Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Jenis Lumpia di Indonesia yang Lezat dan Wajib Dicoba

5 Jenis Lumpia di Indonesia yang Lezat dan Wajib Dicoba
Wikimedia Commons/Crisco 1492
Intinya Sih
  • Lumpia menjadi simbol akulturasi kuliner di Indonesia dengan berbagai varian khas daerah yang mencerminkan kekayaan cita rasa lokal.
  • Lumpia Semarang, Bandung, dan Klaten menonjol lewat perbedaan tekstur, cara penyajian, serta bahan isian yang unik sesuai karakter tiap kota.
  • Inovasi modern seperti lumpia burger dan lumpia lumer menunjukkan kreativitas generasi kini dalam memadukan tradisi dengan tren kuliner kekinian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lumpia merupakan salah satu camilan yang sangat populer dan disukai oleh berbagai kalangan di Tanah Air. 

Di balik kelezatannya, lumpia sebenarnya adalah salah satu bukti nyata keindahan akulturasi budaya kuliner yang lambat laun sukses beradaptasi dengan lidah lokal.

Beragam jenis lumpia yang ada di Indonesia ini menjadikan lumpia makanan yang merakyat dan mudah dijumpai di mana saja.

Nah, berikut Popmama.com rangkum 5 jenis lumpia di Indonesia, dikutip dari IDN Times. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Lumpia khas Semarang

1. Lumpia khas Semarang

Jenis Lumpia di Indonesia 2.jpg
Wikimedia Commons/Midori

Perjalanan cerita lumpia tidak akan lengkap tanpa menyebutkan nama ibu kota Jawa Tengah. 

Keunikan utama dari varian ini terletak pada aroma rebungnya yang khas serta ukurannya yang cenderung lebih padat dan besar. 

Cara penggunaannya atau penyajiannya pun memiliki standar tersendiri agar kenikmatannya maksimal. 

Lumpia yang telah digoreng renyah atau dibiarkan basah ini, biasanya dihidangkan bersama saus kental manis berbahan dasar tepung kanji dan kecap. 

Mama cukup mencocolkan lumpia ke dalam saus tersebut, lalu memakannya bersama gigitan daun bawang segar, cabai rawit hijau, dan acar mentimun. 

Paduan rasa gurih, manis, dan pedasnya benar-benar menciptakan perpaduan rasa lezat di dalam mulut.

2. Lumpia Basah Khas Bandung

Jenis Lumpia di Indonesia 3.jpg
Instagram.com/warungjajan_bangahmad

Jika hidangan dari Semarang identik dengan tekstur luarnya yang digoreng krispi, Kota Kembang justru menawarkan cerita yang berbeda. 

Lumpia basah yang sangat populer di Bandung ini melawan pakem tradisional karena proses pembuatannya sama sekali tidak menggunakan minyak untuk merenyahkan kulit. 

Alih-alih dilipat dan digulung rapat layaknya risoles, lembaran kulit tipis ini justru dihamparkan dan difungsikan sebagai wadah atau alas piring.

Isiannya sendiri bervariasi dan enak. Bahan-bahan seperti daging ayam suwir, taoge segar, irisan bengkuang, bakso, hingga sosis dimasak dengan cara ditumis menggunakan bumbu bawang putih dan kencur yang wangi. 

Untuk cara penggunaannya, kulit segar pertama-tama diolesi dengan saus lengket yang terbuat dari campuran gula merah dan tepung sagu. 

Setelah itu, tumisan isi yang masih panas mengepul dituangkan tepat di atas lembaran tersebut. 

Mama bisa langsung menyantapnya menggunakan sumpit atau garpu selagi hangat. 

3. Lumpia Duleg Khas Klaten

Jenis Lumpia di Indonesia 4.jpg
Instagram.com/tioapuk

Beranjak sedikit dari kota-kota besar, kita menuju sebuah kecamatan bernama Delanggu di wilayah Klaten, Jawa Tengah. 

Di sana, terdapat sebuah inovasi kuliner lokal yang dinamakan lumpia duleg.

Kemunculan hidangan ini bermula dari eksperimen sederhana seorang penjual yang memanfaatkan bahan-bahan seadanya di dapur, yaitu tepung terigu dan tepung kanji, untuk membuat lembaran kulitnya. 

Walaupun penampilannya tidak semegah kerabatnya dari Semarang, varian ini punya tempat istimewa tersendiri di hati para penikmatnya.

