Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
9 Jenis Mangga yang Ada di Indonesia, Kenali Rasa dan Teksturnya
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
  • Indonesia memiliki sembilan jenis mangga populer dengan karakter rasa, aroma, dan tekstur berbeda yang mencerminkan kekayaan buah tropis Nusantara.
  • Setiap varietas seperti arumanis, gedong gincu, manalagi, hingga madu punya keunikan tersendiri dari tingkat kemanisan hingga tekstur daging buahnya.
  • Mengenali perbedaan tiap jenis membantu masyarakat memilih mangga sesuai selera, baik untuk dimakan langsung maupun diolah jadi berbagai hidangan segar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan buah-buahan, termasuk mangga dengan beragam varietas unggulan. Setiap jenis memiliki rasa, aroma, dan tekstur yang berbeda. Perbedaan inilah yang membuat mangga selalu menarik untuk dinikmati keluarga di rumah.

Mangga tidak hanya enak dimakan langsung, tetapi juga bisa diolah menjadi jus, salad buah, hingga rujak segar. Karakter daging buah yang lembut atau renyah sering menjadi pertimbangan sebelum membeli. Karena itu, mengenali jenisnya bisa membantu Mama menentukan pilihan.

Berikut Popmama.com rangkum 9 jenis mangga yang dikenal luas di berbagai daerah Indonesia.

1. Mangga arumanis

specialtyproduce

Mangga arumanis dikenal sebagai salah satu varietas paling populer di Indonesia. Aromanya sangat harum bahkan sebelum buah dikupas. Rasa manisnya kuat dan konsisten, sehingga sering menjadi pilihan utama untuk camilan keluarga di rumah.

Daging buah arumanis bertekstur lembut dan berair, membuatnya mudah dikunyah oleh anak-anak maupun orang dewasa. Kandungan air yang cukup tinggi juga membuat sensasi segarnya terasa lebih maksimal saat disantap siang hari yang panas.

Karena rasanya yang dominan manis, arumanis juga cocok dijadikan jus tanpa tambahan gula. Banyak keluarga memilih jenis ini untuk stok buah musiman. Teksturnya yang minim serat membuat pengalaman makan terasa lebih enak dan bersih.

2. Mangga gedong gincu

specialtyproduce

Gedong gincu mudah dikenali dari tampilannya yang cantik. Penampilan menarik ini membuatnya sering terlihat premium. Rasa manis berpadu sedikit asam menciptakan sensasi segar yang seimbang.

Tekstur dagingnya kenyal dengan serat halus yang tidak terlalu mengganggu saat dikunyah. Karakter ini membuatnya tetap nyaman dimakan langsung. Kombinasi warna dan rasa menjadikan gedong gincu banyak diminati di pasaran lokal.

Selain untuk konsumsi pribadi, gedong gincu juga kerap dijadikan buah hantaran karena tampilannya menarik. Rasa segarnya cocok dinikmati saat matang sempurna. Tekstur kenyalnya memberi pengalaman berbeda saat masuk mulut.

3. Mangga manalagi

Blibli

Mangga manalagi memiliki keunikan karena sudah terasa manis meski masih mengkal. Karakter ini membuatnya cocok untuk pecinta mangga renyah. Banyak orang memilihnya untuk rujak atau camilan dengan sensasi segar.

Daging buahnya padat dan cenderung renyah saat belum terlalu matang. Tekstur tersebut memberikan sensasi kriuk alami saat digigit. Rasa manisnya tetap terasa meskipun belum sepenuhnya matang di pohon.

Saat matang sempurna, manalagi tetap mempertahankan rasa manis yang khas. Kandungan airnya tidak sebanyak arumanis, sehingga teksturnya terasa lebih padat. Keunikan inilah yang membuatnya memiliki penggemar setia di berbagai daerah.

4. Mangga golek

Facebook.com/GenzSoul

Mangga golek dikenal dengan bentuknya yang lonjong dan ukuran cukup besar. Salah satu keunggulannya adalah hampir tidak memiliki serat. Hal ini membuatnya nyaman dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Daging buah golek cukup tebal dan bertekstur halus. Tingkat kemanisannya stabil dengan rasa yang tidak terlalu asam. Karakter ini membuatnya cocok dinikmati langsung tanpa tambahan bahan lain.

Teksturnya cenderung lebih kering dibandingkan arumanis yang berair. Namun justru itu yang membuatnya terasa padat dan mengenyangkan. Banyak orang menyukai golek karena sensasi bersih tanpa serat saat dikunyah.

