- Menjaga kesehatan kulit
Mengenal Gandaria, Buah Asli Indonesia yang Hampir Punah

- Gandaria atau Bouea macrophylla adalah buah musiman khas Maluku, terutama Ambon, yang juga tumbuh di sejumlah wilayah Indonesia dan negara tropis lain; panennya berlangsung September–Desember.
- Gandaria semakin langka karena pertumbuhannya lambat dan budidayanya minim, meski IUCN belum mencatat status kelangkaan populasinya. Buah ini masih relatif mudah dijumpai di jalanan Kota Ambon.
- Buah gandaria muda berwarna hijau dan matang kuning-oranye, berbentuk mirip mangga kecil. Kandungan vitamin C, beta karoten, serat, serta mineralnya dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.
Pernah dengar Gandaria? Mungkin kamu berpikir jika kata ini merujuk pada nama wilayah yang ada di Jakarta Selatan. Gandaria merupakan salah satu buah asli Indonesia yang saat ini cukup sulit ditemui, bahkan terancam punah.
Buah ini tumbuh di daerah tropis dan menjadi salah satu flora khas Maluku. Bentuknya cukup mirip dengan mangga, namun sedikit lebih bulat.
Lantas, mengapa buah gandaria ini semakin sulit ditemui, ya?
Yuk simak penjelasan selengkapnya untuk mengenal gandaria, buah asli Indonesia yang hampir punah lewat rangkuman Popmama.com berikut ini!
Table of Content
Buah Gandaria Banyak Tumbuh di Maluku

Gandaria merupakan salah satu buah yang banyak tumbuh di daerah Maluku, terutama di Ambon. Mengutip dari Indonesia Kaya, buah ini banyak tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi di Maluku.
Meski demikian, buah dengan nama Bouea macrophylla ini juga bisa ditemui di wilayah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga negara tropis lainnya seperti Thailand dan Malaysia.
Perlu diketahui bahwa gandaria merupakan buah yang tumbuh musiman. Gandaria memiliki masa panen mulai September-Desember setiap tahunnya.
Buah ini memang sangat jarang, bahkan hampir sulit ditemui di luar Maluku. Namun, penjual gandaria masih cukup mudah ditemui di sepanjang jalan kota Ambon.
Kenapa Gandaria Kini Terancam Punah?

Popularitas gandaria semakin lama terus menurun, bahkan banyak orang yang mungkin belum pernah melihat buah ini secara langsung.
Buah dengan nama lain Jatake ini kemudian diberi label sebagai tanaman langkah yang terancam punah. Meski demikian IUCN (International Union for Conservation of Nature) belum mendata status kelangkaan populasi pohon gandaria.
Melansir Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, pertumbuhan gandaria yang lambat dan sedikit masyarakat yang membudidayakan buah ini jadi alasan mengapa gandaria terancam punah.
Budidaya pohon gandaria juga masih terbilang cukup sedikit, semakin sulit menemukan petani atau masyarakat yang membudidayakan gandaria. Hal ini tentu memengaruhi populasinya yang terus menurun hingga termasuk buah langka.
Ciri-Ciri Buah Gandaria

Sudah tahu bagaimana bentuk buah gandaria? Ketahui agar kamu bisa mengenalinya saat menemukan buah langka ini. Gandaria berwarna hijau saat masih muda dan berubah menjadi kuning oranye saat sudah matang.
Buah ini berbentuk bulat seperti kelereng atau menyerupai mangga bulat kecil. Buah yang. juga disebut Kundang ini mengeluarkan cairan kental dan bau khas seperti terpentin.
Ciri-ciri pohonnya memiliki tinggi hingga 25 meter, dahannya berbentuk lebar memanjang dengan ujung yang tumpul. Sementara itu, bunga pada pohon gandaria berwarna kuning mirip bunga mangga.
Daun pohon gandaria tunggal, berbentuk bundar telur-lonjong hingga lanset atau jorong. Saat muda berwarna putih, kemudian berangsur berubah menjadi ungu tua hingga akhirnya berubah menjadi hijau tua.
Manfaat Buah Gandaria untuk Kesehatan

Buah gandaria memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan kaya akan kandungan nutrisi di dalamnya. Buah ini bisa dikonsumsi untuk campuran rujak buah, dibuat sambal, atau dimakan secara langsung.
Gandaria diketahui kaya akan beta karoten, vitamin C, kalsium, kalium, fosfor, dan mineral lainnya. Berikut beberapa manfaat buah gandaria untuk kesehatan:
Gandaria yang kaya vitamin C membantu pembentukan jaringan kolagen untuk melembapkan, menutrisi, dan membuat kulit lebih kenyal.
- Mempercepat proses penyembuhan
Konsumsi buah gandaria juga dapat mencegah dan mengurangi infeksi akibat bakteri dan virus berkat kandungan vitamin C nya.
- Melancarkan sistem pencernaan
Kaya akan serat dan air, buah ini dapat memperlancar dan menjaga sistem pencernaan dan membantu penyerapan nutrisi lebih optimal.
- Meningkatkan kerja otak
Beta karoten pada buah ini juga baik untuk otak karena memastikan regenerasi sel otak berjalan dengan baik dan membantu otak berfungsi dengan lancar.
- Meningkatkan fungsi jantung dan peredaran darah
Buah ini juga berpotensi menurunkan tekanan darah hingga mencegah peradagnang berkat kandungan serat dan air nya.
- Mencegah diabetes
Serat yang tinggi membuat buah ini baik dikonsumsi penderita diabetes, sebab membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
Itu dia penjelasan seputar mengenal gandaria, buah asli Indonesia yang hampir punah.
Penasaran dengan rasanya?






















