Mengenal tentang Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya

Diibaratkan seperti berpuasa sepanjang tahun

26 Maret 2021

Mengenal tentang Puasa Ayyamul Bidh Keutamaannya
Freepik

Ada beberapa puasa sunnah yang disarankan dalam Islam. Salah satunya ayyamul bidh. Puasa ini memiliki beberapa keutamaan yang akan dirangkum Popmama.com.

Selain puasa pada bulan Ramadan, ada juga puasa sunnah lain yang bisa diikuti. Mulai dari puasa Senin Kamis, atau puasa ayyamul bidh. 

Seperti apa puasa ayyamul bidh, apa keutamaannya dan niat puasa ayyamul bidh? Mari cari tahu!

1. Puasa yang dilakukan di tengah bulan tanggalan Hijriyah

1. Puasa dilakukan tengah bulan tanggalan Hijriyah
Pixabay/tigerlily713

Ayyamul bidh adalah puasa yang dilakukan pada setiap tengah bulan kalender Hijriyah, kecuali di hari tasyrik. Puasa ini berlangsung selama 3 hari berturut-turut yaitu setiap tanggal 13,14, 15 bulan Hijriyah. 

Lalu apa anjuran berpuasa di tanggal ini?

2.  Seperti berpuasa sepanjang tahun 

2.  Seperti berpuasa sepanjang tahun 
Pexels/Rayn L

Beberapa hadist mengatakan bahwa menjalankan puasa ini nilai amalannya sama dengan menjalankan puasa sepanjang tahun. Memang tidak salah. 

Namun penjelasannya seperti ini. 

Menurut penjelasan Syaikh Muhammad bin Sholih Al 'Utsaimin di Syarh Riyadhus Sholihin, yang dikutip dari Rumaysho, dikarenakan pahala satu kebaikan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan. 

Jadi, saat berpuasa 3 hari pada setiap bulan sama saja dengan mendapat kebaikan sebanyak 30 hari. Dengan begitu, seolah-olah orang tersebut berpuasa sepanjang tahun, jika melakukan puasa rutin 3 hari setiap bulannya. 

Editors' Picks

3. Sering juga disebut dengan puasa putih

3. Sering juga disebut puasa putih
Pexels/Haydan As-soendawy

Ayyamul bidh juga sering disebut dengan puasa putih. Bukan karena keharusan mengonsumsi makanan atau minuman berwarna putih, melainkan dari tanda alam. 

Puasa ini berlangsung pada tengah bulan Hijriyah di mana biasanya bertepatan dengan bulan purnama. Disebut sebagai puasa putih karena langit pada malam hari terlihat begitu terang dan cerah oleh sinar bulan. 

4. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW

4. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW
Freepik

Dalil anjuran yang pertama berasal dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata, 

"Rasullullah SAW mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan salat Dhuha, (3) mengerjakan salat witir sebelum tidur".

Sementara dalil lainnya adalah dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, yang berkata,

"Rasullullah SAW biasa berpuasa ada ayyamul bidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar".

Dengan melakukan puasa setiap tengah bulan Hijriyah, berarti Mama sudah menghidupkan sunnah nabi. Di mana, ada sebuah hadist yang mengatakan tentang keutamaan menghidupkan sunnah nabi. 

Dalam hadist Anas bin Malik, Rasulullah SAW pernah berkata,

"Dan barang siapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barang siapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di surga".

5. Manfaat puasa untuk kesehatan

5. Manfaat puasa kesehatan
Freepik/master1305

Puasa memberi banyak manfaat bagi tubuh seperti bisa menurunkan berat badan, meningkatkan sensitivitas insulin, mempercepat metabolisme tubuh, dan memberikan detoks alami bagi tubuh. 

Selain itu, berpuasa berarti juga memberi waktu pada tubuh untuk beristirahat sejenak. 

Puasa akan baik untuk kesehatan asal dibarengi dengan sahur dan buka puasa dengan menu makanan yang sehat. Jadi, jangan sembarangan makan juga, ya!

6. Niat puasa ayyamul bidh

6. Niat puasa ayyamul bidh
Freepik/Odua

Nah, jika kamu berencana melaksanakan puasa sunnah ini, sebaiknya jangan lupa ucapkan niatnya.

Inilah niat puasa ayyamul bidh. 

"Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta'ala"

Artinya: "Saya niat berpuasa besok pada (ayyamul bidh) hari-hari putih sunnah karena Allah Ta'ala".

Selamat menjalankan sunnah!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.