Pernahkah kamu merasa ragu saat ingin mengambil madu dari dalam stoples, namun yang tersedia di meja dapur hanyalah sendok makan biasa berbahan baja nirkarat (stainless steel)? Jika ya, kamu tidak sendirian.
Aturan turun-temurun ini sudah begitu melekat dan dipercaya oleh masyarakat luas. Namun, sebelum buru-buru menyingkirkan sendok tersebut dan mencari sendok kayu, ada baiknya kita meluruskan pemahaman ini terlebih dahulu.
Mengutip penjelasan dari laman Just Bee Honey, pemahaman ini merupakan sebuah mitos. Memang benar bahwa madu memiliki sifat asam secara alami, dengan tingkat pH yang berkisar antara 3,2 hingga 4,5.
Secara teori, cairan yang bersifat asam memang dapat bereaksi ketika bersentuhan langsung dengan permukaan benda logam.
Akan tetapi, reaksi keasaman tersebut sama sekali tidak terjadi dalam sekejap mata. Menyendok madu untuk dicampurkan ke dalam teh atau dioleskan ke roti biasanya hanya memakan waktu beberapa detik saja.
Dalam durasi sentuhan yang sangat singkat ini, tidak akan ada reaksi kimia berbahaya yang terjadi antara madu dan sendok besimu.
Sebagai bukti paling kuat, para peternak lebah profesional di seluruh dunia bahkan menggunakan alat ekstraktor madu berukuran besar yang terbuat dari bahan logam stainless steel.
Jadi, untuk sekadar menyendok sehari-hari, menggunakan sendok besi adalah hal yang sangat aman.