Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

10 Makanan yang Membantu Anak Tetap Terhidrasi saat Cuaca Panas

10 Makanan yang Membantu Anak Tetap Terhidrasi saat Cuaca Panas
Pexels/Alex Green
Intinya Sih
  • Cuaca panas dan kemarau membuat anak lebih mudah berkeringat, kehilangan cairan, serta kurang nafsu makan; asupan minum dan makanan bernutrisi perlu diperhatikan.
  • Buah dan sayuran tinggi air seperti semangka, timun, jeruk, stroberi, melon, serta tomat membantu hidrasi sekaligus menyediakan vitamin, serat, dan antioksidan.
  • Yogurt, kelapa muda, sup ayam bersayur, dan pisang melengkapi kebutuhan protein, probiotik, elektrolit, energi, serta mineral; pilih tanpa gula berlebih dan tetap utamakan air putih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Belakangan ini, cuaca di berbagai daerah di Indonesia terasa semakin terik. Memasuki musim kemarau, bahkan di beberapa wilayah dampak fenomena El Nino membuat suhu udara meningkat dan udara terasa lebih kering.

Kondisi ini dapat membuat anak lebih mudah berkeringat, kehilangan cairan, hingga mengalami penurunan nafsu makan apabila kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi dengan baik.

Ketika cuaca panas, bukan hanya asupan minum yang perlu diperhatikan, tetapi juga pilihan makanan sehari-hari.

Makanan yang kaya kandungan air, vitamin, mineral, serta elektrolit alami dapat membantu menjaga tubuh anak tetap terhidrasi sekaligus mendukung daya tahan tubuhnya.

Nah, agar si Kecil tetap aktif dan nyaman beraktivitas selama musim kemarau, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa makanan terbaik yang bisa Mama sajikan di rumah.

1. Semangka

Semangka mengandung banyak air, cocok dikonsumsi saat cuaca panas
Pexels/Damir Mijailovic

Semangka menjadi salah satu buah terbaik yang dapat diberikan kepada anak saat cuaca panas. Buah berwarna merah segar ini mengandung sekitar 90 persen air, sehingga efektif membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Ketika musim kemarau atau cuaca panas akibat fenomena El Nino membuat anak lebih mudah berkeringat, semangka dapat menjadi camilan sehat yang membantu menggantikan cairan yang hilang.

Selain kandungan air yang tinggi, semangka juga mengandung vitamin A, vitamin C, serta antioksidan likopen yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.

Rasanya yang manis alami juga membuat buah ini lebih mudah disukai anak dibandingkan dengan camilan tinggi gula. Mama bisa menyajikannya dalam bentuk potongan buah, salad buah, atau dibuat menjadi jus tanpa tambahan gula.

Namun, sebaiknya tetap diberikan dalam porsi yang sesuai dengan usia anak agar asupan gizinya tetap seimbang.

Mengonsumsi semangka secara rutin saat cuaca panas juga membantu tubuh terasa lebih segar sehingga anak tetap semangat beraktivitas.

2. Timun

Timun dapat menjadi camilan sehat yang tinggi kandungan air
Pexels/Adedamola Oyenuga

Timun dikenal sebagai sayuran dengan kandungan air yang sangat tinggi, yaitu sekitar 95 persen. Tak heran jika timun sering menjadi pilihan untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi saat cuaca sedang panas.

Musim kemarau saat ini memang membuat suhu udara meningkat, tetapi timun dapat menjadi pelengkap menu makan maupun camilan sehat untuk anak.

Selain kaya air, timun juga mengandung vitamin K, vitamin C, kalium, dan berbagai antioksidan yang membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Teksturnya yang renyah dan rasanya yang ringan membuat timun mudah dipadukan dengan berbagai hidangan. Mama dapat menyajikannya sebagai lalapan, dicampurkan ke dalam salad, atau dipotong kecil sebagai finger food bagi anak yang sudah mampu makan sendiri.

Agar lebih menarik, timun juga bisa dipadukan dengan yogurt sebagai camilan segar. Memberikan timun secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian sekaligus menambah asupan serat yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan anak.

3. Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C yang bagus untuk tubuh
Pexels/ROMAN ODINTSOV

Jeruk menjadi salah satu buah yang cocok dikonsumsi anak saat cuaca panas karena memiliki kandungan air yang tinggi sekaligus kaya akan vitamin C.

Saat musim kemarau atau suhu udara meningkat akibat El Nino, anak cenderung lebih mudah kehilangan cairan melalui keringat.

Mengonsumsi jeruk dapat membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus memberikan sensasi segar yang disukai anak. Selain itu, vitamin C di dalam jeruk berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh sehingga anak tetap sehat saat beraktivitas di luar ruangan.

