TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Gaya Hidup yang Ternyata Membuat Rumah Cepat Rusak

Sering tidak disadari, tiba-tiba banyak bagian rumah yang rusak

23 April 2022

6 Gaya Hidup Ternyata Membuat Rumah Cepat Rusak
Pexels/SHVETS production

Mendapati rumah rusak bisa menganggu kestabilan emosi dan juga keuangan seseorang.

Ternyata, beberapa gaya hidup bisa membuat rumah cepat rusak. 

Tak hanya kegiatan yang terlihat kasar saja, namun keseharian juga bisa membuat rumah lebih cepat rusak. 

Apa saja gaya hidup yang bisa bikin rumah cepat rusak? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama. 

1. Membiarkan anak bermain semaunya

1. Membiarkan anak bermain semaunya
Freepik/Perfectlab

Pandemi membuat anak lebih banyak bermain di rumah. Tentu, rumah akan jadi lebih cepat berantakan dibanding sebelumnya. 

Namun jika dibiarkan bermain semaunya, rumah bisa cepat rusak. Seperti contoh, membiarkan anak bermain air di kamar mandi sampai menyemprot ke langit-langit.

Air di langit-langit membuatnya jadi bergelembung. Jika terlalu sering, jangan kaget kalau langit-langit bisa roboh.

Jadi, walau bermain bebas di rumah, harus tetap ada aturannya, ya.

2. Senang memaku seluruh area rumah

2. Senang memaku seluruh area rumah
Freepik/wirestock

Untuk dekorasi, akan ada beberapa bagian rumah yang dipaku. Namun memaku terlalu sering bisa memicu rumah cepat rusak. 

Proses memaku membuat dinding bergetar, terlalu sering bisa membuatnya retak lebih cepat. Selain itu, memaku dengan cara yang tidak tepat atau di tempat yang tidak tepat bisa membuat dinding rusak. 

Selain memaku, masih banyak opsi lain yang bisa dipilih. Jika hanya untuk gantungan kecil, ada opsi tempelan dari lem yang bisa dipilih. 

Editors' Picks

3. Merokok di dalam rumah

3. Merokok dalam rumah
freepik/Wirestock

Siapa sangka, merokok di dalam rumah bisa berkontribusi membuat rumah cepat rusak. Merokok tak hanya berbahaya bagi kesehatan diri sendiri, namun juga untuk keluarga, apalagi jika merokoknya di dalam rumah. 

Asap rokok yang berputar di dalam rumah mengandung bahan kimia dan membuat langit-langit lebih cepat terlihat kusam.

Belum lagi abu rokok yang bisa terbang dan menempel di furnitur seperti sofa atau menempel di lantai membuatnya tampak lebih kotor dan harus sering dibersihkan. 

Demi kesehatan orang serumah, sebaiknya selalu merokok di luar rumah. Lebih baik lagi jika berhenti merokok. 

4. Sering membanting pintu atau jendela

4. Sering membanting pintu atau jendela
Pexels/Tirachard-kumtanom-112571

Membanting pintu dan jendela rumah memberikan getaran pada dinding rumah.

Jika terlalu sering dilakukan, maka retakan bisa cepat terlihat di dinding sekitar pintu atau jendela. 

Retakan juga bisa terlihat di dinding area sambungan yang cenderung lebih rentan dibanding yang berisi bata atau beton. Usahakan selalu menutup pintu dan jendela dengan pelan, ya. 

5. Memasak dalam keadaan pintu tertutup

5. Memasak dalam keadaan pintu tertutup
Freepik/senivpetro

Bagi Mama yang punya rumah dengan dapur menyatu, pastikan untuk selalu membuka jendela dan pintu saat memasak. Jika membiarkan memasak dalam keadaan pintu dan jendela tertutup, maka asap masakan akan berputar di dalam rumah. 

Belum lagi jika sedang memasak makanan yang berminyak, cipratan dan uapnya bisa menempel di dinding dan langit-langit.

Hasilnya, rumah jadi lebih kusam dan terlihat lusuh. Apalagi wangi masakan yang berputar di dalam saja, membuat udara makin pengap.

Cari waktu terbaik untuk memasak agar bisa membuka pintu dan jendela tanpa khawatir lupa menutupnya lagi. 

6. Malas membenahi kerusakan kecil di rumah

6. Malas membenahi kerusakan kecil rumah
Freepik/graystudiopro1

Beberapa orang cenderung membiarkan saja jika ada kerusakan minor di rumah. Padahal, hal ini bisa memicu kerusakan yang lebih besar dan tentu butuh biaya lebih besar untuk memperbaikinya. 

Seperti contoh, membiarkan dinding yang terkelupas begitu saja, maka akan lebih banyak bagian yang terkelupas. Pada akhirnya, cat akan rusak dan harus diganti semuanya. 

Atau, jika pintu sulit ditutup dan tak segera diperbaiki. Efeknya, menutup pintu harus dengan dibanting dan ini memicu dinding yang retak. Pada akhirnya, bukan pintu saja yang harus diperbaiki namun juga dinding sekitarnya. 

Meski terasa sepele, segera perbaiki jika ada kerusakan di rumah, ya. 

Itu dia beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar rumah tidak cepat rusak. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk