Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Musikal Jurnalis Pentaskan "Payung Fantasi" Karya Ismail Marzuki

4 min read
Musikal Jurnalis Pentaskan "Payung Fantasi" Karya Ismail Marzuki
Dok. Galeri Indonesia Kaya
  • Sebanyak 15 jurnalis tampil dalam Fragmen Musikal Payung Fantasi untuk merayakan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya.

  • Pementasan berdurasi 60 menit itu mengangkat perjalanan hidup Ismail Marzuki dan lagu-lagu ikoniknya.

  • Para jurnalis berlatih intensif bersama profesional seni dan berkolaborasi dengan enam peserta program Intensif Musikal Budaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wah, seru banget ya, Ma! Biasanya para jurnalis sibuk di balik layar meliput berbagai berita hits, tapi kali ini mereka justru unjuk gigi langsung di atas panggung seni pertunjukan.

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya (GIK), sebanyak 15 jurnalis dari berbagai media ternama berganti peran menjadi pemain teater musikal lewat pementasan Fragmen Musikal Payung Fantasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Berikut ini Popmama.com mengajak Mama melihat keseruan dan fakta menarik di balik pementasan Musikal Jurnalis yang mengagumkan ini.

Yuk, simak 3 informasi menariknya berikut ini, Ma!

  1. Ketika Jurnalis Naik Panggung dan Menghidupkan Karya Legendaris Ismail Marzuki

    Teater Jurnalis
    Popmama.com/Onic Metheany

    Mama tentu sudah tidak asing lagi dengan karya-karya legendaris maestro musik Indonesia, Ismail Marzuki.

    Nah, pada pertunjukan berdurasi 60 menit ini, para jurnalis membawakan kisah perjalanan hidup sang maestro, mulai dari kisah cintanya dengan Eulis hingga perjuangannya menyuarakan semangat kemerdekaan lewat lagu-lagu ikonik.

    Para jurnalis yang terlibat berasal dari 15 media ternama lintas portal berita, lifestyle, hingga parenting seperti Cantika.com, CNNIndonesia.com, Fimela.com, Fortune Indonesia, JPNN.com, Kompas.com, kumparanWOMAN, Medcom.id, Nakita.grid.id, Puanpertiwi.com, Suaramerdeka.com, TFR News, VOI.id, VOLIX, hingga Zetizens.id.

    "Selama 13 tahun perjalanan Galeri Indonesia Kaya, kami terus berupaya tumbuh bersama Indonesia dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan merayakan keberagaman budaya Tanah Air. Kami bersyukur dapat berjalan bersama rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi bagian penting dalam menyebarkan cerita tentang seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Melalui Musikal Jurnalis, kami ingin mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merasakan pengalaman baru di atas panggung. Jika selama ini mereka berperan di balik layar untuk meliput dan menceritakan sebuah pertunjukan, kali ini mereka berkesempatan menjadi bagian langsung dari proses kreatifnya. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan kedekatan dan apresiasi yang lebih besar terhadap seni pertunjukan Indonesia, ” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

  2. Proses Latihan Intensif Bersama Profesional Seni Musikal

    [Foto 5] Orkes Lief Java (Kartolo, Roekiyah, dan Ismail Marzuki) tampil di Pasar Malam Gambir, acara tahunan bergengsi di Batavia saat itu.jpeg
    Dok. Galeri Indonesia Kaya

    Di balik penampilan yang memukau di panggung Galeri Indonesia Kaya, ternyata ada proses latihan ketat yang dijalani para jurnalis lho, Ma.

    Selama 12 kali pertemuan intensif, mereka digembleng langsung oleh Pasha Prakasa (Sutradara Teater Serial Musikal Payung Fantasi di YouTube Indonesia Kaya), didampingi Dani Dumadi sebagai Penata Vokal, serta Hazim Suhadi sebagai Pianis.

    Meskipun menyanyi, menari, dan berakting adalah hal baru bagi mayoritas wartawan, kedisiplinan dan semangat belajar mereka patut diacungi jempol.

    Pasha Prakasa mengaku sangat bangga melihat perkembangan pesat para jurnalis dari berbagai meja redaksi ini yang begitu terbuka mencoba hal baru hingga mampu mengeksplorasi karakter dengan sangat baik di atas panggung.

  3. Kolaborasi Spesial yang Menginspirasi dan Menghibur

    Teater Jurnalis
    Popmama.com/Onic Metheany

    Tak hanya tampil sendiri, pementasan Musikal Jurnalis ini juga makin hangat karena melibatkan enam peserta program Intensif Musikal Budaya.

    Kolaborasi antara rekan-rekan jurnalis dengan para talenta muda seni ini membuktikan bahwa seni mampu menyatukan siapa saja untuk saling belajar, bertumbuh, dan menginspirasi dalam satu panggung yang sama.

    Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh Musikal Jurnalis membawakan enam lagu yang sarat makna, terdiri dari lima karya Ismail Marzuki, yakni Payung Fantasi, Pasar Gambir, Dari Mana Datangnya Asmara, Halo-Halo Bandung, dan Indonesia Pusaka, serta lagu orisinal Serial Musikal Payung Fantasi berjudul Matahari Terbit karya Ivan Tangkulung.

    Melalui rangkaian lagu yang akrab di telinga lintas generasi, pertunjukan ini mengajak penonton menyelami kembali karya-karya Ismail Marzuki sekaligus melihat bagaimana musik menjadi bagian dari perjalanan sejarah, menyimpan cerita sebuah zaman, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

    Keren banget ya, Ma! Mengapresiasi seni budaya ternyata bisa dilakukan dengan cara yang sangat seru dan kreatif. Semoga kisah inspiratif para jurnalis ini bisa memotivasi Mama dan si Kecil untuk terus mencintai serta melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia, ya!

    Dari lagu-lagu Ismail Marzuki di atas, mana nih yang paling sering Mama nyanyikan bareng keluarga di rumah?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More