Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Makanan Penyebab Dehidrasi yang Bikin Kekurangan Cairan Tubuh
Pexels/Beth Fitzpatrick
  • Makanan ultra proses, daging olahan, acar, kecap, pizza, dan kacang asin dapat mengganggu hidrasi karena kandungan natrium tinggi yang memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.
  • Makanan penutup bergula dapat memicu pengeluaran cairan lebih banyak, sementara pemanis buatan tertentu berpotensi menyebabkan diare yang menguras cairan tubuh.
  • Asparagus dan artikok mengandung asparagin diuretik, sedangkan bit tinggi kalium yang dapat meningkatkan buang air kecil; konsumsi berlebihan perlu diimbangi air putih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sepuluh jenis makanan disebut dapat berkontribusi pada dehidrasi, terutama karena kandungan natrium, gula tambahan, atau senyawa diuretik yang dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.
  • Who?
    Orang yang mengonsumsi makanan ultra proses, daging olahan, acar, kecap, makanan penutup, asparagus, pizza, kacang asin, bit, dan artikok dalam porsi tertentu.
  • Where?
    Kondisi ini berkaitan dengan konsumsi makanan dalam pola makan sehari-hari; tidak ada lokasi kejadian khusus yang disebutkan.
  • When?
    Risiko kekurangan cairan dapat muncul saat makanan tinggi natrium atau gula dikonsumsi, maupun ketika bahan bersifat diuretik dimakan dalam jumlah banyak.
  • Why?
    Natrium berlebih dapat menarik cairan sel ke aliran darah, gula dapat meningkatkan pengeluaran cairan, dan asparagin atau kalium tertentu dapat meningkatkan produksi urine.
  • How?
    Asupan makanan tersebut dibatasi sesuai porsi, sementara kebutuhan cairan diimbangi dengan minum air putih yang cukup, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi garam atau gula.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Makanan asin dan manis seperti keripik, sosis, acar, kecap, pizza, kacang asin, kue, dan es krim bisa bikin tubuh kurang air. Asparagus, bit, dan artikok juga bisa bikin kita lebih sering pipis. Garam dan gula terlalu banyak tidak baik. Jadi, makan secukupnya dan minum air putih yang banyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau bicara soal dehidrasi, biasanya yang langsung terbayang adalah kurang minum air putih. Padahal, makanan yang kamu santap sehari-hari juga bisa jadi penyebab dehidrasi tanpa disadari.

Ada beberapa kandungan gizi yang membuat makanan menjadi dehidrasi, salah satunya adalah natrium alias garam berlebih. Saat tubuh kelebihan natrium, sel-sel akan menyumbangkan cairannya ke aliran darah demi menjaga keseimbangan kadar garam.

Supaya kamu dapat mengonsumsi makanan dalam porsi yang tepat, berikut Popmama.com mengulas 10 makanan penyebab dehidrasi, dikutip dari Real Simple. Yuk, simak sampai habis!

1. Makanan ultra proses

Pexels/Engin Akyurt

Keripik kentang, makanan beku kemasan, hingga camilan manis kemasan masuk kategori makanan ultra proses yang paling dehidrasi. Makanan jenis ini menyumbang sebagian besar asupan natrium dan gula tambahan harian, bahkan terkadang protein berlebih juga ikut terselip di dalamnya.

Kombinasi ketiga zat itu membuat makanan ultra proses menjadi perusak diam-diam target hidrasi harian kamu. Meski rasanya menggoda dan enak, sebaiknya batasi konsumsinya, ya.

2. Daging olahan

Pexels/Mark Stebnicki

Sosis memang merupakan makanan praktis dan lezat buat isian sandwich, tapi daging olahan ini sarat natrium. Selain berisiko bagi kesehatan jangka panjang, daging olahan juga sering dibumbui gula tambahan yang makin mempercepat proses dehidrasi.

Kalau kamu ingin alternatif yang lebih aman, coba masak dan iris sendiri daging ayam atau sapi di rumah tanpa bumbu berlebih. Cara ini bisa jadi solusi untuk tetap menikmati sandwich favorit tanpa terlalu banyak asupan garam.

