Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
LSF Ungkap Tarif Sensor Film di Indonesia, Segini Harganya!
ilustrasi penonton menikmati film kartun di bioskop (pexels.com/timamiroshnichenko)
  • LSF mengungkap tarif sensor film di Indonesia hanya Rp 2.056 per menit untuk film layar lebar nasional, menjadikannya biaya yang relatif terjangkau.
  • Biaya sensor film berdurasi 12 menit setara dengan harga segelas kopi susu sekitar Rp 25.000, bahkan lebih murah dibanding sewa lapangan padel di Jakarta.
  • LSF juga menetapkan tarif berbeda untuk berbagai jenis konten seperti iklan, dokumenter, video pendidikan, hingga sarana promosi dengan kisaran mulai dari Rp 250 hingga Rp 15.000 per menit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lembaga Sensor Film (LSF) mengumumkan tarif resmi layanan sensor film di Indonesia, mencakup berbagai kategori seperti film layar lebar, iklan, dokumenter, dan materi promosi.
  • Who?
    Pengumuman disampaikan oleh Lembaga Sensor Film (LSF) melalui akun Instagram resminya @lsf_ri kepada masyarakat dan pelaku industri perfilman.
  • Where?
    Penyampaian informasi dilakukan secara daring melalui laman media sosial resmi LSF yang berpusat di Jakarta, Indonesia.
  • When?
    Informasi mengenai tarif sensor film ini dipublikasikan baru-baru ini melalui unggahan resmi LSF di Instagram; waktu pastinya per saat ini belum diketahui.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memberikan transparansi kepada publik terkait biaya sensor film serta menegaskan kewajiban lulus sensor sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman.
  • How?
    LSF menjelaskan rincian tarif per menit untuk setiap jenis tayangan, membandingkannya dengan harga umum seperti kopi susu atau sewa lapangan padel guna menunjukkan keterjangkauan biaya sensor tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
LSF bilang kalau harga untuk sensor film di Indonesia itu murah banget. Mereka yang tugasnya cek film sebelum tayang. Katanya, biaya sensor satu menit film cuma dua ribu rupiah. Jadi kalau film dua jam, harganya kayak beli kopi susu aja. Sekarang orang tahu kalau sensor film nggak mahal dan bisa buat banyak jenis video juga.Lembaga Sensor Film bilang kalau harga untuk sensor film di Indonesia itu murah sekali. Satu menit film dibayar dua ribu rupiah lebih sedikit. Jadi kalau filmnya dua jam, harganya sekitar dua ratus empat puluh ribu rupiah. Katanya ini lebih murah dari segelas kopi susu atau sewa lapangan padel. Sekarang semua film harus disensor dulu sebelum bisa ditonton orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lembaga Sensor Film (LSF) mengungkapkan layanan sensor film di Indonesia yang ternyata dibanderol dengan tarif yang relatif terjangkau. 

Lewat unggahan di laman Instagram resminya, @lsf_ri, LSF membandingkan tarif sensor film yang ternyata lebih murah dari harga segelas kopi susu atau sewa lapangan padel.

Selain tarif sensor film, LSF juga membagikan tarif per menit yang ditetapkan untuk berbagai publikasi agar lulus sensor. Lantas, berapa tarif sensor film di Indonesia?

Simak penjelasan selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini soal LSF ungkap tarif sensor film di Indonesia yang ternyata murah.

Tarif Sensor Film oleh LSF Indonesia Per Menit

ilustrasi orang menonton film di bioskop (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Aturan mengenai sensor film di Indonesia sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman yang menegaskan bahwa setiap film yang akan diedarkan, diekspor, dipertunjukkan, atau ditayangkan wajib lulus sensor.

Untuk mendapatkan sensor film dari lembaga resmi dan kredibel, setiap film yang akan ditayangkan harus lolos proses sensor dari LSF.

Diketahui tarif sensor film layar lebar nasional dikenakan Rp2.056 per menit. Jika dikalikan pada mayoritas durasi film panjang di bioskop nasional, yakni 120 menit, maka tarif sensor film umumnya sebesar Rp246.720 untuk satu film layar lebar.

Lebih Murah Dibandingkan Harga Segelas Kopi

ilustrasi es kopi decaf kelapa (pexels.com/Emre Akyol)

Untuk membandingkan tarif sensor film yang. murah, LSF juga membandingkan tarif ini dengan harga segelas kopi susu yang beredar di pasaran dan jadi bagian sehari-hari masyarakat.

Jika segelas kopi susu dibanderol dengan harga Rp 25.000, harga ini merupakan nominal yang sama untuk 12 menit durasi sensor film.

Artinya, tarif sensor film per 12 menit sama dengan segelas kopi susu. Jika dihitung, 12 menit film layar lebar memiliki tarif sensor sebesar Rp24.672. 

Tarif sensor film jika dihitung dalam mayoritas durasi penuh film layar lebar juga diklaim lebih murah dibandingkan sewa lapangan padel di Jakarta. 

Jika sewa lapangan padel seharga Rp500.000 per jam, maka tarif ini setara dengan sensor film untuk durasi 243 menit, di atas rata-rata durasi film layar lebar yang hanya 120 menit, atau sama dengan tarif sensor untuk dua film.

Tarif Sensor LSF untuk Berbagai Jenis Film hingga Iklan

ilustrasi clapperboard dan roll film (freepik.com/)

Selain menetapkan tarif untuk sensor film layar lebar, LSF juga menyediakan tarif sensor untuk berbagai bentuk, mulai dari iklan, dokumenter atau video pendidikan, hingga sarana promosi atau publikasi. 

Berikut ini daftar tarif sensor LSF yang resmi dan berkekuatan hukum:

Jenis Film Cerita

  • Layar lebar nasional: Rp2.056/menit

  • Layar lebar asing: Rp4.112/menit

  • Rekaman video: Rp1.000/menit

Jenis Iklan

  • Layar lebar nasional: Rp7.000/menit

  • Layar lebar asing: Rp14.000/menit

  • Rekaman video: Rp5.000/menit

Penerangan/Dokumenter/Pendidikan

  • Layar lebar nasional: Rp1.371/menit

  • Layar lebar asing: Rp2.472/menit

  • Rekaman video: Rp250/menit

Sarana Promosi/Publikasi

  • Still photo: Rp5.000/menit

  • One sheet: Rp7.500/menit

  • Poster: Rp10.000/menit

  • Baliho: Rp15.000/menit

  • Slide: Rp5.000/menit

  • Clise: Rp5.000/menit.

Itu dia penjelasan soal LSF ungkap tarif sensor film di Indonesia yang ternyata murah. Tarif sensor film di Indonesia ternyata cukup murah per menit nya. Bisa untuk film layar lebar, dokumenter, hingga iklan juga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article