Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fenomena Langit Bulan September 2026 yang Sayang untuk Dilewatkan
Magnific/vecstock/AI
  • September 2026 dibuka dengan konjungsi Bulan-Mars pada 6 September, disusul kedekatan Bulan-Jupiter pada 8 September dan Bulan-Venus pada 14 September; okultasi dapat terlihat di beberapa wilayah.
  • Equinox terjadi pada 22 September ketika Matahari tepat di atas ekuator, membuat durasi siang dan malam hampir sama serta berkaitan dengan pergantian musim di berbagai wilayah.
  • Pada 26 September, Harvest Moon muncul berdekatan dengan equinox dan Bulan berkonjungsi dengan Saturnus; aurora juga berpotensi terlihat di wilayah dekat kutub akibat aktivitas Matahari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pada September 2026, langit punya banyak hal seru. Tanggal 6, Bulan dekat Mars. Tanggal 8 dekat Jupiter. Tanggal 14 dekat Venus. Tanggal 22, siang dan malam hampir sama lama. Tanggal 26 ada Bulan purnama dan Bulan dekat Saturnus. Di dekat kutub, aurora warna-warni mungkin muncul.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi kamu yang suka menikmati keindahan langit, September 2026 bakal dihiasi sejumlah fenomena astronomi yang menarik untuk diamati dari Bumi.

Momen-momen ini bisa jadi kesempatan buat kamu yang gemar menikmati langit malam sekaligus penasaran dengan berbagai peristiwa yang terjadi di luar angkasa. 

Supaya tidak melewatkan waktunya, kamu perlu mengetahui kapan fenomena tersebut berlangsung dan dari mana lokasi terbaik untuk mengamatinya.

Berikut Popmama.com sajikan informasi 7 fenomena langit bulan September 2026. Simak selengkapnya di bawah, yuk!

1. Konjungsi Bulan dan Mars

pixabay.com/Bru-nO

September 2026 akan dibuka dengan pertemuan menarik antara Bulan dan Mars. Pada 6 September 2026, keduanya akan tampak berdekatan di langit pagi dalam fenomena yang dikenal sebagai konjungsi Bulan-Mars.

Fenomena konjungsi terjadi ketika dua atau lebih benda langit tampak berada berdekatan jika dilihat dari Bumi.

Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mengarahkan pandangan ke langit pagi dan melihat kedekatan Bulan dengan planet Mars.

2. Bulan berdekatan dengan Jupiter

Dok. NASA

Belum selesai dengan Mars, Bulan kembali akan tampak berdekatan dengan planet lain. Pada 8 September 2026, giliran Jupiter yang akan berada sangat dekat dengan Bulan jika diamati dari Bumi.

Di sejumlah wilayah dunia, kedekatan keduanya juga akan disertai fenomena okultasi. Dalam peristiwa ini, Jupiter tampak tertutup sementara oleh Bulan sehingga planet tersebut seolah-olah menghilang di balik piringan Bulan. 

Menarik banget untuk diamati, ya!

3. Venus bertemu Bulan

freepik.com/Mateus Andre

Pada 14 September 2026, Bulan akan kembali menjadi pusat perhatian karena tampak sangat dekat dengan Venus. 

Kedekatan dua benda langit tersebut tentu bisa menjadi pemandangan menarik bagi kamu yang senang mengamati langit.

Tak hanya tampak berdekatan, di beberapa wilayah Venus juga akan terlihat tertutup sementara oleh Bulan. 

Peristiwa tersebut dikenal sebagai okultasi, ketika satu benda langit tampak menghalangi benda langit lain dari sudut pandang pengamat di Bumi.

4. Equinox September

unsplash.com/Paul Pastourmatzis

Memasuki 22 September 2026, langit akan dihiasi fenomena yang berkaitan dengan posisi Matahari dan Bumi, yakni equinox. Fenomena ini terjadi ketika Matahari berada tepat di atas ekuator Bumi.

Saat equinox berlangsung, durasi siang dan malam di Bumi hampir sama panjang. Fenomena ini juga menjadi salah satu momen penting dalam pergantian musim di berbagai wilayah Bumi.

5. Harvest Moon

unsplash.com/Ganapathy Kumar

Pada 26 September 2026, kamu bisa menantikan kemunculan Harvest Moon atau yang dikenal sebagai Bulan Panen. Fenomena ini merupakan Bulan purnama yang muncul berdekatan dengan waktu equinox.

Istilah Harvest Moon sendiri sudah lama dikaitkan dengan masa panen. Kemunculan Bulan purnama di sekitar periode tersebut membuatnya menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk dinantikan.

6. Konjungsi Bulan dan Saturnus

pixabay.com/Bru-nO

Masih pada 26 September 2026, ada fenomena lain yang tak kalah menarik. Bulan akan tampak berdekatan dengan Saturnus dalam fenomena konjungsi.

Dalam satu hari, kamu pun berkesempatan menikmati dua fenomena yang melibatkan Bulan. 

Setelah Harvest Moon, kedekatan Bulan dan Saturnus bisa menjadi momen menarik bagi kamu yang senang memperhatikan benda-benda langit.

7. Aurora di wilayah dekat kutub

commons.wikimedia.org/Javier Ábalos from Valencia, España

Selain fenomena yang tanggalnya sudah bisa dicatat, September 2026 juga berpotensi menghadirkan aurora di wilayah dekat kutub. Cahaya warna-warni yang menghiasi langit ini dapat muncul akibat aktivitas Matahari.

Kemunculan aurora semakin berpotensi terlihat ketika terjadi badai geomagnetik. Fenomena tersebut terjadi akibat aktivitas Matahari yang memengaruhi lingkungan magnetik Bumi.

Itu dia informasi tentang 7 fenomena langit bulan September 2026. Jangan lupa catat tanggalnya dan siapkan waktu untuk menikmati keindahan langit, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article