Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Inspirasi Menu Ramadan, Sajian Autentik Turki Hadir di Jakarta
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Ramadan selalu menjadi momen istimewa yang identik dengan kebersamaan dan tradisi kuliner yang penuh makna.

Karena itu, banyak orang kini mencari pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan nuansa berbeda dan berkesan.

Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap kuliner internasional semakin meningkat, termasuk hidangan khas Timur Tengah dan Turki yang dikenal kaya rasa dan memiliki filosofi tersendiri dalam penyajiannya.

Kuliner Turki, khususnya saat Ramadan, disusun dengan konsep keseimbangan, mulai dari sup hangat sebagai pembuka, hidangan utama berbasis daging, hingga dessert manis sebagai penutup.

Pengalaman autentik ini kini dapat dinikmati langsung di Jakarta melalui program spesial yang menghadirkan chef tamu dari Hilton Istanbul Bomonti.

Membawa resep tradisional dan teknik memasak khas negaranya, sang chef menghadirkan cita rasa asli Turki yang jarang ditemukan dalam keseharian masyarakat Indonesia, khususnya dalam konteks berbuka puasa Ramadan.

Kira-kira apa saja ya inspirasi menu Ramadan? Nah, Popmama.com akan menjelaskan inspirasi menu Ramadan, sajian autentik Turki hadir di Jakarta. Yuk simak penjelasan berikut ini.

1. Tradisi berbuka puasa di Turki

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Di Turki, waktu berbuka puasa atau iftar merupakan momen sakral yang dirayakan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.

Hidangan tidak langsung disajikan dalam porsi besar, melainkan dimulai dengan menu pembuka ringan yang bertujuan “membangunkan” sistem pencernaan secara perlahan.

Tradisi ini dipercaya membantu tubuh beradaptasi setelah berjam-jam tanpa asupan makanan dan minuman.

Sup menjadi elemen penting dalam tradisi berbuka di Turki. Setelah itu, hidangan utama yang lebih kaya protein dan karbohidrat mulai disajikan, diikuti dengan berbagai pelengkap dan dessert manis.

Menariknya, kuliner Turki dikenal menggunakan rempah secara seimbang. Tidak terlalu tajam, tetapi cukup untuk menonjolkan karakter bahan utama.

Hal ini menjadikan hidangan Turki terasa kaya, namun tetap ringan dan nyaman dikonsumsi saat berbuka.

2. Menu autentik Turki yang hadir sebagai inspirasi Ramadan

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Berikut beberapa hidangan autentik Turki yang dihadirkan dan dapat menjadi inspirasi menu berbuka puasa:

  • Mercimek Corbası (Sup Lentil Merah)

Mercimek çorbası merupakan sup lentil merah yang menjadi hidangan pembuka paling ikonik di Turki, terutama saat Ramadan.

Sup ini memiliki tekstur lembut dan rasa gurih yang ringan, sehingga sangat cocok dikonsumsi setelah seharian berpuasa.

Dibuat dari lentil merah, bawang, dan kaldu, sup ini memberikan asupan protein nabati sekaligus membantu tubuh beradaptasi kembali dengan makanan.

  • Pide (Roti Tradisional Turki)

Pide adalah roti khas Turki yang sering hadir saat Ramadan dan memiliki bentuk pipih dengan tekstur lembut di bagian dalam serta sedikit renyah di bagian luar.

Roti ini biasanya disajikan hangat dan dinikmati bersama berbagai hidangan utama maupun mezze.

Keunikan pide terletak pada proses pembuatannya yang dipanggang segar, sehingga menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.

  • Lamb Shish Kebab (Sate Domba Panggang)

Hidangan utama seperti lamb shish kebab menjadi salah satu menu favorit dalam tradisi berbuka puasa Turki.

Daging domba dipotong dalam ukuran besar, dimarinasi dengan rempah khas, lalu dipanggang hingga empuk dan beraroma.

Teknik memanggang membantu mempertahankan kelembutan daging sekaligus memberikan rasa smokey yang khas.

Hidangan ini kaya protein dan memberikan energi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa sepanjang hari.

