5 Pertimbangan sebelum Memutuskan untuk Berhutang

Agar tidak mudah berhutang ke sana sini, pertimbangkan hal ini dulu ya!

9 September 2021

5 Pertimbangan sebelum Memutuskan Berhutang
Freepik/wirestock

Di masa sulit, rasanya seperti terjepit dan sering kali berhutang jadi solusi instan untuk masalah keuangan. Padahal, ini bisa pisau bermata dua yang akan membuatmu lebih repot di kemudian hari. 

Tak bisa dipungkiri, berhutang merupakan solusi termudah dan tercepat untuk menyelesaikan masalah keuangan. Mulai dari hutang puluhan ribu hingga jutaan Rupiah. 

Namun yang perlu diperhatikan adalah kematangan rencana sebelum berhutang. Karena pada kenyataannya, banyak hubungan pertemanan yang rusak karena hutang. Bahkan, rumah tangga berakhir karena tidak bisa bayar hutang. 

Untuk itu, Popmama.com akan mengumpulkan apa saja yang harus jadi pertimbangan jika ingin berhutang. 

1. Mengetahui tujuan utama berhutang

1. Mengetahui tujuan utama berhutang
Freepik/Jcomp

Saat memutuskan untuk berhutang, sudah tentu berarti kamu butuh uang dan saat ini belum memilikinya. Kamu merasa mampu mengumpulkan uang dan bisa membayar cicilan atau hutangnya nanti. 

Namun sebelum memutuskan, perhatikan lagi apakah harus dengan cara berhutang, atau masih ada cara lain yang bisa dilakukan. 

Dilansir dari Live Sorted, berhutang membuat gerakanmu terbatas namun bisa malah memudahkan hidupmu jika sudah memiliki rencana pembayaran yang jelas. 

Jika memang keinginan atau keperluan itu masih bisa ditunda, maka kamu bisa bekerja lebih giat dan menabung lebih banyak agar keinginan tersebut bisa terwujud tanpa harus mengutang. 

Editors' Picks

2. Membatasi jumlah hutang

2. Membatasi jumlah hutang
Freepik/Jcomp

Sebesar apapun kebutuhan kamu, namun harap lakukan dengan kepala dingin. Meminjam uang bukanlah perkara mudah. Kamu perlu komitmen untuk menjalankannya. 

Dilansir dari BCA Life, besaran cicilan hutang atau pinjaman tidak boleh lebih dari 30% pendapatan bulanan. Apalagi jika punya tanggungan lain seperti cicilan rumah atau kendaraan, maka harus lebih kecil lagi agar tidak kewalahan saat membayarnya. 

3. Melihat jangka waktu hutang

3. Melihat jangka waktu hutang
Unsplash/Estée Janssens

Jika meminjam uang di bank, sudah tentu kamu perlu menentukan durasi pembayaran demikian seperti dilansir dari CNBC. Sedangkan jika dengan teman, kamu akan memberikan jangka waktu tertentu untuk bayar. 

Lihat baik-baik jangka waktu pembayaran hutang, lihat lagi apakah kamu benar-benar mampu membayarnya. Jangan asal memutuskan lalu merasa kebingungan untuk membayarnya. 

4. Bagaimana hutang memengaruhi reputasimu

4. Bagaimana hutang memengaruhi reputasimu
Freepik

Ditengok dari Every Income, berhutang atau mencicil bisa berpengaruh pada skor kredit kamu di OJK. Namun jika membayar dengan rutin dan tepat waktu, tentu hal ini tidak menjadi masalah. 

Begitu juga jika berhutang dengan teman dan keluarga. Jika omongan kamu bisa dipercaya, maka hubungan dan silaturahmi bisa tetap terjaga. Namun jika sudah terlambat atau sering beralasan agar tidak bayar, siap-siap putus pertemanan, Ma. 

Pada teman dan keluarga, kalaupun kamu bisa membayarnya tepat waktu, kadang ada saja pembicaraan bahwa kamu berhutang. Jadi, pertimbangkan dahulu hal tersebut, ya. 

5. Risiko yang bisa dialami

5. Risiko bisa dialami
Unsplash/Sharon McCutcheon

Kamu bisa merasa yakin membayar hutang saat memiliki pendapatan dan pekerjaan yang tetap dan stabil. Lalu bagaimana jika semua itu hilang, sedangkan hutang tetap harus dibayar. 

Dengan begitu, penting sekali untuk mengetahui apa saja risiko yang bisa dialami. Salah satu yang bisa jadi pertimbangan adalah untuk apa uang hutang itu akan digunakan. 

Jika keadaan berubah terbalik, apakah barang atau hal tersebut bisa membantumu bangkit dan membayar hutang. Sebut saja jika hutang untuk beli kendaraan. Dalam keadaan terhimpit, kamu masih bisa menjualnya untuk membayar hutang, sembari mengembalikan keuangan jadi lebih stabil. 

Ditengok dari Takaful Keluarga, penting sekali untuk mengetahui apa saja risiko yang akan dihadapi dan atur dengan matang. Dengan begitu, kamu bisa menjalankan rencana lain saat menemukan kebuntuan di tengah jalan. 

Itu dia beberapa pertimbangan yang bisa kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk berhutang. Bagaimanapun, hidup tanpa hutang itu sungguh menyenangkan, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.