5. Mangga cengkir

researchgate

Mangga cengkir atau mangga indramayu umumnya memiliki ukuran besar dan bentuk yang cukup bulat. Buah ini sering dimanfaatkan saat masih muda untuk berbagai olahan. Ukurannya yang besar membuatnya terasa lebih mengenyangkan saat dikonsumsi.

Tekstur dagingnya keras dan garing terutama ketika belum matang sempurna. Sensasi renyah tersebut cocok untuk rujak atau campuran sambal buah. Karakter ini berbeda dari mangga yang lembut dan berair.

Ketika matang, rasa manisnya mulai muncul meski tidak sekuat Arumanis. Banyak orang tetap menyukainya karena tekstur khasnya. Cengkir menjadi pilihan tepat bagi pecinta mangga dengan sensasi renyah alami.

6. Mangga kweni

Facebook.com/ Herbs Encyclopedia

Mangga kweni dikenal karena aromanya yang sangat kuat dan khas. Bahkan sebelum dipotong, harumnya sudah tercium jelas. Rasa manis dengan sedikit sentuhan asam memberikan pengalaman unik saat dinikmati.

Tekstur dagingnya lembut dan cukup berair, sehingga cocok dimakan langsung. Sensasi rasa yang kaya membuatnya sering dijadikan campuran es buah tradisional. Aromanya menjadi daya tarik utama dibandingkan varietas lainnya.

Bagi sebagian orang, aroma kuat kweni menjadi ciri khas yang sulit digantikan. Rasa manisnya tetap terasa seimbang dengan sedikit kesegaran alami. Varietas ini banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

7. Mangga garifta merah

Shopee

Mangga garifta merah adalah varietas mangga unggul lokal yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Mangga ini dikenal karena warna kulitnya yang sangat cantik dan eksotis, serta kualitas buahnya yang berstandar ekspor.

Berwarna kuning hingga oranye pekat dengan tekstur yang lunak dan sedikit berserat. Rasanya manis yang dominan dengan sedikit sensasi asam segar, mirip dengan perpaduan rasa nanas. Aromanya juga sangat tajam dan wangi.

Mangga garifta merah sering digunakan sebagai bahan utama puding mangga atau mango jelly drink karena warnanya yang menarik secara visual.

8. Mangga lalijiwo

Tokopedia

Lalijiwo merupakan varietas lokal yang cukup dikenal di beberapa daerah Jawa. Rasa manisnya berpadu dengan sedikit asam yang menyegarkan. Kombinasi ini membuatnya cocok dinikmati saat matang sempurna.

Tekstur daging buahnya cukup halus dan tidak terlalu banyak serat. Hal ini membuatnya nyaman dikonsumsi langsung sebagai camilan keluarga. Tingkat kemanisannya terasa seimbang dan tidak berlebihan.

Keunikan lalijiwo terletak pada rasa yang stabil dan mudah diterima berbagai kalangan. Varietas ini menjadi bagian dari kekayaan mangga Nusantara. Keberadaannya menunjukkan betapa beragamnya buah tropis Indonesia.

9. Mangga madu

Wikipedia

Mangga madu dikenal karena tingkat kemanisannya yang tinggi menyerupai madu alami. Rasa manis tersebut menjadi daya tarik utama bagi banyak orang. Jenis ini sering dipilih sebagai buah konsumsi harian keluarga.

Daging buahnya lembut dengan kandungan serat yang minim. Tekstur tersebut membuatnya mudah dikunyah dan cocok untuk anak-anak. Sensasi manisnya terasa konsisten hingga bagian dalam buah.

Karena rasa manisnya dominan, Mangga madu juga cocok diolah menjadi jus tanpa tambahan gula. Varietas ini semakin populer di pasaran lokal. Kehadirannya melengkapi ragam pilihan mangga manis di Indonesia.

Itulah 9 jenis mangga yang populer di Indonesia beserta karakter rasa dan teksturnya.

FAQ Seputar Jenis Mangga yang Ada di Indonesia

Apakah semua jenis mangga bisa dijadikan jus?

Sebagian besar mangga bisa diolah menjadi jus, terutama mangga arumanis, madu, dan golek yang memiliki daging lembut dan rasa manis alami.

Bagaimana cara memilih mangga yang matang dan manis?

Mangga yang matang biasanya memiliki aroma harum, kulit yang sedikit lembut saat ditekan, serta warna yang lebih cerah. Hindari buah yang terlalu keras atau memiliki bercak hitam berlebihan.

Mengapa mangga di Indonesia memiliki banyak varietas?

Indonesia memiliki iklim tropis dengan sinar matahari dan curah hujan yang cukup sepanjang tahun. Kondisi ini membuat berbagai jenis mangga dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan varietas yang beragam di tiap daerah.

Editorial Team