  • Pilav (Nasi Khas Turki)

Pilav merupakan nasi khas Turki yang dimasak menggunakan kaldu dan mentega, menghasilkan tekstur yang lembut dengan rasa gurih yang lebih kaya dibanding nasi putih biasa.

Pilav biasanya disajikan sebagai pendamping hidangan daging, menciptakan kombinasi rasa yang seimbang.

Hidangan ini juga memberikan asupan karbohidrat kompleks yang membantu memulihkan energi tubuh secara bertahap setelah berbuka.

  • Baklava (Dessert Khas Turki)

Sebagai penutup, baklava menjadi dessert yang tidak terpisahkan dari tradisi kuliner Turki.

Terbuat dari lapisan pastry tipis yang diisi kacang pistachio dan disiram sirup manis, baklava menawarkan kombinasi tekstur renyah dan lembut sekaligus.

Dessert ini biasanya disajikan dalam porsi kecil, cukup untuk memberikan sentuhan manis yang melengkapi pengalaman bersantap tanpa terasa berlebihan.

Rasanya yang khas menjadikan baklava sebagai simbol kemewahan dalam tradisi kuliner Turki.

3. Kehadiran chef dari Istanbul langsung

Popmama.com/Nita Ayu Amalia

Keautentikan cita rasa menjadi fokus utama dalam pengalaman kuliner ini.

Chef tamu yang berasal dari Istanbul membawa pengalaman dan teknik memasak langsung dari negara asalnya, memastikan setiap hidangan mempertahankan karakter asli kuliner Turki.

Mulai dari pemilihan bahan, teknik marinasi, hingga proses memasak, semua dilakukan dengan pendekatan tradisional.

Hal ini memberikan jaminan bahwa tamu dapat merasakan cita rasa yang sama seperti yang dinikmati masyarakat Turki saat Ramadan.

Kehadiran chef internasional ini juga mencerminkan komitmen untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga autentik dan bermakna.

Setiap hidangan menjadi representasi budaya yang memperkaya pengalaman berbuka puasa.

4. Pengalaman berbuka dengan nuansa Turki di Jakarta

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Pengalaman kuliner ini dapat dinikmati di OPEN Restaurant yang berada di DoubleTree by Hilton Jakarta, Diponegoro.

Melalui program spesial bertema “Taste of Türkiye”, restoran ini menghadirkan berbagai hidangan khas Turki yang disiapkan langsung oleh chef tamu dari Istanbul.

Suasana restoran yang nyaman dan elegan semakin melengkapi pengalaman berbuka puasa.

Setiap hidangan disajikan dengan standar kualitas tinggi, mencerminkan dedikasi dalam menghadirkan pengalaman bersantap internasional yang autentik.

Mulai dari sup pembuka hingga dessert penutup, seluruh rangkaian menu dirancang untuk memberikan pengalaman berbuka puasa yang berbeda dari biasanya.

5. Menghadirkan perspektif baru dalam tradisi berbuka

Popmama.com/Nita Ayu Amalia

Kehadiran kuliner Turki di Jakarta memberikan alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman berbuka puasa dengan nuansa internasional.

Tradisi kuliner Turki yang menekankan keseimbangan, kualitas bahan, dan penyajian bertahap memberikan inspirasi baru dalam menikmati momen iftar.

Lebih dari sekadar variasi menu, pengalaman ini juga memperlihatkan bagaimana makanan dapat menjadi jembatan budaya.

Setiap hidangan membawa cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan cara masyarakat Turki merayakan Ramadan dengan penuh makna.

Dengan hadirnya sajian autentik ini, masyarakat Jakarta kini memiliki kesempatan untuk merasakan kekayaan kuliner Turki secara langsung.

Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pilihan menu Ramadan, tetapi juga menghadirkan dimensi baru dalam merayakan momen berbuka puasa, di mana rasa, tradisi, dan kebersamaan berpadu dalam satu meja.

Itulah penjelasan tentang inspirasi menu Ramadan, sajian autentik Turki hadir di Jakarta. Kira-kira, Mama mau coba menu masakan yang apa nih?

Editorial Team