Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laki-Laki Medan Ini Mengaku Bola Mata Diangkat karena Sering Main Game
Tiktok.com/@nurdiansyahrizki07
  • Rizki Nurdiansyah, 26 tahun asal Medan, mengalami mata merah sejak bekerja di Kuala Lumpur pada 2022, lalu kondisinya memburuk dengan nyeri kepala dan benjolan dekat mata.

  • Hasil Patologi Anatomi terbaru menunjukkan Squamous Cell Carcinoma pada palpebra atau kelopak mata, bukan retinoblastoma; Rizki masih mengupayakan rekam medis lengkap.

  • Rizki menjalani kemoterapi, radiasi, biopsi, dan operasi hingga bola mata diangkat. Kebiasaan bermain game gelap tidak disebut sebagai penyebab langsung SCC.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rizki dari Medan sakit di bagian mata saat bekerja di Malaysia. Matanya merah, lalu makin sakit dan ada benjolan. Dokter menemukan kanker di kelopak matanya, namanya SCC. Rizki mendapat obat, radiasi, dan operasi sampai bola matanya diangkat. Main game gelap bukan penyebab langsung penyakitnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kisah Rizki Nurdiansyah, laki-laki berusia 26 tahun asal Medan, viral di TikTok setelah ia membagikan perjuangannya menghadapi penyakit pada area mata hingga harus menjalani pengangkatan bola mata.

Dalam salah satu komentar, Rizki sempat menceritakan kebiasaannya bermain game dalam kondisi lampu mati, kurang tidur, begadang, serta mengonsumsi makanan instan dan minuman manis.

Namun, kebiasaan tersebut bukan berarti menjadi penyebab langsung penyakit yang dialaminya. Dalam klarifikasi terbarunya, Rizki menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA), ia didiagnosis mengalami Squamous Cell Carcinoma (SCC) pada palpebra atau kelopak mata. Sebelumnya, kondisinya sempat disebut sebagai tumor yang dicurigai mengarah ke retinoblastoma.

Perjalanan Rizki pun cukup panjang. Ia menjalani berbagai pemeriksaan, pengobatan, hingga tindakan operasi sebelum akhirnya bola matanya harus diangkat. Berikut kronologi dan fakta mengenai kondisi Rizki yang dirangkum dari pengakuannya di TikTok.

Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai bola mata laki-laki Medan diangkat karena sering main game dan faktanya.

1. Keluhan awal muncul saat Rizki bekerja di Malaysia

Rizki Nurdiansyah, laki-laki asal Medan, mulai mengalami masalah pada matanya ketika masih bekerja di Kuala Lumpur sekitar 2022. Awalnya, mata Rizki terlihat memerah. Ia sempat memeriksakan diri ke klinik dan mendapat penanganan karena kondisi tersebut diduga sebagai infeksi.

Dalam salah satu komentarnya di TikTok, Rizki juga pernah menceritakan kebiasaannya bermain game dengan lampu dimatikan, kurang tidur, begadang, kemudian tetap bekerja pada pagi hari.

Ia turut menyebut kebiasaan mengonsumsi mi instan, makanan instan, serta minuman manis. Namun, pengakuan tersebut merupakan cerita mengenai pola hidupnya saat itu, bukan kesimpulan medis mengenai penyebab penyakitnya.

2. Kondisinya kemudian memburuk dan menimbulkan keluhan lain

Tiktok.com/@nurdiansyahrizki07

Setelah mata merah sempat membaik, kondisi Rizki disebut kembali memburuk. Ia mengalami rasa nyeri di sekitar mata dan kepala, serta gangguan pada area mata.

Dalam klarifikasi terbarunya, Rizki mengatakan terdapat benjolan yang cukup besar di dekat mata hingga membuat matanya tampak terdorong ke depan. Ia juga menyebut merasakan nyeri pada bagian bola mata dan kepala.

3. Diagnosis awal sempat mengarah ke retinoblastoma

Tiktok.com/@nurdiansyahrizki07

Rizki menjelaskan bahwa pada pemeriksaan awal, kondisinya disebut sebagai tumor. Berdasarkan informasi yang ia terima saat itu, hasil pemeriksaan juga sempat mengarah atau dicurigai sebagai retinoblastoma.

Karena itulah, dalam beberapa pernyataan sebelumnya Rizki sempat menyebut dirinya mengalami kanker mata atau tumor yang mengarah ke retinoblastoma. Belakangan, ia memberikan klarifikasi setelah memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih lanjut.

4. Hasil Patologi Anatomi menunjukkan SCC pada kelopak mata

Berdasarkan hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) yang dimiliki Rizki saat ini, kondisi yang ditemukan adalah Squamous Cell Carcinoma (SCC) pada palpebra atau kelopak mata.

Rizki secara khusus menjelaskan bahwa hasil tersebut menunjukkan SCC berada pada bagian palpebra atau kelopak mata, bukan retinoblastoma. Ia juga masih berusaha memperoleh rekam medis lengkap dari rumah sakit untuk memastikan seluruh riwayat pemeriksaan dan diagnosis sebelumnya.

Jadi, untuk artikel sebaiknya jangan lagi menyebut “retinoblastoma” atau “kanker mata stadium 3” sebagai diagnosis akhirnya, kecuali memang ada dokumen medis lain yang secara jelas menyatakannya.

5. Jalani pengobatan panjang hingga pengangkatan bola mata

Vecteezy/Titiwoot Weerawong

Berdasarkan cerita yang sebelumnya disampaikan Rizki, ia telah menjalani rangkaian pengobatan panjang, antara lain kemoterapi, radiasi, biopsi, serta sejumlah tindakan operasi.

Rizki juga disebut harus menjalani pengangkatan bola mata sebagai bagian dari penanganan kondisinya. Setelah operasi, kondisi pada area mata tidak memungkinkan pemasangan bola mata palsu sehingga bagian tersebut ditutup. Ia juga sempat menjalani tindakan lanjutan untuk memperbaiki jahitan.

Benarkah main game di handphone dalam keadaan gelap bisa menyebabkan kanker?

Tiktok.com/@nurdiansyahrizki07

Dalam salah satu komentar di TikTok, Rizki sempat mengaku memiliki kebiasaan bermain game dengan lampu dimatikan, kurang tidur, begadang, serta tetap bekerja pada pagi hari. Pengakuan tersebut kemudian membuat warganet mengaitkan kebiasaannya bermain game dengan penyakit yang dialaminya.

Namun, penelitian justru menunjukkan penyakit yang dialami Rizky yakni Squamous Cell Carcinoma (SCC) bukan dari penyebab langsung kebiasaan tersebut. Pasalnya, gelombang radio yang digunakan ponsel termasuk radiasi non-ionisasi yang energinya tidak cukup untuk merusak DNA dengan cara seperti radiasi pengion.

Bermain game atau menatap layar terlalu lama dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan keluhan pada mata, seperti mata lelah dan rasa tidak nyaman. Namun, hal tersebut berbeda dengan kanker. 

Dalam kasus Rizki, informasi medis yang disampaikan justru menyebut hasil pemeriksaan Patologi Anatomi menunjukkan SCC pada palpebra atau kelopak mata.

Itulah tadi informasi mengenai fakta dari kasus bola mata laki-laki Medan diangkat karena sering main game. Ini bisa jadi pembelajaran ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article