Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa di Kawasan Sport Center Indramayu pada Minggu pagi (5/7/2026) terjadi kehebohan yang melibatkan sekelompok ibu-ibu. Para ibu, dengan berkostum pink dan biru cerah, baris-berbaris keliling area dengan atribut demo, seperti toa, poster, sapu, panci, dan sebagainya.
Aksi gerakan ini mengundang perhatian masyarakat dari berbagai lapisan, dengan seruan utama “kutu rambut mati kutu” dan isu kesehatan rambut keluarga.
Apalagi nih Ma, kutu rambut masih menjadi masalah yang dialami oleh masyarakat Indramayu, khususnya anak-anak. Penularannya sangat mudah, mulai dari sekolah, tempat bermain, berkunjung ke rumah tetangga atau saudara, hingga ruang publik lainnya.
Lewat aksi demo ini, para ibu mengajak warga Indramayu untuk basmi kutu rambut bersama-sama. Jika hanya satu anak atau satu keluarga yang terbebas dari kutu, risiko tertular akan tetap ada.