3. Acar

Pexels/RDNE Stock project

Masih berkaitan dengan makanan olahan, acar juga termasuk makanan penyebab dehidrasi karena kandungan natriumnya yang tinggi. Proses pengasinan pada acar membuat kadar garamnya melonjak drastis.

Untungnya, kini banyak tersedia varian acar rendah sodium yang bisa jadi pilihan lebih aman. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati sensasi asam segarnya tanpa terlalu khawatir soal hidrasi.

4. Kecap

Pexels/Felicity Tai

Siapa sangka, kecap asin yang biasa jadi pelengkap makan ternyata juga menyumbang pada dehidrasi. Kecap dikenal sarat natrium sehingga kurang membantu upaya menjaga cairan tubuh tetap optimal.

Bahkan varian kecap rendah sodium pun masih mengandung garam dalam jumlah yang cukup tinggi. Jadi, sebaiknya gunakan kecap secukupnya saja, terutama saat tubuh sedang dehidrasi atau butuh ekstra cairan.

5. Makanan penutup

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Kue dan es krim yang manis nan menggoda, ternyata dapat menyebabkan dehidrasi. Gula tambahan pada makanan penutup memicu tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan, sementara pemanis buatan pada beberapa produk bisa menyebabkan diare yang justru menguras cairan tubuh.

Bukan berarti kamu harus berhenti total menikmati dessert kesukaan. Cukup batasi porsinya dan imbangi dengan minum air putih yang cukup setelahnya.

6. Asparagus

Pexels/mali maeder

Meski dikenal sebagai sayuran sehat, asparagus rupanya mengandung asparagin dalam jumlah tinggi, senyawa yang bersifat diuretik. Kandungan ini bisa memicu tubuh untuk memproduksi lebih banyak urine.

Namun, kamu tak perlu terlalu khawatir karena asparagus sebagian besar terdiri dari air. Efek dehidrasinya baru terasa signifikan kalau dikonsumsi dalam porsi sangat banyak, misalnya lima porsi sekaligus.

7. Pizza

Pexels/Bruno Cantuária

Siapa yang bisa menolak pizza hangat dengan topping melimpah? Sayangnya, hampir setiap lapisan pizza, mulai dari keju, adonan, hingga pepperoni, sarat akan natrium.

Meski saus tomat dan topping sayurannya menyumbang sedikit cairan, jumlahnya tak cukup untuk mengimbangi kadar garam yang tinggi. Jadi, jangan lupa siapkan segelas besar air putih atau minuman penambah cairan saat menyantap pizza favorit.

8. Kacang asin

Pexels/Engin Akyurt

Kacang asin memang camilan sehat dengan kandungan lemak baik dan protein, tapi bumbu asinnya yang bikin nagih justru berisiko bagi hidrasi tubuh. Satu porsi kacang asin bisa mengandung 10 persen dari kebutuhan natrium harian, apalagi kalau kamu tak berhenti di satu genggam saja.

Kalau ingin tetap menikmati rasa gurihnya, coba campurkan kacang asin dengan kacang tawar atau yang rendah garam. Cara ini membantu mengurangi asupan natrium tanpa mengorbankan kenikmatannya.

9. Buah bit

Pexels/Sabur Ahmed Jishan

Buah bit memang kaya nutrisi, tapi kandungan kaliumnya yang tinggi ternyata dapat membantu membuang cairan dari tubuh. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kamu jadi lebih sering bolak-balik ke kamar mandi setelah minum jus bit.

Semakin sering buang air kecil, semakin besar pula cairan tubuh yang perlu diganti. Jadi, imbangi konsumsi bit dengan minum air putih yang cukup, ya.

10. Artikok

Pexels/Thomas Parker

Sama seperti asparagus, artikok juga tinggi kandungan asparagin yang bersifat diuretik. Sayuran ini tetap kaya serat, vitamin, dan mineral, sehingga sebenarnya tergolong makanan sehat untuk dikonsumsi.

Hanya saja, jarang ada orang yang makan artikok dalam jumlah banyak hingga benar-benar memengaruhi status hidrasi tubuh. Jadi, kamu tetap bisa menikmatinya sebagai bagian dari menu sehat sehari-hari.

Nah, itulah pembahasan mengenai 10 makanan penyebab dehidrasi yang harus dikonsumsi secukupnya dan diimbangi dengan minum air putih yang cukup sepanjang hari. Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article