Mengenal Perbedaan Dendeng Batokok, Dendeng Lambok dan Dendeng Balado

- Ketiga jenis dendeng—batokok, lambok, dan balado—sama-sama berbahan dasar daging sapi, namun berbeda cara pengolahannya antara digoreng kering atau direbus lalu digepuk.
- Dendeng lambok memiliki tekstur lebih lembap dan juicy dibanding batokok yang cenderung garing, sementara balado dikenal dengan kerenyahannya.
- Perbedaan utama juga terletak pada jenis cabai: batokok memakai cabai hijau, sedangkan lambok dan balado menggunakan cabai merah dengan tingkat kehalusan ulekan berbeda.
Kuliner dari Sumatera Barat memang selalu nikmat. Selain rendang, ada juga menu dari daging yang cukup terkenal yaitu dendeng.
Tak hanya satu jenis makanan, tapi dendeng ini terdiri dari beberapa jenis resep yang berbeda. Satu yang sama, semua terbuat dari daging sapi.
Lalu, apa perbedaan ketiga dendeng tersebut? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
Table of Content
1. Cara mengolah daging yang berbeda

Restoran Pagi Sore pernah menjabarkan ketiga menu favorit mereka, yaitu dendeng batokok, dendeng lambok, dan dendeng balado.
Ketiga menu ini memang sama-sama terbuat dari daging sapi, hanya saja cara mengolahnya yang berbeda. Kalau dendeng balado, dagingnya diolah dengan cara diiris tipis dan lebar lalu digoreng kering sampai renyah.
Lalu, kalau dendeng lambok dan batokok, daging sapinya sama-sama diolah dengan cara direbus kemudian digepuk sampai dagingnya pipih.
2. Perbedaan tipis antara dendeng batokok dan dendeng lambok

Seperti disebutkan sebelumnya, dendeng batokok dan dendeng lambok sama-sama diolah dengan cara direbus dan kemudian digepuk sampai dagingnya pipih.
Nah, ternyata ada perbedaan lain, nih. Dendeng lambok lebih juicy dibanding dendeng batokok. Sedangkan kamu yang suka dengan daging yang garing, maka bisa pilih menu yang ini.
3. Jenis cabai yang digunakan

Makanan Sumatera Barat memang hampir semua menggunakan cabai, begitu juga menu dendeng. Jika dendeng balado dan dendeng lambok menggunakan cabai merah, perbedaan ada di dendeng batokok.
Di dendeng ini, cabai yang digunakan adalah cabai hijau. Nah, tahu kan perbedaannya?
4. Tingkat kehalusan cabai

Mari kita bicarakan tentang dendeng yang menggunakan sambal dari cabai merah. Dendeng balado dan dendeng lambok memiliki sedikit perbedaan.
Pada dendeng lambok, biasanya cabai diulek tidak terlalu halus. Jadi, saat dimakan, bukan tidak mungkin Mama menemukan cabai yang masih hampir utuh. Sebenarnya, beberapa dendeng balado mirip seperti ini, hanya saja, ulekan cabai di dendeng balado biasanya tidak sekasar dendeng lambok.
5. Arti dari nama dendeng

Setiap nama menu biasanya ada makna dan arti dibaliknya. Pertama, mari bahas tentang dendeng lambok. Lambok dalam bahasa Minang artinya lembab alias tidak terlalu kering. Inilah kenapa daging di dendeng lambok yang paling empuk dan juicy.
Lalu kita bahas tentang dendeng batokok. Dalam bahasa Minang, batokok merupakan kata dasar dari tokok yang artinya pukul.
Itu dia perbedaan mengenai 3 menu dendeng yang jadi favorit banyak orang. Mana yang jadi favorit Mama?





