Jeruk juga mengandung folat, kalium, dan berbagai antioksidan yang mendukung pertumbuhan si Kecil.

Mama bisa menyajikan jeruk dalam bentuk buah utuh agar anak juga mendapatkan asupan serat.

Jika ingin membuat jus, usahakan tanpa tambahan gula agar manfaat gizinya tetap optimal. Pilih jeruk yang matang dan rasanya manis alami supaya anak lebih lahap.

Dengan mengonsumsi jeruk secara rutin, kebutuhan cairan sekaligus nutrisi harian anak dapat terpenuhi dengan lebih baik saat cuaca panas.

4. Yogurt

Yogurt bagus untuk dikonsumsi karena bermanfaat untuk pencernaan
Pexels/Life Of Pix

Saat cuaca panas, anak terkadang kehilangan nafsu makan karena tubuh terasa gerah dan kurang nyaman.

Dalam kondisi seperti ini, yogurt bisa menjadi pilihan camilan sehat yang menyegarkan sekaligus mengenyangkan. Teksturnya yang lembut dan rasa asam manis alami membuat yogurt lebih mudah diterima anak, terutama jika disajikan dalam keadaan dingin.

Selain mengandung air yang membantu menjaga hidrasi tubuh, yogurt juga kaya protein, kalsium, vitamin B, serta probiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan.

Probiotik berperan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga sistem pencernaan anak tetap optimal.

Mama dapat memilih yogurt plain tanpa tambahan gula, lalu menambahkan potongan buah segar seperti stroberi, pisang, atau mangga agar rasanya lebih nikmat.

Hindari memilih yogurt dengan kandungan gula yang terlalu tinggi karena justru dapat meningkatkan asupan gula harian anak.

Dengan penyajian yang tepat, yogurt bisa menjadi menu selingan yang sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus menjaga tubuh anak tetap segar selama musim kemarau.

5. Kelapa muda

Air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat keringat
Pexels/Augustinus Martinus Noppé

Air kelapa muda dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan, tetapi daging buahnya juga dapat menjadi pilihan makanan yang baik untuk anak saat cuaca panas.

Air kelapa mengandung elektrolit alami, seperti kalium, natrium, dan magnesium, yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat berkeringat.

Hal ini sangat bermanfaat ketika musim kemarau atau cuaca panas membuat anak lebih banyak beraktivitas dan mudah mengalami dehidrasi ringan.

Selain itu, daging kelapa muda memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dikunyah oleh anak.

Mama bisa menyajikan air kelapa tanpa tambahan gula atau sirup agar manfaatnya tetap optimal.

Namun, air kelapa sebaiknya tetap diberikan dalam jumlah yang wajar dan tidak menggantikan kebutuhan air putih sehari-hari.

Jadikan air kelapa sebagai variasi minuman sehat, bukan minuman utama. Dengan kandungan cairan dan elektrolit alaminya, kelapa muda dapat membantu menjaga tubuh anak tetap segar sekaligus mendukung keseimbangan cairan saat cuaca sedang terik.

6. Stroberi

Stroberi dapat dicampurkan ke yogurt agar lebih disukai anak
Pexels/Jess Ho

Stroberi merupakan buah yang kaya akan air, vitamin C, serat, dan berbagai antioksidan yang baik untuk kesehatan anak.

Kandungan airnya membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, sedangkan vitamin C berperan dalam mendukung daya tahan tubuh, terutama saat cuaca panas yang dapat membuat anak lebih mudah lelah.

Selain itu, antioksidan dalam stroberi membantu melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Rasanya yang manis sedikit asam juga membuat buah ini disukai banyak anak. Mama dapat menyajikan stroberi sebagai camilan segar, dicampurkan ke dalam yogurt, oatmeal, atau dibuat menjadi smoothie tanpa tambahan gula.

Agar kandungan nutrisinya tetap terjaga, sebaiknya stroberi dikonsumsi dalam keadaan segar setelah dicuci bersih.

Jika anak belum terbiasa dengan rasa asamnya, Mama bisa mengombinasikannya dengan buah lain seperti pisang atau semangka.

Menghadirkan stroberi dalam menu harian menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus vitamin penting bagi si Kecil selama musim kemarau.

7. Sup ayam dengan banyak sayuran

Sup dapat memenuhi kebutuhan hidrasi harian
Pexels/Nano Erdozain

Meski identik dengan makanan hangat, sup ayam tetap menjadi menu yang baik dikonsumsi anak saat cuaca panas.

