia inguinal, benjolan bahkan bisa turun hingga ke skrotum. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa berat, tidak nyaman, serta mempengaruhi kepercayaan diri laki-laki.

4. Resiko hernia terjepit (strangulasi)

istockphoto/Nadzeya Haroshka

Salah satu dampak paling berbahaya dari hernia adalah strangulasi, yaitu kondisi ketika jaringan atau usus yang menonjol terjepit sehingga aliran darahnya terhenti. Ini merupakan keadaan darurat medis.

NHS menjelaskan bahwa hernia terjepit dapat menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, demam, hingga perubahan warna pada benjolan. Tanpa penanganan segera, kondisi ini berisiko menyebabkan kerusakan jaringan permanen.

5. Gangguan pada sistem pencernaan

istockphoto/Stanislov Trasov

Hernia yang melibatkan usus dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sembelit, atau rasa penuh yang tidak nyaman setelah makan.

Menurut Cleveland Clinic, pada kasus tertentu hernia dapat menyebabkan penyumbatan usus. Kondisi ini membuat penderita sulit buang air besar dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.

6. Dampak pada kesehatan reproduksi

istockphoto/Shidlovski

Pada laki-laki, hernia inguinal yang parah dapat menekan area sekitar testis dan saluran sperma. Tekanan ini berpotensi mengganggu fungsi organ reproduksi jika tidak ditangani dengan baik.

Dilansir dari Mayo Clinic, meskipun hernia jarang secara langsung menyebabkan infertilitas, kondisi yang dibiarkan terlalu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada testis dan jaringan sekitarnya.

7. Resiko operasi menjadi lebih kompleks

istockphoto/Staras

Hernia tidak dapat sembuh dengan sendirinya dan umumnya membutuhkan tindakan operasi. Jika ditangani sejak dini, prosedur operasi biasanya lebih sederhana dengan masa pemulihan yang relatif cepat.

Menurut NHS, hernia yang dibiarkan dalam waktu lama dapat membuat operasi menjadi lebih rumit. Risiko komplikasi pasca operasi serta waktu pemulihan yang lebih panjang pun meningkat.

Dampak penyakit hernia pada laki-laki tidak hanya berkaitan dengan rasa nyeri, tetapi juga dapat mempengaruhi aktivitas, sistem pencernaan, hingga kesehatan reproduksi.

Meski tampak ringan di awal, hernia sebaiknya tidak diabaikan. Dengan mengenali dampaknya sejak dini, Mama bisa berperan penting dalam menjaga kesehatan orang-orang tercinta agar segera mendapatkan penanganan medis yang tepat dan aman.

Editorial Team