Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Makanan Khas Purwokerto yang Bikin Nagih, Wajib Kamu Coba
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya/AI
  • Sroto Sokaraja menawarkan kuah kaldu dengan bumbu kacang dan kerupuk remas, sementara gethuk goreng berbahan singkong-gula merah menjadi oleh-oleh tahan lama dengan varian rasa.
  • Tahu brontak adalah tahu isi sayuran berbalut tepung, sedangkan tempe mendoan digoreng setengah matang sehingga lembut di dalam dan renyah tipis di luar.
  • Kluban memadukan sayuran dengan bumbu masak serta bunga kecombrang, sementara lembutan merupakan ikan kecil air tawar berbumbu rempah yang disantap sebagai lauk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Purwokerto punya banyak makanan enak. Ada sroto dengan kuah dan bumbu kacang, gethuk goreng dari singkong, dan tahu brontak isi sayur. Ada juga tempe mendoan yang lembut. Kluban adalah sayur berbumbu. Lembutan adalah ikan kecil dari sungai. Semua bisa dimakan dengan nasi atau jadi camilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau mendengar nama Purwokerto, kebanyakan orang pasti langsung kepikiran tempe mendoan. Wajar saja, camilan gurih itu memang menjadi ikon kota yang juga dijuluki Kota Satria ini. 

Tapi tahukah kamu, di balik nama besar mendoan, Purwokerto masih menyimpan banyak sajian lain yang sama-sama sedap dan sayang banget kalau dilewatkan.

Buat kamu yang berencana healing ke daerah Banyumas Raya atau sekadar penasaran dengan kekayaan kuliner Jawa Tengah, berikut Popmama.com merangkum 6 makanan khas Purwokerto, dikutip dari IDN Times. Yuk, simak sampai habis!

1. Sroto sokaraja

Wikimedia Commons/Midori

Kalau di daerah lain namanya soto, di Purwokerto dan sekitarnya masyarakat setempat lebih akrab menyebutnya sroto. Meski sama-sama berkuah, sroto sokaraja punya karakter yang cukup mencolok dibanding soto dari daerah lain. 

Keunikannya terletak pada tambahan bumbu kacang yang diulek halus, lalu disiram ke dalam mangkuk berisi kuah kaldu gurih. Belum lengkap rasanya kalau di atasnya tidak ditaburi kerupuk sroto yang sudah diremas kasar.

Perpaduan gurihnya kaldu, legitnya bumbu kacang, dan renyahnya kerupuk inilah yang bikin sroto sokaraja punya rasa khas yang susah ditemukan di tempat lain.

Apalagi kalau disantap saat cuaca mendung atau musim hujan, rasanya menjadi semakin pas di lidah dan menghangatkan badan.

2. Gethuk goreng

Shopee.co.id

Puas menyantap yang berkuah, saatnya beralih ke camilan legendaris yang juga jadi buruan wisatawan sebagai oleh-oleh: gethuk goreng. 

Gethuk sendiri merupakan olahan dari singkong yang dihaluskan, lalu dicampur dengan gula merah sehingga menghasilkan rasa manis legit yang bikin nagih. Seiring waktu, kini sudah muncul berbagai varian rasa baru seperti cokelat dan durian, jadi pilihannya makin variatif.

Proses menggoreng inilah yang menjadi pembeda utama gethuk goreng dari gethuk biasa. Berkat digoreng, camilan ini jadi lebih tahan lama dan cocok dibawa sebagai buah tangan perjalanan jauh.

Namun, kalau kamu lebih suka teksturnya yang belum digoreng, tenang saja, banyak kok pusat oleh-oleh di Purwokerto yang juga menjual versi gethuk mentahnya.

3. Tahu brontak

Instagram.com/babah_hoi

Namanya memang unik dan bikin penasaran, tahu brontak. Meski terdengar seperti sedang “memberontak”, sebenarnya ini adalah sebutan khas Purwokerto untuk tahu isi. 

Bedanya, isian di dalam tahu ini cukup melimpah, mulai dari irisan wortel, kubis, hingga tauge yang dibalut adonan tepung lalu digoreng hingga garing.

Sensasi gurihnya tahu berpadu dengan renyahnya sayuran di dalamnya membuat camilan ini jadi favorit banyak orang. Supaya makin nendang, tahu brontak paling nikmat disantap hangat-hangat sambil dicocol cabai rawit hijau.

4. Tempe mendoan

Wikimedia Commons/Hersy ardianty a

Tidak lengkap rasanya membahas kuliner Purwokerto tanpa menyebut sang primadona, yaitu tempe mendoan, yang sudah dikenal di berbagai wilayah di Indonesia.

Berbeda dari tempe pada umumnya, tempe mendoan diiris tipis sekitar 2–3 mm dan biasanya dibungkus dengan daun pisang berbentuk persegi panjang sebelum dicelup ke dalam adonan tepung beras dan tepung terigu yang dibumbui.

Nama “mendoan” sendiri berasal dari kata lokal “mendo” yang berarti setengah matang. Karena itulah, tempe ini memang sengaja digoreng setengah matang, tidak sampai kering seperti tempe goreng biasa, sehingga teksturnya tetap lembut di dalam dan renyah tipis di luar. 

Cara menikmatinya juga khas: digigit langsung bersama cabai rawit hijau atau dicocol dengan sambal kecap pedas manis. Sekali coba, dijamin bikin ketagihan.

5. Kluban

Instagram.com/liyah.29

Sekilas kluban memang terlihat mirip urap yang biasa kita temui di daerah lain, tapi jangan salah, keduanya punya perbedaan mendasar dalam cara mengolah bumbunya. 

Kalau bumbu urap biasanya dikukus, warga Purwokerto justru memasak bumbu kluban yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, kencur, terasi, gula, dan garam langsung di atas wajan atau panci dengan tambahan air, bukan dikukus.

Ciri khas lain yang bikin kluban yang membuatnya semakin istimewa adalah kehadiran bunga kecombrang di antara campuran sayurannya.

Bunga ini memberikan aroma segar sekaligus sensasi rasa asam yang unik, sesuatu yang jarang ditemukan pada urap kebanyakan. Rasanya yang segar membuat kluban cocok menjadi teman makan nasi hangat, apalagi kalau dipadukan dengan lauk gurih lainnya.

6. Lembutan

Instagram.com/chef_desyanto

Terakhir, ada satu kuliner khas yang mungkin masih asing di telinga wisatawan luar daerah, yaitu lembutan. Ini merupakan ikan air tawar berukuran sangat kecil, semacam baby fish, yang biasanya diperoleh langsung dari Sungai Serayu, Sungai Logawa, atau sungai-sungai lain di sekitar Purwokerto.

Meski ukurannya mini, lembutan yang dimasak dengan bumbu rempah pilihan menghasilkan rasa gurih yang bikin nagih. 

Selain lezat, lembutan juga dikenal sebagai sumber protein dan kalsium yang tinggi, sehingga cocok dijadikan lauk sehat untuk seluruh anggota keluarga. Rasanya yang gurih membuat lembutan cocok untuk disantap bersama nasi hangat dan sambal.

Nah, itulah pembahasan mengenai  6 makanan khas Purwokerto yang wajib masuk daftar buruanmu. Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article