themoviedb.com/MD SUMON MIA
Mengambil latar akhir 1960-an saat perang Vietnam, “Obsessed” bercerita tentang kolonel tentara yang jatuh cinta dengan istri bawahannya. Cerita perselingkuhan mereka disajikan dengan sinematografi lembut namun sensual.
Adegan cinta yang intens membuat film ini menuai kontroversi di berbagai negara Asia. Di Indonesia, “Obsessed” tidak mendapat izin tayang karena dianggap terlalu vulgar dan bertentangan dengan nilai kesusilaan.
Film ini sebenarnya ingin menggambarkan tragedi cinta dan tekanan sosial, tetapi justru dikategorikan sebagai tontonan dewasa ekstrem. Akting Song Seung-heon dalam peran kolonel yang tersiksa batin menjadikannya salah satu performa terbaik sepanjang kariernya.
Setiap negara memiliki aturan dan nilai budaya yang berbeda dalam menilai sebuah karya seni, termasuk film. Di Indonesia, LSF memiliki peran penting dalam memastikan tontonan yang tayang sesuai norma masyarakat.
Meskipun film-film Korea di atas dilarang tayang, banyak di antaranya diapresiasi secara global karena kualitas sinematografi dan cerita yang kuat. Ini membuktikan bahwa seni tetap bisa memancing perdebatan, selama membawa pesan dan ekspresi yang jujur.
Demikianlah informasi tentang 7 film Korea yang dilarang tayang di Indonesia karena dianggap terlalu vulgar. Jadi, kalau kamu penasaran, pastikan tetap bijak menonton dan pahami konteks di balik setiap karya film ya, Ma!