Konsumsi nasi sering kali membuat khawatir dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, mengingat kadar pati resisten pada nasi putih panas lebih rendah dan cepat dicerna oleh tubuh. Penelitian membuktikan nasi putih panas yang kadar pati resisten nya rendah justru indeks glikemik nya tinggi.
Indeks glikemik yang rendah artinya makanan dapat diserap secara lebih lambat dan tidak memicu lonjakan kadar gula darah yang cepat. Hal ini yang akhirnya membuat nasi putih dingin lebih banyak dikonsumsi oleh orang yang sedang menurunkan berat badan atau penyandang diabetes.
Lantas, apakah nasi putih dingin artinya lebih sehat dikonsumsi dibandingkan nasi putih panas? Yuk, lihat penjelasannya ilmiahnya!
Simak rangkuman Popmama.com berikut ini seputar apakah seputar nasi dingin lebih sehat dibanding nasi panas.