Kuah sup mengandung banyak cairan yang membantu memenuhi kebutuhan hidrasi harian, terutama ketika anak kehilangan banyak cairan akibat berkeringat.

Selain itu, sup ayam juga kaya nutrisi karena biasanya berisi berbagai sayuran, seperti:

  • wortel,
  • kentang,
  • jagung,
  • buncis,
  • brokoli.

Kombinasi bahan tersebut memberikan vitamin, mineral, serat, dan protein yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Jika anak sedang kurang nafsu makan karena udara terasa gerah, sup ayam cenderung lebih mudah disantap dibandingkan dengan makanan yang terlalu berat atau berminyak.

Mama juga bisa menyajikan sup dalam keadaan hangat suam-suam kuku agar tetap nyaman dinikmati.

Pilih kaldu ayam rumahan dan batasi penggunaan garam atau penyedap berlebihan supaya kandungan gizinya tetap seimbang.

Dengan menu yang lengkap seperti ini, anak tidak hanya mendapatkan asupan cairan, tetapi juga energi dan nutrisi penting untuk tetap aktif selama cuaca panas.

8. Melon

Melon mengandung 90% air yang menjaga tubuh tetap terhidrasi
Pexels/alleksana

Melon menjadi buah berikutnya yang baik dikonsumsi anak saat cuaca panas karena mengandung sekitar 90 persen air.

Kandungan cairan yang tinggi membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi ketika anak lebih banyak berkeringat selama musim kemarau.

Selain menyegarkan, melon juga kaya akan vitamin A dan vitamin C yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan mata, serta mendukung pertumbuhan kulit yang sehat.

Rasanya yang manis alami membuat buah ini mudah disukai anak tanpa perlu tambahan gula. Mama dapat menyajikan melon dalam bentuk potongan buah, dicampurkan ke salad buah, atau diolah menjadi smoothie bersama yogurt.

Hindari menambahkan pemanis berlebihan agar manfaat gizinya tetap maksimal.

Melon juga mengandung serat yang membantu melancarkan pencernaan sehingga cocok dijadikan camilan sehat di sela waktu makan.

Dengan menyajikan melon secara rutin, Mama tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan cairan si Kecil, tetapi juga memberikan berbagai vitamin dan mineral penting untuk mendukung aktivitasnya saat cuaca sedang terik.

9. Tomat

Tomat kaya akan vitamin yang dapat membantu tubuh lebih terhidrasi
Pexels/Dmitry Demidov

Meski sering dianggap sebagai sayuran, tomat sebenarnya termasuk buah yang memiliki kandungan air cukup tinggi sehingga baik dikonsumsi saat cuaca panas.

Sekitar 94 persen bagian tomat terdiri dari air yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh anak.

Selain itu, tomat kaya akan:

  • vitamin C,
  • vitamin A,
  • kalium,
  • likopen, yaitu antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mama bisa menyajikan tomat dalam berbagai cara, mulai dari dicampurkan ke dalam sup, dibuat saus rumahan, dimasukkan ke salad, hingga dijadikan jus tanpa tambahan gula.

Jika anak kurang menyukai rasa asam tomat segar, cobalah mengolahnya bersama makanan favoritnya agar lebih mudah diterima.

Mengonsumsi tomat secara rutin juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian anak sekaligus menjaga tubuh tetap segar saat suhu udara sedang tinggi.

Dengan pilihan menu yang bervariasi, anak pun tidak mudah bosan mengonsumsi makanan sehat selama musim kemarau.

10. Pisang

Pisang mengandung karbohidrat sehingga dapat menjadi sumber energi
Pexels/alleksana

Saat cuaca panas, tubuh anak tidak hanya kehilangan cairan, tetapi juga elektrolit penting seperti kalium melalui keringat.

Oleh karena itu, pisang menjadi salah satu buah yang layak masuk ke dalam menu harian. Pisang memang tidak mengandung air sebanyak semangka atau melon, tetapi kaya akan kalium yang berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf.

Buah ini juga mengandung karbohidrat alami yang dapat menjadi sumber energi sehingga anak tetap aktif beraktivitas sepanjang hari.

Teksturnya yang lembut membuat pisang mudah dikonsumsi oleh bayi yang sudah mulai MPASI maupun anak yang lebih besar.

Mama bisa menyajikan pisang sebagai camilan, dicampurkan ke dalam oatmeal, dibuat smoothie bersama susu atau yogurt, maupun diolah menjadi pancake sehat tanpa tambahan gula berlebih.

Dengan kandungan gizi yang lengkap, pisang dapat menjadi pelengkap menu sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama musim kemarau dan cuaca panas yang berkepanjangan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More