Terong hijau sering kali dikenal sebagai pelengkap lalapan yang disantap bersama sambal. Rasanya yang segar dan sedikit pahit justru membuat makan jadi semakin nikmat.
10 Manfaat Terong Hijau bagi Kesehatan, Bisa Bikin Awet Muda!

- Terong hijau kaya antioksidan seperti nasunin yang melindungi sel tubuh dari radikal bebas, membantu menjaga kesehatan otak, serta mencegah kerusakan akibat polusi dan stres.
- Kandungan kalium, serat, vitamin K, dan zat besi dalam terong hijau mendukung tekanan darah stabil, pencernaan lancar, tulang kuat, serta pembentukan darah yang optimal.
- Vitamin C dan air tinggi pada terong hijau bantu produksi kolagen, menjaga kulit tetap lembap dan elastis, sekaligus memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini.
Di balik kesederhanaannya, sayuran ini ternyata juga menyimpan banyak manfaat yang jarang disadari.
Tidak hanya sekadar teman makan, terong hijau punya kandungan nutrisi yang cukup lengkap dan baik untuk tubuh. Mulai dari antioksidan, serat, sampai vitamin penting yang tentunya punya manfaat penting untuk tubuh.
Kira-kira apa saja manfaatnya? berikut Popmama.com siapkan 10 manfaat terong hijau bagi kesehatan. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Melindungi tubuh dari radikal bebas

Terong hijau mengandung antioksidan kuat, salah satunya nasunin, yang berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
Menurut Healthline, nasunin termasuk jenis anthocyanin yang dikenal mampu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas sendiri bisa datang dari mana saja, mulai dari polusi, asap rokok, hingga stres.
Kalau dibiarkan, radikal bebas bisa memicu berbagai penyakit kronis. Dengan rutin mengonsumsi terong hijau, tubuh punya perlindungan tambahan untuk menjaga sel tetap sehat, termasuk sel otak agar fungsinya tetap optimal.
2. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil

Bagi kamu yang punya masalah tekanan darah, terong hijau bisa menjadi salah satu pilihan sayur yang aman dikonsumsi. Kandungan kalium di dalamnya membantu melemaskan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Selain itu, senyawa alami di dalam terong juga membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Meski bukan pengganti obat, konsumsi terong hijau secara rutin bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.
3. Baik untuk pencernaan dan membantu menjaga berat badan

Terong hijau kaya akan serat, yang sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Serat ini membantu membersihkan saluran pencernaan dan mencegah sembelit.
Menariknya lagi, serat juga membuat kenyang lebih lama. Untuk itu, terong hijau bisa jadi pilihan yang pas bagi yang sedang diet karena rendah kalori namun tetap mengenyangkan.
4. Mendukung fungsi otak tetap optimal

Nutrisi dalam terong hijau juga memiliki peran penting untuk kesehatan otak. Kandungan fitonutriennya membantu meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga suplai oksigen dan nutrisi tetap terjaga.
Kalau aliran darah lancar, fungsi otak seperti konsentrasi, daya ingat, dan fokus juga bisa bekerja lebih baik.
5. Menjaga kesehatan tulang dan membantu pembentukan darah

Melansir dari Medical News Today, terong hijau mengandung vitamin K dan mangan yang baik untuk menjaga kekuatan tulang. Nutrisi ini membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih optimal, sehingga tulang tidak mudah rapuh.
Selain itu, kandungan zat besi dan tembaga di dalamnya juga membantu pembentukan sel darah merah. Dengan begitu, risiko anemia bisa ditekan dan tubuh tetap punya energi yang cukup untuk beraktivitas.
6. Membantu meningkatkan daya ingat dan fokus

Selain menjaga aliran darah ke otak, kandungan antioksidan dalam terong hijau juga membantu melindungi sel saraf dari kerusakan. Ini penting untuk menjaga fungsi kognitif tetap tajam.
Kalau dikonsumsi secara rutin, terong hijau bisa membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fokus, terutama saat sedang banyak aktivitas atau pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi.
7. Membantu memperkuat tulang dan gigi

Kandungan mineral dalam terong hijau juga berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. Mangan membantu proses pembentukan jaringan tulang, sementara vitamin K mendukung penyerapan kalsium.
Dengan asupan nutrisi yang cukup, tulang jadi lebih kuat dan tidak mudah mengalami pengeroposan. Gigi pun tetap kokoh dan sehat dalam jangka panjang.
8. Mencegah anemia dan membantu menjaga energi tubuh

Zat besi dalam terong hijau berperan penting dalam produksi komponen darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh (hemoglobin). Kalau kadar hemoglobin cukup, tubuh jadi tidak mudah lelah.
Ini sangat penting, terutama bagi yang sering merasa lemas atau kurang energi. Dengan konsumsi terong hijau, tubuh bisa tetap bertenaga sepanjang hari.
9. Berpotensi menurunkan risiko kanker

Terong hijau mengandung senyawa polifenol yang dikenal memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Mengutip penjelasan dari Health.com, senyawa ini membantu melindungi sel dari kerusakan yang bisa memicu pertumbuhan sel abnormal.
Meski bukan pengobatan utama, konsumsi makanan kaya antioksidan seperti terong hijau bisa menjadi langkah pencegahan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
10. Membantu melawan penuaan dini dan menjaga kesehatan kulit

Kandungan air yang tinggi dalam terong hijau membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dari dalam. Ditambah lagi, vitamin C di dalamnya berperan dalam produksi kolagen, yang penting untuk menjaga kulit tetap kenyal dan elastis.
Antioksidannya juga membantu melindungi kulit dari efek buruk polusi dan sinar matahari. Dengan konsumsi rutin, kulit bisa terlihat lebih segar, sehat, dan tidak mudah mengalami tanda-tanda penuaan dini.
Itu dia 10 manfaat terong hijau untuk kesehatan. Yuk, mulai rutin konsumsi makanan sehat satu ini.
FAQ Tentang Terong Hijau bagi Kesehatan
| 1. Apa perbedaan terong hijau dan terong ungu? | Perbedaan utama terong ungu dan hijau terletak pada rasa, tekstur, dan kandungan nutrisinya. Terong ungu bertekstur lebih lembut dengan rasa sedikit manis, kaya antioksidan antosianin, dan cocok untuk balado/tumis. Sementara terong hijau bertekstur lebih padat, renyah, cenderung ringan/sedikit pahit, lebih sedikit biji, dan sering digunakan untuk lalapan atau sambal. |
| 2. Penyakit apa yang tidak boleh makan terong hijau? | Penderita asam urat perlu membatasi konsumsi terong hijau. Hal ini dikarenakan terong hijau juga termasuk sayuran yang tinggi kandungan purin dan berisiko menyebabkan penumpukan kristal kristal asam urat. |
| 3. Apakah terong hijau harus dikupas kulitnya? | Kulit terong hijau biasanya tidak perlu dikupas saat diolah. Hal ini karena sayuran ini tetap aman untuk dikonsumsi bersama kulitnya. Selain itu, kulit terong mengandung berbagai gizi penting yang bermanfaat bagi kesehatan. |







-M0jBi5Jya9MmhvrSk4FDriGgKi4G4ynd.png)