Ukurannya sangat mungil, kira-kira hanya sebesar satu ruas jari tangan orang dewasa, dengan isian utama berupa tumisan taoge yang sederhana. 

Tekstur kulitnya yang kenyal dan sedikit legit menjadi ciri khas utama yang membuatnya berbeda. 

Cara penggunaannya sangat praktis sebagai pendamping minum teh di sore hari.

Mama cukup menyajikannya di piring kecil, lalu menyiramkan atau mencocolnya dengan pelengkap berupa saus cair manis gurih yang terbuat dari racikan gula merah dan bawang putih tumbuk.

4. Lumpia Burger

Jenis Lumpia di Indonesia 5.jpg
Instagram.com/sluurp.bdg

Memasuki era kuliner kekinian, batas antara resep tradisional dan makanan ala Barat semakin membaur dengan apik. 

Salah satu hasil perkawinan silang yang disambut antusias adalah lumpia burger. Kehadirannya memberikan angin segar, terutama bagi anak-anak atau pencinta burger yang menginginkan sensasi tekstur yang baru. 

Tidak ada lagi roti bundar yang tebal; peran karbohidratnya telah digantikan secara cerdas oleh lembaran kulit lumpia yang ekstra renyah.

Di dalamnya, tersembunyi isian khas burger seperti potongan daging lapis, makaroni, aneka sayuran segar, hingga lelehan saus mayones dan saus sambal. 

Cara penggunaannya pun sangat cocok untuk Mama yang ingin membuat bekal sekolah anak anti-ribet. 

Semua bahan isian cukup dibungkus rapat dengan lembaran kulit tipis, kemudian digoreng ke dalam minyak panas hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan. 

Tekstur luarnya yang renyah berpadu dengan bagian dalam yang empuk dan kaya rasa, menjadikannya menu yang praktis sekaligus mengenyangkan.

5. Lumpia Lumer

Jenis Lumpia di Indonesia 6.jpg
Instagram.com/wulan.tariy

Selain menjelma menjadi hidangan gurih, lumpia kini juga sukses beralih rupa menjadi hidangan penutup yang memanjakan para pencinta rasa manis. 

Lumpia lumer adalah salah satu bukti nyata inovasi makanan ringan yang tidak pernah mati. Sebagian besar orang mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan piscok atau pisang cokelat. 

Biasanya, isian utamanya berupa irisan buah pisang matang yang dipadukan dengan lelehan saus cokelat, keju parut, atau bahkan selai rasa lain seperti green tea dan stroberi.

Sesuai dengan namanya, daya tarik utama camilan modern ini ada pada isiannya yang meleleh ketika digigit. 

Cara penggunaannya sebagai hidangan santai di rumah juga sangat mudah. Mama tinggal menyiapkan lembaran kulit siap pakai, meletakkan potongan pisang dan sepotong cokelat batangan di atasnya, menggulungnya dengan rapat, lalu menggorengnya sebentar. 

Nah, itulah pembahasan mengenai 5 jenis lumpia di Indonesia. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Jenis Lumpia di Indonesia

Apa bedanya risol dan lumpia?

Perbedaan utama antara risol dan lumpia terletak pada kulit dan isiannya. Risol menggunakan kulit tipis berbahan tepung yang dilapisi tepung panir sehingga renyah setelah digoreng, dengan isian seperti sayur, ayam, atau ragout. Sementara lumpia memakai kulit lebih tipis tanpa panir, berisi rebung, ayam, atau udang, dengan tekstur yang lebih ringan.

Bedanya kroket dan lumpia?

Kroket dan lumpia berbeda dari bahan dasar dan bentuknya. Kroket terbuat dari kentang yang dihaluskan lalu diisi dengan daging atau sayur dan dilapisi dengan panir, sehingga teksturnya lembut di dalam. Sedangkan lumpia berkulit tipis dan umumnya berisi tumisan rebung atau daging.

Lumpia apakah sehat?

Lumpia bisa menjadi camilan yang cukup sehat jika diolah dengan cara yang tepat, seperti tidak digoreng terlalu lama atau menggunakan metode panggang. Isiannya yang berupa sayur dan protein juga menambah nilai gizi. Namun, jika dikonsumsi berlebihan atau digoreng dengan banyak minyak, kandungan lemaknya bisa meningkat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More